Ketika Warteg Naik Kelas dan Instagramable, Begini Kisahnya!

Lontong sayur
Lontong sayur fine dining ala Warteg Gourmet (Foto: Warteg Gourmet)

Warteg alias warung Tegal sudah menjamur di seluruh Indonesia.

Rasanya tak pernah bosan datang ke warung ini karena beragam lauk pauk Nusantara tumpah di sana. Harganya pun murah dan pas di kantong, cocok untuk kamu yang ingin makan sampai kenyang.

Saking larisnya, banyak orang luar Tegal yang merintis usaha warteg. Figur warteg terlanjur menjadi cap untuk warung makan pinggiran dengan menu lengkap dan harga terjangkau.

Fenomena ini menarik seorang pemuda Indonesia bernama Dade Akbar.

Kecintaan Dade pada warteg bertumbuh ketika ia tinggal di Singapura dan kangen masakan rumah sang ibu. Sulitnya mencari santapan tersebut di negeri orang membuat Dade lebih mengapresiasi kuliner Indonesia yang sangat bercita rasa dan beda dari yang lain.

Ketika pulang ke Indonesia, Dade melihat bahwa tren kuliner yang menjamur di negeri sendiri adalah tren kuliner dari luar negeri. Banyak kuliner Indonesia yang kurang mendapat perhatian masyarakat dan dipandang sebelah mata.

Berhubung tampilan visual adalah motif utama, Dade Akbar pun meluncurkan Warteg Gourmet. Berawal proyek lepas di Instagram @warteggourmet, laki-laki yang sempat bekerja sebagai art director ini menata hidangan warteg dengan estetika restoran bintang lima.

Alhasil, hidangan warteg yang biasanya tampil urakan dan biasa saja langsung melejit naik kelas. Jika orang belum mengenal warteg, bisa-bisa sajian ini dinilai sebagai fine dining, nih.

Baca juga: 

Awalnya, Dade mengaku tidak suka foto makanan ala Instagram.

“Gue sebenernya engga suka foto makanan,” kata Dade. “Gua lihat beberapa orang sekitar gue pas lagi makan di mana. Tapi giliran makan [warteg] gitu, engga ada yang naik nih foto,” tukas pemuda ini dikutip dari Vice Indonesia.

Namun, hobi ini berkembang dari sekedar makanan warteg menjadi kuliner Indonesia lainnya. Perkembangan ini terlihat dari jumlah pengikur Instagram Warteg Gourmet yang mencapai 41.400 akun.

Penasaran gimana caranya Dade membuat tampilan cantik dengan makanan ala warteg? Berikut daftar favorit Belanga!

A post shared by Dade Akbar (@warteggourmet) on

“Sundanese steamed fish dumpling, complete with white tofu and steamed potato served in peanut sauce and crane soy sauce side with half-cut lime for extra freshness, and jasmine petals for extra magic”. Kalau disingkat jadi siomay.

A post shared by Dade Akbar (@warteggourmet) on

Sudah baca novel Dilan-nya Pidi Baiq? Nah, bala-bala warung Bi Eem tak mau kalah eksis, nih.

A post shared by Dade Akbar (@warteggourmet) on

Bisa tebak sajian apa di atas? Ya, itu ketoprak khas Jakarta. Bisa keren sekali plating-nya.

Warteg Gourmet sukses memikat masyarakat luas, bahkan hingga luar negeri. Berbagai wajah Dade kerap nampang di beberapa acara dan media internasional seperti Ubud Food Festival, The Star, dan SBS Australia.

Dade Akbar punya slogan tersendiri. “Who needs truffle when we have petai?”. Wah, Belanga jadi berharap kalau suatu hari nanti Dade bisa buka restoran fine dining, tapi masakannya ala warteg atau kaki lima. Kamu setuju?

Baca juga: Rahasia Mudah Foto Makanan Cantik dengan Smartphone

Suka? Vote Artikel Ini!

0 0
Shabrina Anggraini
Written by
Doyan nulis, icip-icip makanan, ngemil, dan bereksperimen di dapur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up