Logo Balanga

Tags : KulinerBetawi

Di Ujung Tanduk, Kini Roti Buaya Hilang Makna Kesetiaan?

Hewan buaya punya sentimen negatif di Indonesia. Seringkali diperuntukan untuk lelaki hidung belang yang suka tebar pesona. Padahal, buaya adalah hewan yang setia, lho. Salah satu jenis amfibi ini hanya punya satu pasangan seumur hidup. Karakter inilah yang ditelaah masyarakat Betawi dalam adat perkawinan. Buaya sebagai simbol kesetiaan dibentuk jadi panganan cantik, yakni roti buaya. Baca […]readmore

Kudapan Renyah Khas Betawi Ini “Sudah Tua, Tapi Tetap Hits”

Biji ketapang adalah kudapan tradisional yang masih eksis di tengah gempuran cemiln kekinian. Kue ini asli dari Betawi dan biasa disajikan saat hari raya Idul Fitri. Selain hari raya, biji ketapang juga disajikan dalam adat perkawinan Betawi. Meski terkesan jadul, kudapan ini ternyata hits banget. Saking ngetop-nya, kudapan renyah ini jadi salah satu makanan yang banyak […]readmore

Kue Rangi, Jajanan Betawi yang Mantap Rasanya

Kue rangi merupakan kue Betawi yang terbuat dari campuran tepung tapioka atau kanji dan kelapa parut. Jajanan ini sangat legendaris di Jakarta dan sudah ada sejak dulu. Kelezatan kue semi basah ini menyaingi jajanan khas Betawi lainnya, seperti kue pancong dan kerak telor. Ciri khas kue rangi adalah aroma kelapa yang khas. Selama dipanggang, kamu […]readmore

Bir Khas Betawi Ini Aman Bagi Segala Usia

Indonesia memberi batasan peminum bir dan alkohol lainnya untuk masyarakat berumur 21 tahun ke atas. Tentunya, kebijakan ini berkaitan dengan kandungan dan efek dari jenis minuman tersebut. Namun, ada jenis bir yang aman dan bisa dinikmati berbagai kalangan di Jakarta, yaitu bir pletok. Eits, jangan panik dulu. Bir pletok bebas dari bahan alkohol, kok. Sebaliknya, […]readmore