Semanggi: Makanan Legendaris yang Tersembunyi di Kota Surabaya

Semanggi: Makanan Legendaris yang Tersembunyi di Kota Surabaya
kredit: http://travel.tribunnews.com/

”Rek ayo rek mlaku-mlaku nang Tunjungan, cak ayo cak sopo gelem melu aku…”

Penggalan lirik tersebut tidak asing bagi masyarakat Jawa Timur. Bahasa yang khas, yaitu “Rek” dan “Cak”, menunjukkan lirik tersebut berasal dari daerah Surabaya. Kota yang dijuluki sebagai “Kota Pahlawan: ini menyimpan sejarah bagi kemerdekaan Indonesia. Perjuangan untuk melawan penjajah diabadikan dengan dibuatkannya monumen Tugu Pahlawan.

Selain terkenal dengan sejarah kemerdekaannya, Surabaya juga dikenal dengan kulinernya. Apa yang kalian pikirkan jika mendengar kuliner Surabaya? Lontong Balap, Lontong Kupang, atau Rujak Cingur? Ya, ketiga makanan tersebut menjadi ikon bagi kota Surabaya. Makanan tersebut sangat mudah dijumpai di berbagai sudut kota. Tapi apakah hanya ketiga makanan tersebut yang anda ketahui?

Semanggi atau Pecel Semanggi menjadi salah satu kuliner khas Surabaya yang tidak boleh anda lewatkan. Seperti namanya, makanan ini terbuat dari daun semanggi yang merupakan jenis tanaman paku air (Salviniales).

Daun semanggi dapat ditemukan di sawah-sawah atau saluran irigasi pertanian. Kemudian daun tersebut akan dipanen dan dijemur selama 1-2 hari di bawah matahari. Penjemuran yang dilakukan secara alami berguna untuk meningkatkan cita rasa daun semanggi. Setelah penjemuran, daun semanggi siap direbus.

Tak lupa, pembuatan sambal atau bumbu semanggi menjadi kunci rasa makanan ini. Ubi ketela atau masyarakat sekitar menyebutnya telo menjadi bahan dasar pembuatan sambal. Selain itu, terdapat kerupuk puli berwarna kuning sebagai pengganti sendok.

Namun, untuk memperoleh makanan ini, kalian harus mencari di tempat tertentu. Hal ini dikarenakan Pecel Semanggi tidak mudah untuk ditemukan di berbagai tempat di Surabaya. Para penjual yang dulu sering kali berkeliling ke kampung-kampung dengan membawa gendongan jualan mulai berkurang. Keberadaannya yang mulai langka membuat makanan ini semakin kehilangan eksistensinya.

Tapi kalian tidak perlu khawatir karena tidak bisa mencoba lezatnya makanan ini. Terdapat Kampung Semanggi yang dapat anda kunjungi, letaknya di daerah Surabaya Barat. Butuh waktu sekitar 1 jam untuk menempuh perjalanan dari pusat kota.  Kampung ini dijadikan sebagai pusat pelestarian Semanggi, dikarenakan daerahnya masih dipenuhi oleh sawah-sawah yang memudahkan tumbuhnya daun semanggi.

Jika kalian memasuki kawasan ini, akan banyak dijumpai penjual Semanggi di pinggir jalan. Mereka menjajakan jualannya setiap pagi pukul 06.00-16.00. Kalian hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp. 7.000 untuk menikmati makanan ini. Harga yang terbilang murah bagi makanan legendaris yang sulit didapatkan.

Artikel ini disertakan dalam Lomba Menulis Kuliner Juara Kampung Halaman berhadiah belasan juta rupiah ditambah voucher Food Tour dari Good Indonesian Food. Ayo ikutan! Info lebih lanjut, klik banner di bawah ini.

 

Suka? Vote Artikel Ini!

15 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up