Sebelum Tepung Beras, Jajanan Indonesia Pakai Tepung Ini

Siapa sangka cendol dulu tidak dibuat dengan tepung beras. Juga beberapa jajanan pasar Indonesia yang teksturnya menul-menul itu.

Semuanya berawal dari tepung berwarna putih bersih dan bertekstur kesat, yakni tepung hunkwe.

Bisa dibilang tepung ini berasal dari Tiongkok. Dulu, tepung hunkwe sering dipakai jauh sebelum tepung beras ditemukan. Tepung ini biasa dijual dalam kemasan kertas berbentuk silinder. Bentuk kemasan ini pun bertahan hingga sekarang.

Pada dasarnya, tepung hunkwe adalah pati kacang hijau. Kacang hijau yang dipilih harus berkualitas baik dan sudah dibuang kulit arinya. Meski begitu, tepung ini memang tidak berwarna hijau ya.

Pati sendiri berbeda dengan tepung biasa. Olahan ini memerluan proses endapan  dalam air dan penjemuran sebelum berubah jadi tepung yang kita kenal. Sedangkan tepung hanya perlu proses penjemuran hingga kering, lalu digiling menjadi tepung.

Baca juga: Resep Kue Hunkwe Nangka yang Enak Menggugah Selera

Tepung hunkwe juga baik untuk penderita penyakit celiac atau yang intoleran terhadap gluten.

Gluten sendiri merupakan protein yang terdapat dalam gandum dan biji-bijian tertentu. Sifatnya sangat fleksibel. Jadi kenapa adonan mie saat ditarik-tarik tetap tidak putus? Itu karena kandungan glutennya sangat tinggi.

Intoleran terhadap gluten tentu tak bisa mengonsumsi makanan yang mengandung gluten. Jika dipaksa akan menyebabkan kerusakan usus dan gangguan sistem pencernaan.

Oleh karena itu, tepung hunkwe jadi salah satu alternatif bahan bebas gluten. Karena dibuat dari kacang hijau, sifat glutennya sangat rendah dan aman dikonsumsi bagi penderita.

Baca juga: Mie Ala Tiongkok Ini Tercipta Untuk Kaum Buruh Indonesia

Dalam dunia kue, tepung ini sangat diandalkan dalam pembuatan kudapan, puding, hingga minuman es.

Tepung hunkwe memberikan tekstur kenyal dan lentur dalam makanan. Aromanya harum dan sangat khas berikut cita rasanya.

Beragam kudapan pasar seperti lapis, kue cente atau cantik manis, kue hunkwe, dan hunkwe pisang kurang “nendang” tanpa tepung ini. Es gabus pelangi, es mambo, es cendol, dan aneka puding juga lebih bercita rasa khas saat memakai tepung ini.

Coba bandingkan kue lapis yang pakai tepung beras dan tepung hunkwe. Lapis tepung beras memang kurang kenyal, tapi terasa cukup gurih. Sedangkan lapis hunkwe memang lebih kenyal. Rasanya memang agak sepat, tapi aroma khas dari tepungnya begitu menonjol.

Baca juga: Ragam Kudapan Tradisional Dari Tepung Beras

Selain bahan baku jajanan pasar, tepung hunkwe juga sering dibuat bubur sumsum.

Rasanya makin khas dengan tekstur yang lebih mudah ditelan. Kandungan gizi bubur ini juga lebih tinggi sehingga bagus untuk si buah hati.

Sudah siap mengolah tepung ini? Kamu bisa mendapatkannya di pasar tradisional, toko bahan kue, hingga online shop. Harganya tidak lebih dari 20.000 rupiah, kok. Selamat berkreasi!

Disclaimer 
Konten ini merupakan karya Belanga Contributor. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika keberatan dengan konten ini, silakan kontak redaksi melalui e-mail ke belanga.id@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *