Resep Nagasari si Kue Lembut yang Melegenda

Tahukah kamu kue nagasari? Nama nagasari berasal dari kata naga, hewan legenda dari dataran Cina yang melambangkan jiwa yang terhormat, sedangkan sari berasal dari bahasa Indonesia yang memiliki arti isi utama dari suatu benda. Jadi, bisa dikatakan nagasari adalah isi utama dari suatu benda yang terhormat dan melegenda.

Nagasari merupakan kue basah khas daerah Indramayu, Pekalongan, dan Semarang. Selain nikmat untuk disantap sebagai camilan sehari-hari, nagasari juga biasanya selalu disajikan pada acara-acara besar.

Nagasari biasa disajikan pada kenduri, yaitu perayaan berupa perjamuan makan untuk memperingati suatu peristiwa atau meminta berkah. Masyarakat Jawa biasa menyebutnya dengan sebutan kenduren (selamatan). Selain disajikan pada kenduri, nagasari juga selalu disajikan pada perayaan lain, seperti pernikahan dan upacara adat.

Nagasari terbuat dari bahan utama tepung beras dengan isian potongan pisang di dalamnya. Kudapan ini terasa lembut di luar dan manis di dalam.  Membuat nagasari sangat mudah lho, Yuk coba di rumah.

Bahan:

10 buah pisang kepok, dipotong-potong

500 gr tepung beras

1500 ml santan dari 2 butir kelapa

3 lembar daun pandan

Garam secukupnya

Gula pasir secukupnya

Daun pisang kluthuk secukupnya

Cara membuat:

  1. Santan kelapa dan daun pandan direbus dengan api kecil sambil diaduk-aduk hingga santan mendidih.
  2. Gula pasir dan garam dimasukkan, diaduk rata.
  3. Tepung beras dimasukkan, dicampur hingga adonan mengkilap atau
  4. Adonan ditaruh pada lembaran daun pisang, kemudian di tengahnya diberi potongan pisang dan dibungkus dengan daun pisang. Dikukus hingga masak, diangkat. Siap disajikan.
Disclaimer 
Konten ini merupakan karya Belanga Contributor. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika keberatan dengan konten ini, silakan kontak redaksi melalui e-mail ke belanga.id@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *