in

Plecing Telengis, Kuliner Bali yang Tersembunyi di Karangasem

Makanan dengan bahan dasar sederhana yang tidak kalah enaknya dibanding makanan lain.

Telengis dalam Bahasa Bali atau di Jawa lebih dikenal dengan kethak atau blondo, salah satu bahan makanan yang berasal dari kelapa. Telengis sendiri berasal dari kata Tain Lengis yang dalam Bahasa Indonesia berarti ampas minyak.

Rasanya yang gurih membuatnya tidak terbuang sia-sia karena proses pembuatan minyak. Sebagian besar masyarakat di Bali mengolah telengis menjadi pepes, yang sering kita temukan di pasar tradisional.

Sekarang, makanan ini mungkin sudah jarang karena di masa modern saat ini sudah tidak banyak lagi masyarakat yang membuat minyak kelapa sendiri, melainkan membeli minyak yang sudah tersedia di pasaran yang lebih praktis digunakan.

Namun, di Karangasem, Bali masih banyak warga yang membuat minyak kelapa sendiri karena buah kelapa pun sangat mudah didapatkan dari kebun mereka.

Masyarakat pun mudah untuk mendapatkan telengis yang segar sehingga kita dapat menemukan banyak olahan telengis seperti salah satu yang paling digemari, yaitu plecing telengis.

Salah satu desa di Karangasem yang terkenal dengan olahan plecing telengisnya adalah Desa Muncan. Banyak warga di Desa Muncan bercocok tanam kangkung. Oleh sebab itu, kangkung yang digunakan pada plecing telengis pun sangat segar.

Bahan dasar untuk membuat plecing telengis sangat sederhana, yaitu sayur kangkung, telengis, dan sambal kacang.

Pada saat akan disajikan, sambal kacang dan telengis diulek terlebih dahulu sebelum dicampurkan dengan sayur kangkung, hampir mirip dengan proses pembuatan tipat cantok.

Plecing telengis sendiri juga sangat nikmat bila disantap bersama tipat atau ketupat sehingga sedikit menyeimbangkan rasa pedas dari tipat plecing tersebut.

Hamparan lahan tanaman kangkung pun menjadi pemandangan yang indah sembari menikmati sepiring tipat plecing yang rasanya sangat gurih dan sedikit pedas. Sungguh merupakan kenikmatan dalam kesederhanaan.

 

 

Disclaimer 
Konten ini merupakan karya Belanga Contributor. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika keberatan dengan konten ini, silakan kontak redaksi melalui e-mail ke belanga.id@gmail.com

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Menikmati Kuliner Nusantara Banda Neira

Gembus si Jajanan Langka Khas Cilacap