Logo Balanga

Pecel Blitar Memang Beda!

 Pecel Blitar Memang Beda!

Kalau sekarang kamu lagi baca tulisan ini, artinya kamu pecinta kuliner, dong?

Nih, di sini aku akan kasih review makanan khas daerah aku, sebut saja pecel. Tapi, ini bukan tentang pecel lele ataupun pecel ayam yang biasanya kalian dengar.

Pecel ini isinya sayur-sayuran dan gorengan. Hehehe. Pecel di daerah aku biasanya dijadikan pendamping nasi. Isian sayurnya biasanya ada bayam, sawi, labu, taoge, dan ada yang lain juga.

Kalau lauknya sih macam-macam, ada tempe goreng, bakwan jagung, dan bakwan serta kerupuk ataupun rempeyek. Ditambah siraman saus kacang yang khas membuat orang yang melihatnya ingin menyantapnya.

Setiap hari sekolah, aku yang enggak punya uang saku terlalu banyak. Jadi, harus menahan keinginan setiap lihat teman-teman aku makan pecel.

Karena setiap hari mereka beli nasi pecel yang otomatis baunya itu menyebar ke segala penjuru dunia sehingga bikin perut kenyang, jadi lapar lagi.

Untungnya ujian ini enggak berlangsung selamanya. Waktu aku punya uang, aku pun membeli nasi pecel bersama teman-teman. Makannya juga bareng-bareng yang bikin makanan ini tambah mantap lagi.

Pecel adalah makanan yang banyak diminati oleh orang-orang di sini. Dari kalangan anak-anak, hingga orang tua, semuanya doyan menyantap kuliner ini.

Tidak tanggung-tanggung, orang-orang di sini juga sering memborong beberapa bungkus nasi pecel untuk disuguhkan kepada tamu yang datang. Mereka rela menunggu dan mengantri panjang demi mendapatkan satu bungkus nasi pecel.

Bagaimana? Luar biasa bukan?

Di daerahku, tepatnya di kabupaten Blitar, pernah meraih rekor MURI pada tahun 2016 berkat si nasi pecel ini nih.

Jadi, pada saat itu, Kabupaten Blitar menjadi pusat penyambutan Hari Lanjut Usia. Lalu, pemerintah Kabupaten Blitar juga mengundang siswa-siswi dari berbagai sekolah untuk ikut memeriahkan acara tersebut.

Aku juga menjadi peserta di acara itu, lho. Panitia telah menyiapkan ribuan bungkus nasi pecel dan sari buah belimbing. Setelah dihitung oleh tim Muri ada sekitar 14.730 partisipan dalam acara itu.

Angka itu membawa kabupaten kami meraih 2 rekor sekaligus, yakni makan nasi pecel terbanyak dan minum sari buah terbanyak.

Warung-warung nasi pecel di daerahku memang sudah menjamur, di setiap pusat kuliner maupun perumahan warga selalu terdapat warung nasi pecel.

Walaupun menjamur, tidak ada warung nasi pecel yang sepi pengunjung. Warung-warung tersebut selalu ramai dikunjungi pembeli setiap harinya.

Salah satu kunci warung mereka tidak pernah sepi adalah karena mereka selalu membuat sendiri saus kacangnya. Setiap warung memiliki rasa pecel yang khas. Sehingga orang-orang tidak pernah bosan dengan kuliner yang satu ini.

Mengapa pecel khas Blitar sangat nikmat? Mungkin kalian kira, semua pecel di mana pun tempatnya rasanya sama. Namun, kenyataannya tidak seperti itu.

Ada satu bahan yang membuat rasa pecel khas Blitar menjadi lebih nikmat, yaitu kencur. Maka dari itu, jika Anda ingin mencicipi pecel khas Blitar, datanglah ke Blitar.

Di sini juga ada kuliner-kuliner lain yang tak kalah enak. Kira-kira apa saja sih kuliner lainnya itu? Kalau pengen tahu, silahkan datang kapan pun Anda mau.

Pecel Blitar tidak hanya disajikan bersama nasi. Tapi, banyak juga penjual yang menjual pecel punten.

Punten berbentuk seperti lontong, tapi memiliki rasa yang gurih karena punten diberi campuran santan. Makan tiga potong punten sudah mampu mengenyangkan perut Anda.

Semoga artikel ini bermanfaat. Sekali lagi, jika Anda tertarik dengan kuliner-kuliner yang ada di Blitar, datanglah ke sini.

Anda bisa piknik juga di sini, karena ada ratusan destinasi wisata termasuk wisata kuliner yang tersebar di seluruh penjuru Blitar raya.

Disclaimer 
Konten ini merupakan karya Belanga Contributor. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika keberatan dengan konten ini, silakan kontak redaksi melalui e-mail ke belanga.id@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *