in

Pasar Ikan Modern Muara Baru Jadi Tsukiji di Jakarta!

Tidak perlu jauh-jauh ke Tokyo menikmati pasar ikan modern seperti Tsukiji!

Tampilan modern PIM Muara Baru. (Foto: Belanga.id/Anisa Giovanny)

Tidak semua orang senang mampir ke pasar ikan tradisional. Citranya yang becek, kotor, bau, panas, dan lembab jadi alasan untuk berpikir dua kali sebelum mampir. Akhirnya, belanja di supermarket yang ada di dalam mal jadi alternatif yang lebih menarik. Pasar Ikan Modern (PIM) Muara Baru hadir untuk mengubah itu.

Pasar yang berlokasi di Penjaringan, Jakarta Utara, ini diresmikan Presiden Joko Widodo pada 13 Maret lalu. Bangunan pasarnya terdiri dari 3 lantai seluas 20.442 meter persegi di atas lahan 4,15 hektare milik Perum Perindo.

Keseriusan kabinet Jokowi untuk membangun kekuatan ekonomi di bidang maritim tidak main-main. Pembangunan PIM Muara Baru ini menggunakan dana APBN Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp150,7 miliar.

PIM Muara Baru disebut-sebut mendapatkan inspirasi dari pasar ikan Tsukiji di Jepang, yang pernah menjadi pasar ikan dan seafood modern terbesar di dunia.

Saking tersohornya, seringkali Tsukiji juga direkomendasikan sebagai destinasi wisata wajib dikunjungi bila mampir ke Tokyo.

Tampilan PIM Muara Baru yang bersih dan rapi diharapkan dapat mengubah anggapan miring seputar pasar ikan, dan memicu daerah lain untuk membuka pasar ikan modern juga.

Dari luar, PIM Muara Baru tak ubahnya bangunan kantor dilengkapi dengan pintu kaca yang otomatis terbuka serta dinding kaca yang besar.

Lokasi utama jual-beli ikannya tepat berada di belakang gedung, berupa bangunan dua lantai yang disediakan untuk para pedagang.

Lantai pertama terdiri dari 896 kios basah yang diisi para penjual aneka ragam ikan dan hewan laut lainnya.

Pengunjung dapat menemukan berbagai ikan, seperti tuna, tongkol, ikan kembung, kakap, bawal laut, ikan layur, cakalang, sampai ikan jambal. Aneka kerang, udang, cumi, sotong, kepiting, dan lain sebagainya juga tersedia.

Baca juga: Kepiting Nyinyir Kasih 5 Tips Buka Usaha Kuliner Sendiri

Tinggal pilih mau yang mana, berukuran apa. Yang pasti minimal pembelian adalah satu kilogram.

Kios basah ini buka setiap hari dari pukul 17.00-03.00 WIB. Bahkan biasanya para pedagang sudah bersiap sejak pukul 15.00 WIB.

“Di sini paling ramai itu hari Sabtu dan Minggu, kalau untuk jam biasanya habis magrib sekitar jam 7-8 malam itu puncak ramainya,” ujar Aldi, pedagang ikan PIM Muara Baru.

Lantai dua diisi 155 kios kering, yang menjual minuman, membuka warung makan untuk kebutuhan para pedagang, dan lain sebagainya. Sampai tulisan ini diturunkan, lantai dua belum terisi penuh.

Kios yang masih kosong nantinya akan diisi oleh aneka dagangan lain, atau suvenir yang berhubungan dengan kemaritiman. Kios di lantai dua ini biasa buka hingga pukul 23.00 WIB.

Selain tampilan modern, yang membedakan PIM Muara Baru dengan pasar tradisional adalah kehadiran food court. Lokasinya tepat di samping gedung dan bisa diakses menggunakan tangga atau ekskalator.

Pasar Ikan Modern Muara Baru
Suasana food court PIM Muara Baru. (Foto: Belanga.id/Anisa Giovanny)

Saat ini ada 8 kios di food court yang memberikan layanan memasak bagi pengunjung yang sudah berbelanja di pasar ikan. Dijamin lezat dengan produk seafood yang masih segar dari pasar.

Pengunjung dapat memilih sendiri akan diolah seperti apa, tinggal membayar harga masaknya.

Misal, untuk membakar ikan pengunjung harus membayar sekitar Rp25.000, atau Rp30.000 bila ditambah bumbu atau tepung.

Ragu tidak bisa memilih produk seafood yang segar? Kamu bisa langsung membeli makanan di food court yang sudah siap saji.

Ingin berkunjung, sudah ada akses halte busway yang cukup dekat dari pasar. Angkutan umum juga selalu stand by di depan pasar untuk mengantar pelanggan ke stasiun terdekat.

Menu paket dengan hidangan ikan bersama nasi dan minum dibanderol dengan harga sekitar Rp40.000. Bisa makan di tempat atau dibungkus.

Jika bicara soal fasilitas, PIM Muara Baru termasuk lengkap, karena semua ada dan semua mudah.

Pasar Ikan Modern Muara Baru
Langsung beli, langsung dimasak! (Foto: Belanga.id/Arief R. H.)

Tersedia juga fasilitas pendukung lain, seperti area parkir yang luas, juga pemisahan ruang seperti ruang pengepakan, gerai peralatan maritim, ruang pertemuan, cold storage, bongkar muat pengepakan yang membuatnya lebih rapi.

Yang menarik dan menyenangkan dari pasar ikan modern ini adalah konsep lebih bersih, higienis, dan rapi yang dapat dirasakan langsung oleh pengunjung.

Setiap selesai kegiatan pasar, selalu ada petugas yang berkeliling untuk memeriksa keadaan lapak dan memastikan pasar selalu rapi dan bersih.

PIM Muara Baru juga menyediakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk menjamin kebersihan lingkungan di sekitar pasar.

Kebersihan pasar PIM Muara Baru diakui oleh salah satu pengunjung yang rutin berkunjung untuk membeli ikan segar.

“Lebih baik pasar yang ini karena enak. Bersih. Tempatnya nyaman dan lebih lebar, beda sama pasar ikan yang lama,” ujar Aryani yang tengah sibuk memilih ikan untuk dibeli.

Luas kios basah juga lebih lebar dari sebelumnya, dan kondisi lantainya tidak bertanah karena sudah menggunakan semen dengan permukaan polos.

Tidak ada lumpur. Ada genangan air pun tetap tidak membuat orang sulit berjalan dari satu kios ke kios lain.

Selain kebersihan, pengaturan air untuk para pedagang juga lebih mudah, karena telah disediakan keran di masing-masing kios.

Kalau di pasar tradisional, biasanya pusat air bersih hanya ada di satu tempat, dan itu yang membuat becek karena pedagang harus bolak-balik untuk mengaksesnya.

“Ya, di sini lebih nyaman, airnya juga mudah didapatkan kita tinggal puter aja langsung keluar. Fasilitas di pasar sekarang juga oke,” kata Ridwan, penjual ikan yang sedang duduk santai setelah merapikan ikan-ikannya.

“Di sini pelanggan juga diminta membawa kantong belanja atau ember, buat mengurangi penggunaan kantong plastik,” tambahnya.

Pasar Ikan Modern Muara Baru
Ada banyak jenis ikan yang bisa dibeli di PIM Muara Baru. (Foto: Belanga.id/Arief R. H.)

Ke depannya pasar ini akan menerapkan transaksi cashless untuk memperkuat citra pasar modern. Apalagi sudah ada ATM yang tersedia tidak jauh dari pasar, sehingga lebih mudah lagi untuk melakukan transaksi.

Seperti Tsukiji, Pasar Ikan Modern Muara Baru nantinya diproyeksikan menjadi destinasi wisata kuliner baru di Jakarta.

Buruan siapkan waktu untuk menjajal PIM Muara Baru dan mencoba produk seafood yang segar!

Penulis : Anisa Giovanny
Editor: Ellen Kusuma

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Veteran

Written by Redaksi Belanga

Media kuliner berbasis komunitas, merawat ragam rasa kuliner Indonesia. #BedaRasaSatuIndonesia.

The Local Market

The Local Market, Ruang Intim untuk Para Makers dan Pembeli

HokBen-GrabFood

Kerjasama HokBen dan GrabFood Manjakan Pelanggan dengan Promo!