Nikmatnya Tahu Campur Surabaya, Menggugah Selera dengan Banyak Cerita

Ada rasa spesial dari sepiring Tahu Campur hangat. Bukan karena harganya, bukan juga karena lokasi tempat makannya. Poin penting dari kenikmatan Tahu Campur hanya satu, petisnya.

Lahir dan tumbuh besar di Surabaya, Tahu Campur merupakan salah satu makanan kesukaan Bunda. Jika sedang tidak nafsu makan, menikmati Tahu Campur menjadi pilihan Bunda untuk menggugah selera.

Bukan di sembarang tempat, tetapi di satu tempat yang sudah cocok sekali rasa dan kenikmatannya dengan lidah Surabaya yang Bunda miliki.

Menjadi bagian dari keluarga dengan orang tua yang berasal dari Jawa Timur, Surabaya dan Malang, makanan khas Jawa Timur otomatis telah menjadi makanan favorit kami.

Namun, rasa makanan Jawa Timur yang khas sulit sekali kami temukan. Seberapa mahal harga makanan itu ataupun senyaman apapun lokasi tempat makannya, terkadang masih tetap saja tidak cocok dengan selera kami.

Apalagi, dengan selera makan Bunda, yang memang cukup pemilih.

Untungnya, kami menemukan tempat makan yang menjual makanan khas Jawa Timur yang menggunakan bahan asli ala masakan Jawa Timur, termasuk petisnya.

Harga makanan tidak mahal, lokasinya mungkin tidak dianggap keren, tetapi kenikmatan rasanya sangat cocok dengan lidah kami.

Hanya di tenda kaki lima yang meminjam halaman sebuah bengkel dan buka di malam hari inilah kami menemukan makanan khas Jawa Timur, termasuk Tahu Campur dengan petis asli.

Bahagianya lagi, lokasi tenda kaki lima ini dekat sekali dengan rumah kami. Senang!

Di tenda kaki lima ini Bunda menikmati sepiring hangat Tahu Campur yang selalu penuh kenangan baginya.

Terkadang makan di tempat, tak jarang pula dibungkus untuk dibawa pulang ke rumah, Tahu Campur dinikmati Bunda dengan sepenuh hati.

Tidak hanya Tahu Campur, makanan khas Jawa Timur lainnya juga menjadi favorit Bunda, seperti Rujak Cingur, Tahu Tek, dan Tahu Campur.

(Baca juga: Tumis Sayur Ijo Bikin Kangen Ibu)

Petis menjadi bahan baku penting dalam setiap sajian kuliner Jawa Timur ini. Untuk menikmati berbagai makanan ini, selain membelinya di tenda kaki lima langganan kami, terkadang kami juga membuatnya di rumah.

Keberadaan petis di rumah menjadi sangat penting untuk kenikmatan lidah Jawa Timur kami. Petis selalu siap sedia di kulkas.

Jika habis, maka kami akan order kembali, baik minta tolong dikirimkan pada saudara ataupun order online. Petis harus selalu ada!

Memang hitamnya petis dan keunikan rasanya, termasuk di Tahu Campur, membuat sebagian orang enggan untuk mencoba. Sayang sekali.

Karena, sebagian besar orang yang telah mencobanya justru jatuh cinta dengan petis dan ingin menjelajahi hidangan kuliner yang menggunakan petis. Nikmat!

Berawal dari sepiring Tahu Campur, Bunda memperkenalkan pada kami kenikmatan dari berbagai makanan yang diolah menggunakan petis.

Sepiring hangat makanan yang ditawarkan Bunda memang tidak pernah salah, karena tentu Bunda ingin berbagi kesenangan dan kebahagiaan yang dirasakan pada anak-anaknya tercinta.

Seakan Bunda tidak rela untuk menikmatinya sendiri. Senikmat itulah sepiring hangat Tahu Campur, sehangat itulah cinta dan kasih sayang Bunda pada kami. Selamat Hari Ibu, Bunda!

Disclaimer 
Konten ini merupakan karya Belanga Contributor. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika keberatan dengan konten ini, silakan kontak redaksi melalui e-mail ke belanga.id@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *