Logo Balanga

Nasi yang Manis? Ya… Nasi Tiwul Wonogiri!

 Nasi yang Manis? Ya… Nasi Tiwul Wonogiri!

“Pie kabare lur? Sae mboten?”

Kalian pendengar kata “Wonogiri” untuk pertama kalinya, saya ucapkan… “Haaaai! Selamat! Kalian akan saya ajak kenalan langsung sama makanan khas Wonogiri yang dijamin bikin kalian ingin mampir ke Wonogiri!”

Kalian bosen makan nasi putih atau nasi merah terus? Yuk, sekali-kali cobain “Nasi Tiwul Wonogiri”! Memang sih hanya sekadar nasi saja, tapi nasi tiwul khas Wonogiri ini beda, lho! Nasi yang berwarna kecokelatan ini dulunya makanan pokok atau makanan keseharian masyarakat Wonogiri.

Nasi tiwul terbuat dari singkong kering yang ditumbuk. Hasil tumbukkan singkong disebut gaplek. Nah, gaplek tadi menjadi bahan utama pembuatan nasi tiwul yang berbentuk seperti tepung.

Zaman dulu, nasi itu sesuatu yang mewah banget teman-teman. Namanya juga manusia, kita akan selalu ditemani dengan rasa kelaparan. Nah, karena masyarakat Wonogiri itu sangat kreatif, mereka mencoba membuat replika nasi dari bahan singkong di lingkungan sekitar.

Sederhana memang, tapi siapa sangka setelah nasi tiwul ini ditemukan, semua orang pun suka karena memiliki banyak manfaat. Selain untuk mengatasi perut keroncongan, kandungan dalam singkong dapat menyembuhkan penyakit pencernaan, seperti mag.

Nasi ini juga cocok banget buat kalian yang penderita diabetes dan darah tinggi karena bahannya yang menyehatkan! Kandungan kalorinya lebih rendah daripada nasi putih biasa! Rasanya? Nggak usah ditanya lagi. Pastinya bakal pas di lidah kalian.

Tekstur nasi tiwul ini beda sama nasi putih yang kalian makan setiap harinya, lho. Nasi tiwul bertekstur agak menggumpal dan berwarna kecokelatan. Rasanya bisa manis, bisa gurih, ataupun bisa juga campuran kedua rasa itu. Suka-suka kalian mau masak yang rasanya seperti apa, yang pasti tetap enak!

Untuk yang penasaran sama resepnya, silakan disimak resep berikut ini.

Bahan:
350 gr singkong yang sudah dikeringkan
150 gr gula merah
200 gr kelapa parut
350 ml air
1 lbr daun pisang
2 lbr daun pandan diikat
Garam secukupnya

Cara memasak:
Pertama, tumbuk singkong yang sudah dikeringkan tadi sampai halus hingga menjadi tepung.

Kedua, tambahkan sedikit air dan tumbuk lagi hingga menjadi gumpalan kecil-kecil.

Ketiga, panaskan kukusan dan masukkan adonan singkong tadi ke dalamnya. Jangan lupa diberi alasan daun pisang di bawahnya.

Keempat, tambahkan gula merah yang sudah diserut di atas gaplek tadi secara merata.

Kelima, tunggu sekitar satu jam hingga matang kemudian angkat.

Keenam, kukus juga parutan kelapa dengan daun pandan yang diberi sedikit garam selama 15 menit, kemudian angkat.

Ketujuh, taburkan parutan kelapa di atas tiwul yang sudah matang tadi. Selesai.

Oh iya, selain polosan, nasi tiwul juga bisa dinikmati dengan makanan pelengkap seperti: sayur, ikan asin, sambal cabuk, urap, lalapan, gudangan, dan lainnya. Jika pertama kali perut agak aneh untuk menerima makanan ini, kalian bisa mencampurnya dengan nasi putih biasa untuk memadukan rasa manis dari tiwul dengan rasa gurih dari nasi kalian.

Menggoda selera, bukan?
Gimana, sudah siap untuk buat sendiri nasi tiwul, belum? Atau malah mau main ke Wonogiri menikmati Pantai Nampu sambil makan nasi tiwul? Dijamin ketagihan deh!

Yuk, ke Wonogiri coba makan nasi tiwul!
Aku tunggu yaaaaa!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *