Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya yang Melegenda

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya yang Melegenda
kredit foto: resepkoki.id

 

Daerah Tasikmalaya di Jawa Barat dikenal memiliki kekayaan kuliner yang khas dan unik, salah satunya adalah Nasi Tutug Oncom, atau yang lebih populer disebut Nasi T.O oleh masyarakat sekitar.

Tutug dalam bahasa setempat artinya ditumbuk. Jadi, secara sederhana, Nasi T.O adalah nasi yang dicampur dengan oncom yang telah digoreng atau dibakar, lalu ditumbuk dan dihaluskan kemudian dibumbui dengan berbagai bumbu khas yang diolah sedemikian rupa, hingga memiliki aroma dan cita rasa yang khas.

Tidak diketahui siapa orang yang pertama kali menemukan atau dari mana tempat asalnya Nasi T.O ini. Konon, awal mula lahirnya Nasi T.O yang berkembang adalah karena kondisi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan ekonomi, sehingga tidak memiliki cukup uang untuk memasak lauk pauk yang lezat sebagai teman nasi. Maka masyarakat pun memutar otak dan berkreasi dengan bahan dan bumbu seadanya. Maka dipilihlah oncom yang harganya murah dan mudah didapatkan, lalu dengan sedikit sentuhan bumbu dan diaduk bersama nasi putih yang masih hangat, jadilah “Tutug Oncom”. Supaya lebih nikmat, ditambahlah sambal, lalap, dan juga gorengan sebagai pelengkap.

Tak disangka, ternyata Nasi T.O ini dengan cepat menjadi populer dan disukai oleh masyarakat banyak, mulai dari orang dewasa, anak-anak, laki-laki dan perempuan. Bahkan terus meluas ke hampir semua kalangan masyarakat hingga saat ini dan tak tergerus oleh perkembangan zaman.

Saat ini Nasi T.O tak hanya menjadi makanan kelas bawah, namun juga disukai oleh masyarakat menengah ke atas. Nasi T.O ternyata mampu melepaskan status sosial, ekonomi, pendidikan, dan profesi para penikmatnya.

Bahkan Nasi T.O pun mampu melintasi generasi. Tidak hanya orang dari generasi tua, atau generasi dewasa saja yang mengenal dan menyukai Nasi T.O, namun generasi anak zaman sekarang alias “Milenial” pun ternyata tak asing dan justru akrab dengan Nasi T.O. Bagi kalangan Pelajar dan Mahasiswa, Nasi T.O sangat ramah bagi kantong mereka.

Karena itulah di Tasikmalaya, sangat mudah menemukan Pedagang Nasi T.O. Baik pedagang kaki lima yang menjajakan Nasi T.O dengan menggunakan gerobak, pedagang yang menjualnya di warung terbuka, warung nasi tertutup yang sederhana, sampai di rumah makan yang tempatnya berkonsep “Saung Bambu Lesehan”.

Pedagang Nasi T.O kaki lima atau warung terbuka banyak ditemukan di pinggir jalan utama yang cukup ramai, misalnya di sekitar Jalan Mitra Batik, Jalan RE Martadinata, atau di sekitar Mayasari Plaza.

Menu yang ditawarkan untuk menemani Nasi T.O selain sambal dan sedikit irisan mentimun sebagai lalapan adalah gorengan, ikan asin, tempe, ataupun tahu. Harga yang dipatok tentu sangat murah, antara 6-8 ribu rupiah saja. Namun karena tempatnya yang tidak memadai, maka sebaiknya membeli Nasi T.O di pedagang kaki lima sebaiknya dibungkus saja untuk kemudian disantap di rumah.

Lalu bila di warung nasi tertutup yang sederhana, tempat yang disediakan agak lebih luas. Ada pula menu tambahan yang ditawarkan yaitu ayam goreng dengan segala bagiannya. Harga di tempat ini juga murah meriah, namun biasanya selalu padat oleh pengunjung yang rata-rata pelajar atau mahasiswa, sehingga pengunjung harus mengantre dan berdesak-desakan. Pedagang Warung Nasi T.O yang terkenal adalah “Nasi T.O Benhill” di Jalan Dadaha, yang dekat dengan Kampus UPI Tasikmalaya.

Lain halnya dengan Pedagang Nasi T.O kelas rumah makan yang berkonsep “Saung Bambu Lesehan”. Di tempat ini, para pengunjung dimanjakan dengan tempat yang luas dan nyaman. Nasi T.O pun disulap menjadi makanan yang cantik dan komplet. Banyak sekali berbagai pilihan lauk pauk tambahan yang disediakan, mulai dari tempe-tahu, ayam dengan segala pilihannya (goreng, bakar, bumbu penyet), cumi goreng, udang goreng, dan sebagainya.

Ada juga rumah makan yang menjual “Paket Nasi Komplet” yang menu dan harganya telah ditentukan. Lalu berbagai jenis gorengan pun dijual di sini. Tempe mendoan jadi gorengan yang paling banyak diminati dan biasanya dijual per porsi. Tersedia juga menu sayuran yang diracik khas yaitu tumis kangkung, pencok kacang, dan pencok leunca. Tak ketinggalan menu minuman segar pun disediakan, seperti es kelapa muda, aneka jus, atau minuman botol dingin. Tentu harga yang dipatok di rumah makan “Saung Lesehan” ini relatif lebih mahal dan kocek yang harus dikeluarkan pun jauh lebih besar. Namun, daftar menu dan semua harganya telah tercantum dengan jelas sehingga para pembeli bisa menyesuaikan dengan budget yang tersedia. Adapun rumah makan “Saung Lesehan” di Tasikmalaya ini banyak terdapat di sekitar Jalan BKR dan Jalan Cikalang Girang, salah satu yang paling dikenal adalah “Nasi T.O Rahmat”.

Seiring perkembangan zaman, beberapa tahun ini Nasi T.O telah banyak dijual secara online oleh pengusaha kuliner rumahan yang menawarkan Paket Nasi T.O yang dikemas menarik, dengan harga yang cukup terjangkau. Jadi bagi orang dalam kota dan sekitarnya yang kebetulan sibuk dan tidak punya waktu banyak untuk mendatangi tempat penjual Nasi T.O, hal ini bisa menjadi solusi tepat karena tinggal memesan secara online.

Semua pilihan itu tentu kembali pada individu masing-masing, sesuai dengan selera dan tentu saja isi kantong. Namun yang pasti, Nasi T.O Tasikmalaya ini mampu menyatukan lidah para penggemarnya yang berasal dari banyak kalangan dan generasi, sehingga menjadikannya sebagai kuliner yang populer dan ikonik, dan sering membuat kangen bagi orang Tasikmalaya yang sedang merantau di luar kota.

Bahkan bukan hanya orang Tasikmalaya saja yang menyukai Nasi T.O ini, namun orang yang berasal dari kota lain pun banyak yang menyukainya. Dan bagi para pendatang atau turis lokal yang mendatangi kota Tasikmalaya, Nasi T.O seolah menjadi makanan wajib yang harus diburu dan dinikmati.

Nasi T.O pun terus berekspansi dan melebarkan sayap, sehingga telah terdapat di banyak kota lain seperti Ciamis, Pangandaran, Bandung, Karawang, bahkan Depok. Jadi bagi anda orang luar Tasikmalaya yang belum mencoba dan tertarik ingin menikmatinya, anda tidak akan kesulitan untuk menemukannya.

Bagaimana? Anda tertarik untuk mencoba Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya ini? Mangga…

Artikel ini disertakan dalam Lomba Menulis Kuliner Juara Kampung Halaman berhadiah belasan juta rupiah ditambah voucher Food Tour dari Good Indonesian Food. Ayo ikutan! Info lebih lanjut, klik banner di bawah ini.

 

Suka? Vote Artikel Ini!

3 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up