in

Sumsel Undang Seruput Kopi di Eks-Kantor Dagang Terbesar di Dunia

Klop sudah, ngopi sambil nostalgia tentang kopi.

Musi Coffee Culture berlangsung pada 5-6 April 2019. (Foto: IG @musicoffeeculture)

Tidak banyak yang tahu, tapi dulu Sumatera Selatan menjadi penghasil kopi arabika terbaik di dunia. Biji-biji kopi berkualitas hasil dataran tinggi seperti Pagar Alam, Lahat, OKU Selatan, dan Semendo menjadi komoditas ekspor yang panas pada masanya.

Keberadaan Gedung Jacobson van den Berg di daerah Sekanak, Kota Palembang, menjadi buktinya.

Gedung yang dibangun sekitar 1930-an ini dulunya adalah kantor untuk salah satu perusahaan dagang terbesar di dunia saat itu, yaitu
NV Jacobson van den Berg & Co atau Jacoberg.

Perusahaan dagang Belanda ini didirikan di Den Haag pada 1 Juni 1860. Ia merupakan salah satu dari The Big Five perusahaan raksasa Belanda yang bergerak di bidang perdagangan, jasa asuransi, dan industri.

Jacoberg memiliki jaringan bisnis yang luas dan kuat. Kantor-kantornya tersebar di seluruh dunia seperti New York, Rio de Janeiro, Sao Paulo, sampai di beberapa kota Asia Timur dan Asia Tenggara.

Di Indonesia, yang saat itu masih berdiri sebagai Hindia Belanda, Jacoberg memiliki sejumlah kantor cabang di Pulau Jawa dan Sumatera, termasuk di kota Palembang.

Gedung Jacobson van den Berg ini dulu menjadi tempat administrasi dalam kegiatan eskpor dan impor yang memiliki posisi strategis dalam perekonomian di dunia.

Tidak heran bila di sekitar gedung ini berdiri gudang-gudang yang dulunya menjadi tempat penyimpanan komoditas ekspor unggulan Bumi Sriwijaya, termasuk di antaranya kopi dan karet.

Mengenang hal tersebut, Provinsi Sumatera Selatan menggelar Musi Coffee Culture 2019 pada 5 dan 6 April 2019 di Gedung Jacobson van den Berg.

Sumatera Selatan sebagai provinsi penghasil biji kopi dengan volume terbesar di Indonesia bermimpi bahwa suatu saat biji kopi hasil para petaninya dikenal luas karena mutunya yang tinggi.

Burlian Muhazan, Ketua Penyelenggara Musi Coffee Culture 2019, mengatakan bahwa acara tahun ini mengangkat tema ‘Hulu Industri Kopi Sumatera Selatan’.

Tujuannya adalah memperkenalkan biji kopi terbaik dan potensi besar industri kopi di Sumatera Selatan.

Tidak sembarangan, di acara ini para petani kopi akan hadir dan memperkenalkan biji kopi mereka langsung kepada para penggemar kopi.

Ada banyak jenis biji kopi asli Sumatera Selatan, beberapa di antaranya bahkan telah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis yang menunjukkan daerah asal suatu barang atau produk dari karakteristik yang melekat padanya.

Acara yang berlangsung dua hari ini juga menghadirkan kedai kopi lokal dari setiap kabupaten kota yang ada di Sumatera Selatan.

Selain itu, untuk memeriahkan acara juga dilangsungkan lomba kopi tubruk, workshop, talk show, dan lomba fotografi.

Pemusik tradisional Sahilin dan band Hutan Tropis pun akan tampil dan menghibur pengunjung acara.

Ketua SCAI Sumatra Selatan MS Iqbal Rudianto, S.T., mengatakan bahwa sudah saatnya kopi Sumsel diperkenalkan ke publik luas dan dunia.

Baca juga: Warga Dunia Makin Suka Ngopi, Kok Kopi Indonesia Stagnan?

Di sisi lain, Musi Coffee Culture dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan lokal, nasional, dan internasional untuk lebih mengenal kopi dan destinasi wisata Sumatera Selatan.

Musi Coffee Culture 2019 diselenggarakan Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) Sumatera Selatan bekerjasama dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia Palembang, Forum Pesona Sriwijaya, dan GenPI Sumsel.

Acara ini juga didukung oleh Badan Ekonomi Kreatif dan Dewan Kopi Sumatra Selatan.

Kunjungi Instagram @musicoffeeculture untuk informasi lebih lanjut. (OR)

Editor: Ellen Kusuma

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Veteran

Written by Redaksi Belanga

Media kuliner berbasis komunitas, merawat ragam rasa kuliner Indonesia. #BedaRasaSatuIndonesia.

Fi:ka Kedai Kafi

Kedai Kopi Ini Tawarkan Efek Marbling Pertama di Indonesia!

The Local Market

The Local Market, Ruang Intim untuk Para Makers dan Pembeli