Sajian ‘Mie Lidi’ Khas Makassar Dengan Siraman Kuah Kaldu

Mie Titi Makassar
Mie Titi Makassar (Foto: renotxa.blogspot.com)

Banyak artis berbisnis kuliner dengan nama yang dibuat unik dan khas. Seperti Ayam Geprek Bensu milik Ruben Onsu. Kata Bensu berasal dari nama sang seleb sendiri.

Namun, mie titi bukan milik aktris pemain Ada Apa Dengan Cinta itu ya. Sajian mie ini asli dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Namanya berasa dari sapaan akrab bu Titi, anak dari mendiang Ang Kho Tjao. Awalnya, Tjao mendirikan kedai mie di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar.

Pria ini terkenal di antara masyarakat Tionghoa Makassar, khususnya kawasan Pecinan pada 1950an. Hidangan mie yang dijual olehnya sangat khas dan inovatif.

Saat mulai pensiun, Tjao mewariskan resep mie kepada tiga anaknya yakni Hengky, Awa, dan Titi. Sejak 1970an, masing-masing anak Tjao membuka usaha mie sendiri. Namun, kedai Titi lah yang paling laris.

Hidangan peranakan ini berupa mie kering yang disiram kuah berbumbu yang agak kental. Rahasia dari kekentalan kuah yang ciamik ini adalah campuran tepung maizena dan telur. Tak hanya itu, potongan daging ayam dan sayuran juga dicemplungkan dalam kuah. Slurp!

Mie kering dibuat dengan teknik bakar atau goreng kering. Bila digoreng, segumpal mie dioseng dengan sedikit minyak dan ditekan-tekan dalam wajan hingga gepeng. Karenanya sajian ini sempat terkenal dengan sebutan mie dadar.

Teknik masak mie bakar atau goreng kering ini mirip dengan masakan khas Tionghoa Kwantong (Cantonese).

Baca juga: 

Dalam penyajiannya, mie titi selalu dilengkapi dengan potongan jeruk nipis. Bayangkan kuah kental yang berempah bertemu dengan segar asamnya jeruk nipis. Belum lagi suapan mie yang terasa renyah di mulut. Mantap banget, kan?

Selain jeruk nipis, mie titi juga disajikan dengan potongan cabai rawit yang direndam cuka. Cita rasa pedas kecut ini merupakan favorit orang Makassar.

Harganya pun tidak mencekik. Seporsi mie titi hangat dihargai 22.000-25.000 rupiah saja.

Oleh karena itu, jangan lewatkan kuliner ini saat berkunjung ke Makassar!

Suka? Vote Artikel Ini!

0 0
Shabrina Anggraini
Written by
Doyan nulis, icip-icip makanan, ngemil, dan bereksperimen di dapur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up