in

Menelusuri Rindu Lewat Rasa Pedas Mangut Ndas Manyung

Makanan olahan kepala ikan dengan sensasi pedas khas Pati

Aku adalah anak perantau yang kerja di luar kota. Rumahku berada di Pati dan aku bekerja sebagai dosen di Bandung.

Perbedaan tempat, budaya dan masakan kadang membuatku kangen dengan kuliner kampung halamanku. Salah satu kuliner yang kurindukan adalah mangut ndas manyung. Mangut ndas manyung biasa disebut sebagai mangut kepala manyung.

Kepala dalam bahasa Jawa serin disebut ndas, karena merupakan bahasa kasar atau bahasa “ngoko”. Manyung sendiri berarti ikan pari.

Masyarakat di Pati sering menyebut ikan pari sebagai ikan pe atau “iwak pe”. Makanan ini merupakan salah satu makanan khas dari kabupaten Pati, yang sering ditemui di area pesisir pantai utara Jawa.

Bahan baku untuk membuat sajian ini adalah kepala manyung yang sudah diasapi. Tidak sulit mencari kepala manyung sebagai bahan baku.

Pergi ke pasar tradisional terdekat sudah bisa ditemukan kepala manyung yang sudah diasapi, karena sebagian besar pengolahannya berada di rumah-rumah berbentuk usaha kecil maupun besar di desa nelayan. Sebut saja desa Doropayung, Karangmangu, Bendar, dan desa lainnya.

Untuk membuat mangut ndas manyung, adonan utamanya adalah santan dan kunyit. Santan yang digunakan disesuaikan dengan selera masing-masing, apakah suka santan yang kental maupun santan yang encer.

Yang jelas, aku suka kuliner ini karena rasanya pedas. Memang kesukaan rasa pedas tiap orang berbeda-beda level.

Namun, kebanyakan selera “lidah” masyarakat pesisir adalah pedas. Jadi. selesai makan mangut ndas manyung pasti kan huh-hah-huh-hah (kepedasan) dan berkeringat.

Kalau kalian berburu kuliner mangut ndas manyung, kalian bisa mencoba di depan markas kepolisian sektor Juwana. Di sana kalian bisa mencicipi mangut ndas manyung sampai kenyang dan puas.

Kalau kalian punya waktu senggang, kalian bisa mencoba memasak sendiri di rumah. Berikut resepnya:

Bahan:

  • 1 kepala ikan manyung asap (dibelah dua)
  • 1 butir kelapa dibuat santan (jadikan dua bagian, yang encer dan yang kental)
  • 1 liter air

Bumbu:

  • 4 siung bawang merah
  • 4   siung bawang putih
  • 1 jari kelinking kunyit
  • 2 jari kelinking kencur
  • 1 iris lenkuas
  • I ons cabe rawit
  • 4 lembar daun jeruk
  • 1 sdt ketumbar
  • 1 sdt terasi

Cara membuat:

  • Haluskan semua bumbu kecuali daun jeruk dan lengkuas. Panaskan minyak goreng,  lalu tumis bumbu yang telah dihaluskan.
  • Masukkan kepala ikan. Tambahkan daun jeruk dan lengkuas. Masukan santan yang encer dahulu. Baru santan yang kental.
  • Kecilkan api. Aduk sesekali agar santan tidak pecah. Tunggu sampai mendidih. Angkat dan sajikan.  

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sego Megono Si Nasi Tentara

Cita Rasa Nusantara Bernuansakan Eropa