Logo Balanga

Masakan Ibuku, Penyemangat Hariku

 Masakan Ibuku, Penyemangat Hariku

Siapa disini yang tidak suka makan masakan Ibu?

Hampir semua pasti suka ya dengan masakan Ibu di rumah, apalagi bagi mereka yang pernah atau sering makan masakan Ibu, pasti akan mengatakan bahwa “Masakan Ibuku paling enak sedunia!”

Kenapa banyak orang yang berkata demikian? karena masakan Ibu itu tidak semata-mata enak karena rasa bumbu masakannya saja, tetapi juga cara Ibu menyajikannya, cara Ibu memasak masakan untuk kita yang dibuat dengan sepenuh cinta, bahkan cerita dibalik masakan Ibu tersebut yang membuat kita selalu rindu dengan masakan Ibu.

Aku sendiri adalah salah satu “Fans Berat” dari masakan Ibu ku. Kenapa? Alasan pertama tentu saja karena rasanya yang sangat lezat, kedua karena masakan Ibu ku hampir tidak pernah menggunakan MSG sehingga lebih baik untuk kesehatan , lalu yang ketiga karena dibalik masakan Ibu selalu ada cerita manis di dalamnya.

Jadi Ibu ku itu adalah perempuan yang super duper sibuk.

Dia punya toko kue di daerah Bekasi yang mengharuskannya bangun dari pagi-pagi buta untuk berbelanja kue di pusat kue subuh, dan baru akan kembali lagi ke rumah sore harinya.

Rutinitas seperti itu yang terjadi setiap hari tanpa libur membuat aku cukup jarang bertemu dengan Ibu di rumah.  Karena aku juga bekerja di Jakarta dari pagi hari sampai malam hari, bahkan walaupun masih tinggal satu rumah kami sering tidak bertemu seharian karena kesibukan kita masing-masing.

Tetapi walaupun begitu aku beruntung masih bisa merasakan masakan Ibu ku.

(Baca Juga : Jengkol Ibu)

Karena Ibu tahu kalau dia tidak sempat menyiapkan masakan pada pagi hari, jadi dia menyiasatinya dengan memasak makanan dari malam harinya, sehingga aku bisa membawa makanan yang Ibu masak sebagai bekal di kantor.

Masakan yang paling sering dia masak dan juga menjadi makanan favorit ku adalah Paru Cabai Hijau. Paru yang digoreng garing ditambah cabai hijau yang pedas plus bumbu-bumbu rahasia khas Ibu menjadi daya tarik sendiri.

Dari masakan itu, malah kalau aku membuka bekal masakan Ibuku di kantor, banyak teman-teman kantor ku yang ketagihan dan memintaku untuk bawa masakan Ibu ku lagi ke kantor.

Maka walaupun aku tidak sering bertemu dengan Ibu, aku selalu ingat terus dengannya karena Paru Cabai Hijau masakan Ibu ku juga menjadi penyemangat hari-hariku, sama seperti kasih sayang yang Ibu berikan kepadaku. Terima kasih Ibu #JadiKangenIbu

Disclaimer 
Konten ini merupakan karya Belanga Contributor. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika keberatan dengan konten ini, silakan kontak redaksi melalui e-mail ke belanga.id@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *