Kuliner Mistis Nasi Bekepor, Menu Raja yang Turun Kasta

Nikmatnya nasi bekepor, bikin lupa saudara dan mertua yang lewat.

Kuliner Mistis Nasi Bekepor, Menu Raja yang Turun Kasta

 Gangan lah labu tontong bengkela
Sanga cabe’ salai pedas rasanya
Jero’ tegaron pucuk sawinya
Piri’lah asam pedas rasanya
Gede’ gede’ sida embo’ dengan busu
Ase’ lah makan mandi’ tahu-tahu
Apalagi nasinya si beras baru
Mentuha lalu mandi’ di imbu
Gangan lah terong bebawang hutan
Tontong lah poto’ si gence ruan
Panggang jelawat banyak lemaknya
Sambal lah kacang nyaman rasanya
Gede’ gede’ sida embo’ dengan busu
Ase’lah makan mandi’ tahu-tahu
Apalagi nasinya si beras baru
Mentuha lalu mandi’ di imbu
Itu makanan etam di Kutai
Nyaman dimakan sesudah bejohor
Habislah makan mun etam di Kutai
Lalu berega terus behonjor
Gede’ gede’ sida embo’ dengan busu
Ase’lah makan mandi’ tahu-tahu
Apalagi nasinya si beras baru
Mentuha lalu mandi’ di imbu

Itu adalah lirik lagu nasi bekepor dalam bahasa kutai.

Dalam lirik lagu, digambarkan bagaimana nikmatnya nasi bekepor sampai lupa dengan saudara dan mertua yang lewat.

Selain itu disebutkan pula bahan-bahan yang umum digunakan adalah sayur labu, pirik asam pedas, sayur terong dengan bawang dayak, ikan jelawat, sambal kacang, dan gence’ Ruan sebagai pelengkap hidangan nasi bekepor.

Secara etimologi, “Gence Ruan” tersusun dari dua kata, yakni “gence”, yakni sebutan untuk sambal goreng khas Kalimantan Timur, dan “ruan”, yang artinya ikan haruan atau ikan gabus.

Singkatnya, Gence Ruan adalah hidangan ikan gabus bakar yang disiram dengan sambal goreng pedas yang khas.

Dibandingkan dengan penyajiannya yang sekarang, “bentuk” asli Gence Ruan ini sebetulnya bisa dibilang lebih “kasar”.

Dulu, setelah dibakar hingga hitam legam, ikan gabus utuh disajikan dengan tidak dibelah, dan tidak dibuang sisiknya. Setelah matang, baru ikan dibelah, sehingga muncullah dagingnya yang putih.

Sambalnya yang ditumis minyak disiram di atas daging ikan itu.

Cara memasak seperti ini, justru menimbulkan citarasa khas dari ikan haruan yang gurih.

Selain itu proses pemasakan juga tidak merusak protein ikan yang kaya akan albumin yang dapat meregenerasi sel pasca operasi dan mempercepat penyembuhan luka.

Nama nasi bakepor mungkin masih asing bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.

Bahkan, mereka yang tinggal di Samarinda, Kalimantan Timur, dan sekitarnya pun mungkin masih banyak yang belum tahu tentang nasi ini.

Nasi bakepor merupakan makanan khas dari Kutai di zaman kerajaan, menu khas sebagai hidangan para raja Kutai.

Tapi saat ini, kita tidak perlu menjadi raja untuk menikmati nasi bakepor.

Sejarah turunnya kasta nasi bekepor adalah salah satu upaya mengenalkan ajaran agama islam melalui makanan.

Kentalnya nuansa animisme dan budaya hindu, menyebabkan edukasi ajaran agama islam diselipkan dalam setiap lini. Salah satunya melalui kuliner khas kerajaan yaitu nasi bekepor, dikarenakan saat itu raja kutai telah memeluk agama Islam.

Zaman dahulu, nasi bekepor dimasak dengan cara diputar diatas bara api menggunakan kenceng atau wadah yang terbuat dari perunggu.

Proses memutar inilah yang disebut dengan bekepor. Ketika diputar, dibacakan shalawat sebanyak tiga kali dan disebutkan nama seseorang yang diinginkan untuk segera bertemu seraya membayangkan wajahnya.

Dan konon katanya, cara ini selalu berhasil membuat orang yang disebut namanya untuk datang menemui. Inilah nuansa mistis yang hingga saat ini masih diyakini oleh suku Kutai yang bermukim di Kota Bangun.

Untuk meracik nasi bekepor, rempah-rempah dan beras yang sudah dicuci dimasukkan ke dalam kenceng atau kendil khusus seperti rantang dan dimasak di atas bara api yang menyala.

Begitu nasi menjadi setengah matang, nasi harus dipindahkan ke bara sampai nasi menjadi tanak.

Sebelum dihidangkan, tambahkan lagi daun kemangi, cabai, ikan goreng kering yang sudah dihancurkan, dan sedikit perasan jeruk nipis ke dalam nasi. Setelah itu, semuanya diaduk-aduk hingga merata, maka nasi bakepor pun siap dinikmati.

Proses memasak  hingga siap dihidangkan ini memakan waktu minimal 45 menit.

Sekilas, rasa nasi bakepor mirip dengan nasi uduk.

Akan tetapi, jika sedang dinikmati, lama kelamaan rasa ikan dan rempahnya akan lebih terasa.

Rasa rempah-rempah dan campurannya memang akan terasa jika nasi bakepor dihidangkan langsung di kendi atau kenceng.

Untuk mendapatkan kenikmatannya, jangan dimakan terburu-buru. Dari tampilannya, tekstur nasi tidak terlalu lembut sehingga tidak akan menimbulkan kesan eneg.

Nasi bakepor juga terlihat agak pucat dan berminyak karena sudah tercampur dengan ikan goreng.

Awalnya, nasi bakepor yang asli dibuat dalam takaran besar dan tanpa lauk. Namun, seiring berjalannya waktu, kuliner ini terus mengalami modifikasi.

Seperti tambahan sambal yang disebut sambal raja. Sambal ini terdiri dari enam macam sambal yang dijadikan satu (sambel terong goreng, kacang panjang, kucai, telur rebus, ikan haruan, udang rebus, dan mangga kueni).

Berikut ini tampilan nasi bekepor beserta hidangan pelengkapnya. Pada gambar terlihat nasi bekepor dihidangkan bersama kencengnya, karena nasi bekepor terasa lebih nikmat jika disajikan langsung bersama pancinya.

Kenceng yang digunakan keraajaan kutai adalah kenceng emas. Konon katanya rasa panas nasi akan bertahan lebih lama jika menggunakan logam yang memiliki pemuaian lebih besar.

Pelengkap dari nasi bekepor adalah, sayur santan labu, atau biasanya menggunakan sayur santan terong. Selain itu adapula sayur oseng jagung atau sayur kacang panjang sebagai tambahan sayur.

Untuk lauk, ada tiga pilihan, yaitu ikan asin sepat, haruan goreng, dan gence’ ruan. Sebagai pelengkap, tidak ketinggalan sambal kueni yang membangkitkan selera makan dan memiliki citarasa yang khas.

Suka? Vote Artikel Ini!

1 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up