Logo Balanga

Kedai Kopi Tak Kie Yang Tak Lekang oleh Waktu

 Kedai Kopi Tak Kie Yang Tak Lekang oleh Waktu

Suasana jadul di Kedai Kopi Tak Kie. (Belanga.id/Anisa Giovanny)

Bicara tentang sesuatu yang legendaris, tentunya bukan perkara terkenal saja, tapi juga terbukti sudah bertahan melawan zaman. Bicara tentang kedai kopi legendaris di Jakarta, tidak bisa tanpa menyebut Kedai Kopi Tak Kie yang ada di Glodok, sobat icip.

Kedai kopi legendaris ini sudah ada sejak 1927 dan sekarang dikelola oleh generasi ketiga. Lokasinya pun tidak pindah-pindah, tepat di tengah-tengah Gang Gloria yang tersohor itu. Baru-baru ini mereka membuka cabang yang masih dikelola oleh keluarga di Mall Alam Sutera.

Sabtu pertama awal Februari lalu, kami mampir ke Kedai Kopi Tak Kie. Saat itu jam sudah menunjukkan pukul 13.00, waktu yang tepat untuk makan siang atau melepaskan dahaga dengan kopi yang segar.

Wajar saja jika saat itu kursi di Kedai Kopi Tak Kie hampir semuanya terisi. Tua dan muda datang untuk menikmati kopi sambil asyik bercengkrama.

Kami pun lekas duduk di salah satu kursi yang kosong, pelayan wanita langsung datang menghampiri dan mencatat pesanan kami. Es kopi susu dan es kopi. Keduanya adalah minuman favorit di Kedai Kopi Tak Kie.

Selama menunggu, persis di depan tempat duduk kami bisa terlihat proses pembuatannya karena dapurnya yang terbuka dengan papan berukuran besar yang bertuliskan “Kopi Es TAK KIE”.

Suasana jadul di Kedai Kopi Tak Kie. (Belanga.id/Anisa Sekarningrum)

Dua barista tampak sibuk menuangkan kopi, menambahkan susu dan menuangkannya ke gelas yang berjejer rapi dan siap diambil untuk diantarkan ke meja pembeli.

Akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba, pesanan kami disajikan. Kami pun segera menyeruputnya dengan semangat. Untuk kopi yang diberi gelar legendaris, penyajiannya sederhana, seperti kopi rumahan pada umumnya.

Rasa kopi hitam lebih dominan asam dari arabika tapi tidak berlebihan dan masih bisa diterima oleh lidah, sedangkan es kopi susunya pahit, asam dan manis karena susu.

Sambil menghabiskan kopi kami pun memandangi interior kedai yang sederhana. Di sekeliling dindingnya digantung foto-foto para petinggi negeri sampai artis yang pernah bersantai dan ngopi di kedai ini.

Wajib coba: es kopi dan es kopi susu! (Instagram: jacksenmenardi)

Nuansa interiornya membawa rasa nostalgia. Kedai kopi yang jadul, tanpa AC apalagi wifi. Suasana yang nyaman dan dingin karena hujan membuat kami betah berlama-lama di sini.

Salah satu hal yang membuat kedai kopi ini laris adalah rasanya yang sama dan tidak pernah berubah dari waktu ke waktu. Walau sudah disiapkan dari pukul 4 pagi, kopinya selalu fresh di lidah.

Kedai Kopi Tak Kie beroperasi dari pukul 6.30 pagi hingga 2 siang setiap harinya. Harga segelas es kopi hitamnya Rp17.000 dan segelas es kopi susu Rp20.000.

Lapar? Kedai Kopi Tak Kie juga menyediakan hidangan lain, seperti nasi campur, nasi tim, ataupun bakso goreng.

Sekadar saran untuk kamu yang tertarik mampir, lebih baik ke sini saat hari kerja atau di jam-jam tidak sibuk, karena jumlah pengunjungnya bukan main banyaknya. Banyak pelanggan lama yang mampir, selain calon pelanggan baru seperti kamu, sobat icip!

Editor: Ellen Kusuma

1 Comment

Leave a Reply to Mesin Kopi Ini Seharga Mobil! - Belanga Indonesia Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *