in

IGA Beri Apresiasi pada Tiga Tokoh Perempuan Ini!

Dunia gastronomi di Indonesia tidak boleh dipandang sebelah mata, termasuk tokoh-tokohnya..

Melalui gastronomi, Indonesia mengenalkan identitas dan sejarah perjalanan bangsa ini. Gastronomi Indonesia sendiri merupakan bagian penting dari gastronomi dunia, terutama karena keberadaan rempah.

Ria Musiawan saat memberikan sambutan di IGA (27/7). (Foto: Belanga.id/Anisa Giovanny)

Perkara gastronomi yang luas bicara tidak hanya soal makan, icip-icip, atau masak memasak, tapi turut memperkenalkan perspektif budaya, kisah, hingga filosofi sebuah makanan.

Baru-baru ini Indonesian Gastronomy Association (IGA) menyelenggarakan IGA Award yang baru saja berlangsung pada 27 Juli 2019, bersamaan dengan acara afternoon tea di Izzara, Jakarta.

“Memberikan IGA Award 2019 ini adalah bentuk apresiasi kami untuk tokoh-tokoh Indonesia yang sudah sangat mendukung dalam membesarkan nama gastronomi Indonesia,” ujar Ketua IGA Ria Musiawan saat acara berlangsung.

Ada tiga tokoh yang mendapatkan penghargaan ini, yakni Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito, Sisca Soewitomo, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Ibu Mur, sebagaimana ia sering disapa, sudah menulis lebih dari 60 buku kuliner Indonesia.

Hariyadi Sukamdani, Dewan Pembina IGA, memberikan penghargaan pada Ibu Mur. (Foto: Belanga.id/Anisa Giovanny)

Sedangkan Sisca adalah chef yang sudah wara-wiri di dunia masak-memasak puluhan tahun dan telah menerbitkan puluhan buku resep.

Retno sendiri mendapatkan penghargaan ini atas perhatiannya pada diplomasi kuliner Indonesia.

“Sebetulnya kontribusi saya belum apa-apa dan masih sangat sedikit pada gastronomi Indonesia, karena gastronomi Indonesia merupakan bagian terpenting dalam gastronomi dunia,” ujar Ibu Mur dalam sambutannya.

“Saya kira kalau hidangan Indonesia diberi kesempatan di kancah dunia pasti akan mendapatkan suka cita dan ini membuat gastronomi kita penting,” lanjut Ibu Mur.

Sisca Soewitomo pun turut hadir untuk menerima penghargaan. Ia mengaku sangat senang dan tidak menyangka dengan penghargaan ini.

“Buat saya penghargaan ini diluar perkiraan, dari sini saya juga berencana untuk makin banyak berteman dengan perempuan Indonesia,” sahutnya.

Ria Musiawan memberikan penghargaan pada Sisca Soewitomo. (Foto: Belanga.id/Anisa Giovanny)

“Bangsa ini dibentuk ibu yang mengatur makanan, jika ibu memberikan makanan yang baik untuk kesehatan, maka ibu telah jadi pahlawan yang melahirkan generasi cerdas dan kuat,” papar Sisca dengan senyum sumringah.

IGA, sebagai perkumpulan para ahli dan para pencinta dunia kuliner ini memiliki tiga pilar kegiatan IGA, yakni mempromosikan hidangan khas Indonesia, juga mereka yang di balik usaha kuliner, dan gastro diplomacy.

IGA juga rutin menyelenggarakan beberapa acara, seperti seminar nasional gastronomi Indonesia, gastro city tour, dan afternoon tea.

Penulis: Anisa Giovanny
Editor: Ellen Kusuma

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Veteran

Written by Redaksi Belanga

Media kuliner berbasis komunitas, merawat ragam rasa kuliner Indonesia. #BedaRasaSatuIndonesia.

Rasa Rijsttafel Ajak Cicip Rasa dari Masa Hindia Belanda!

Salah Kaprah, Tumpeng Itu Harusnya Tidak Dipotong!