in

Icip Bareng Kuliner Banten di Frangipani Serang

Terapit suku Sunda dan Betawi, bukan berarti Banten tak punya ciri kuliner sendiri.

Acara Icip Bareng kali ini terasa spesial. Ini kali pertama Icip Bareng diadakan di luar Jabodetabek. Janji temu ditetapkan di kawasan Soepomo-Tebet, Minggu (11/11). Tepat jam 10, mobil elf dengan stiker Pesona Indonesia itu meluncur ke luar Jakarta. Kota Serang – Banten, here we come!

Tak sampai dua jam, mobil tiba di tujuan, yaitu Frangipani Alam Bali. Keluar mobil, mata langsung disajikan pepohonon rimbun dan tumbuhan di sana-sini.

Suasana sehabis hujan membuat udaranya sedikit dingin, tapi sambutan hangat Mbak Manik selaku pemilik Frangipani Alam Bali membuat kami tidak keberatan melepas jaket dan berkeliling.

Di sebuah pendopo, berbagai jajanan pasar telah tersaji di atas meja. Namanya jarang ditemui di pasar atau toko kue ibukota, sebutlah Cuwer, Getas atau Kontol Sapi, Pasung, Ketan Bintul, hingga Jojorong. Ada pula Sate Kikil yang terlihat merah menggoda, tapi terasa manis dan gurih ketika disantap.

“Sebagian besar jajanan pasar di sini memang terbuat dari tepung beras atau tepung ketan,” sahut Ibu Dewa Ayu Hartini, kepala dapur Frangipani Alam Bali sekaligus ibu Mbak Manik.

Meski ditempatkan dalam wadah plastik kecil agar rapi, kami belajar cara makan ala orang Banten asli. Seorang Teteh yang menjadi asisten Ibu Hartini mencontohkan cara makan kue Pasung dan Jojorong.

“Dulu waktu kecil, kami orang Banten tidak pakai sendok kecil untuk makan Jojorong. Langsung dibuka lidi untuk mengaitkan daun pisangnya, lalu sluuurp…diseruput begitu Kak,” ujarnya sambil memperagakan cara makan Jojorong.

Setelah Jojorong, ia mengambil sebuah kue Pasung dan mengajarkannya kembali. Dasar kue pasung berbentuk kerucut. Ia membuka daun pembungkus sampai bawah untuk mendapatkan bagian ‘ekor’nya.

Icip Bareng Belanga di Frangipani Alam Bali membuktikan bahwa Banten enggak cuma punya Bandeng Bakar.

“Ini disebut ‘Ekor Cicak’, saya dan teman-teman kecil dulu berlomba menyantap bagian yang ini,” kenang dia gembira.

Kami pun bersuka ria. Total peserta Icip Bareng kali ini berjumlah 20 orang. Yang penasaran, silakan tonton videonya.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Veteran

Written by Redaksi Belanga

Media kuliner berbasis komunitas, merawat ragam rasa kuliner Indonesia. #BedaRasaSatuIndonesia.

Barongko, Camilan Mewah Dibalut Kesederhanaan

Bertolli Olive Oil x Belanga Indonesia Buktikan Gorengan Bisa Jadi Hidangan Lebih Sehat!