Gangan Paliat khas Tabalong, Makanan Istimewa dari Kalimantan Selatan

Mirip opor, hanya saja lebih kental dan menggunakan ikan.

Gangan Paliat khas Tabalong, Makanan Istimewa dari Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan merupakan salah satu daerah yang masih memiliki keindahan alam yang sangat asri. Jika kamu adalah salah satu seorang traveler, maka jangan sampai melewatkan kunjungan ke beberapa destinasi di Kalimantan Selatan yang tak kalah indah dari tempat wisata lainnya. Selain tempat wisata yang indah, Kalimantan Selatan juga memiliki beberapa masakan khas daerah yang mungkin tidak kita temui di daerah lain selain Kalimantan.

Di kecamatan Kelua, kabupaten Tabalong, provinsi Kalimantan Selatan, ada sebuah desa bernama desa Paliat. Dari nama desa inilah, sebuah masakan tradisional yang terbuat dari santan kental, bumbu kunyit, jahe, kemiri dan bawang merah yang dicampur dengan jeruk purut segar ini diambil. Masyarakat dari Kalimantan Selatan biasa menyebutnya dengan sebutan “Gangan Paliat”.

Gangan dalam bahasa Banjar sendiri berarti sayur dan Paliat berasal dari kata KELAPA dan LIAT (lekat) yang bisa diartikan dengan santan kental. Menu utama Gangan Paliat biasanya ikan Banung, Patin, Gabus atau Udang. Selain itu, campuran kunyit dan laos yang disangrai terlebih dahulu sebelum ditumis bersama rempah-rempah lainnya menjadi rahasia kelezatan Gangan Paliat. Rasanya yang gurih dan lezat menjadikan masakan ini banyak digemari oleh penikmat kuliner.

Secara sepintas, Gangan Paliat mirip dengan masakan opor karena kuah santannya yang berwarna kuning akibat campuran kunyit. Namun, campuran santan dan kunyit pada Gangan Paliat lebih kental daripada opor. Kuliner berbahan dasar ikan laut dan santan kental biasanya dihindari mereka yang memiliki penyakit kolestrol.

Tapi tidak dengan Gangan Paliat. Selain rasanya yang nikmat, paliat tidak mengandung kolestrol walau terbuat dari santan. Hal ini dikarenakan campuran jeruk limau kuit atau biasa disebut oleh masyarakat Tabalong sebagai jeruk protol yang menurunkan kadar lemak tersebut. Kadar lemak dan zat asam dalam masakan ini pun telah dinetralisir oleh bumbu paliat yang 90%-nya terbuat dari kunyit.

Di daerah kami, Paliat merupakan salah satu sajian utama untuk menjamu para tamu undangan dalam pesta perkawinan sebagai hidangan sederhana namun istimewa. Selain itu, Gangan paliat biasa ditemui di pasar Kelua di hari Kamis, pasar Tanjung, pasar Mabuun setiap hari sabtu dan tempat lainnya. Dari sekian banyak orang yang berdagang “Gangan Paliat” di Kabupaten Tabalong ini, ada dua tempat yang terkenal yaitu Tanjung (Pasar Murung Pudak) dan Kelua. Bagaimana?

Tertarik untuk mencoba?

Suka? Vote Artikel Ini!

1 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up