Dekke Na di Arsik, Kuliner Juara Kampung Halamanku Menemani Hari-Hari Spesial Kami

Pernahkah Anda mengikuti Pesta Adat Batak Toba? Jika ya, pastinya Anda akan merasa sangat beruntung karena bisa menyaksikan Budaya Adat Toba yang sangat kental dengan tarian tor-tornya, pakaian khas-nya, musik ‘gondang’-nya, hingga kuliner atau makanan khas yang disediakan di saat pesta berlangsung.

Apalagi kalau kita pas menghadiri atau menjadi tamu undangan saat pesta pernikahan Adat Batak, khususnya Batak Toba, maka kita akan disuguhkan pada budaya yang sangat kental, terutama pada menu kuliner khas Batak yang sudah melegenda disediakan bagi pengantin pria dan wanita.

Jika Anda jeli melihatnya, maka saat akan acara makan siang, pertama sekali akan disajikan dalam satu pinggan (piring berukuran besar) makanan tradisional sejak turun temurun khas kepada sepasang pengantin yang sedang berbahagia.  

Apakah nama kuliner yang disajikan buat pengantin yang disajikan dalam satu pinggan atau piring besar yang berisi nasi, lantas diatasnya diletakkan dekke atau dengke (bahasa Batak), atau ihan Batak (Ikan Batak), atau ikan/dekke Mas (di era kekinian)? Namanya Dekke Na di Arsik (Bahasa Batak).

Jika diartikan dalam Bahasa Indonesia, maka artinya: Ikan yang di Masak. Ops tunggu dulu, bukan berarti ikan tersebut dimasak seperti biasa saja, bukan! Tetapi kuliner ini sudah melegenda, sudah membudaya dan menjadi kuliner andalan setiap keluarga orang Batak. Rasanya tidak sah menjadi orang Batak, jikalau belum menguasai cara, langkah, ataupun metode memasak Dekke na di Arsik ini!

Ikan Arsik ini kuliner asli Toba yang kaya akan bumbu dan rempahnya. Hasil masakan Na di Arsik ini kaya akan cita rasa tinggi, tetap sehat, alami, serta tidak mengandung MSG atau monosodium glutamat atau lebih dikenal dengan bumbu penyedap tambahan masakan. Bumbu-bumbu yang akan dicampur saat membuat ikan arsik ini sangatlah banyak dan semuanya natural atau bumbu alami. Disinyalir ada 15 – 20 bumbu rempah lokal nan alami digunakan untuk menghasilkan ikan arsik yang sangat nikmat, enak, serta membuat lidah kita pengen terus untuk mencicipi kuliner yang sarat dengan sejarah ini.

Cara Membuat Dekke Arsik, Juara Kampung Halamanku

Ikan Arsik, sudah menjadi kuliner khas Batak Toba yang sangat melegenda, tidak saja karena cita rasa yang enak dan khas, tetapi sarat sejarah budaya, dimana zaman dahulu kala, Ikan Arsik ini memiliki filosofi pertanda terciptanya kelahiran, perkawinan, hingga ketika seseorang itu meninggal dunia. Jadi tidak heran apabila Ikan Arsik ini saya angkat sebagai menu juara kampung halaman kami untuk Anda.

Saat akan memasak Dekke Arsik atau Ikan Arsik ini memang haruslah orang yang sudah berpengalaman, karena disamping butuh kesabaran, juga butuh ketelitian, dan apabila untuk keperluan pesta, maka mulai dari penyediaan bumbunya hingga memasaknya selalu gotong-royong, sehingga sangat kelihatan bahwa memang inilah kuliner juara kampung halaman kami.

Ketika Ihan Batak (Ikan khas Batak) sudah mulai punah dan sangat jarang ditemukan di sekitar Danau Toba, maka sebagai penggantinya digunakanlah Ikan Mas berwarna kuning kemerahan sebagai bahan dasar memasak Na Ni Arsik. Dalam memasak Na Ni Arsik ini, ada juga aturannya, tergantung untuk apa Na Ni Arsik ini dihidangkan? Apakah saat pesta Adat? Baik itu perkawinan, saat cucu lahir, saat menyambangi keluarga? Atau hanya untuk melepas kangen makan Na Ni Arsik bersama keluarga?

Nah, berikut ini saya berikan resep membuat Na Ni Arsik ala keluarga kecil kami, dimana resep sang istri yang didapat secara turun-temurun akan saya ungkapkan disini untuk Anda sebagai kuliner khas kampung halaman kami.

Pertama, ikan mas telah dibersihkan, isi perut ikan dikeluarkan, begitu juga dengan semua bumbu-bumbu yang akan digunakan untuk membuat Na Ni Arsik telah dibersihkan terlebih dahulu. Setelah itu, air perasan jeruk nipis dicampur dengan garam dilumuri ke sekitar ikan mas dan dibiarkan kurang lebih 10 menit, agar perasan jeruk nipis campur garam meresap ke bagian tubuh ikan mas.

Ada keunikan Na Ni Arsik ini dibandingkan dengan ikan pepes sejenisnya, dimana di dalam perut ikan mas yang akan dimasak nanti, dimasukkan bawang batak sehingga ikan mas tetap utuh. Setelah itu semua bumbu-bumbu dihaluskan dengan cara digiling pakai penggiling, bukan diblender, sehingga citarasa dan alami khas bumbu-bumbu bahan Na Ni Arsik tetap kokoh dan terjaga turun temurun.

Adapun bumbu-bumbu membuat Ikan Mas Na Ni Arsik tetap terasa alami khas kampung halaman kami, adalah :

    • Bawang merah, bawang putih sesuai dengan takaran ikan mas yang akan di masak.
    • Jahe dan kunyit (sudah dikupas), kemiri bulat, cabe merah dan cabe rawit, ini juga sesuai dengan takaran ahlinya.
    • Asam cekala, asam glugur, daun jeruk, lengkuas (kulit sudah dikupas), serei (yang sudah disisihkan bagian luar dan dalamnya).
    • Bawang Batak (Allium Schoenoprasum) atau disebut juga Lokio yang telah dipisahkan akarnya serta daun-daun layu) sangat vital perananya pada Ikan Na Ni Arsik. Pun dengan Kacang Panjang Muda, Rias Muda atau Kecombrang Muda (batang dan bunganya).
    • Jeruk nipis dan garam digunakan untuk melumuri ikan mas yang sudah bersih.
  • Terakhir yang paling penting adalah ANDALIMAN (Zanthoxylum Acanthopodium DC), rempah khas Sumatera Utara yang bentuknya sangat kecil, mungil dan unik tapi ketika dicicipi memiliki rasa khas yang unik, pedas, getir, membuat lidah kita bergetar, sehingga disebut dalam bahasa Batak, “Ittir-Ittir”, orang luar Sumatera bilang “Merica Batak”.

Jadi, tanpa Andaliman, maka Dekke Na Ni Arsik tidak akan sempurna, kenapa? Karena disinilah kesempurnaan cita rasa masakan turun temurun tersebut. Bumbu Andaliman akan membuat selera makan kita bertambah karena menimbulkan rasa sensasi unik di lidah.

Cara Memasak Ikan Mas Na Ni Arsik

Bumbu satu sampai tiga di giling halus menggunakan penggiling manual, bukan di blender. Setelah halus maka dilumuri semua bumbu tersebut dilumuri ke dalam ikan mas yang telah dilumuri terlebih dahulu dengan perasan jeruk nipis dan garam.

Setelah bumbu dan daun serei diletakkan dibawah ikan mas agar tidak gosong saat di masak, lalu masukkan air secukupnya. Andalimannya bisa di giling bersama dengan bumbu lainnya, bisa juga langsung di taburi ke ikan mas tersebut. Tergantung selera si pembuat.

Lalu nyalakan kompor agar ikan mas tersebut dimasak. Disini ada aturan memasak ikan mas. Ketika ikan mas digunakan untuk pesta pernikahan (partai besar) maka masak Ikan Na Ni Arsiknya bisa lebih kurang dua jam. Tapi kalau hanya untuk dimakan bersama keluarga, bisa saja hanya setengah jam.

Keunikan lain dari memasak dan menyajikan ikan Na Ni Arsik, tiga ekor ikan mas yang utuh dan panjang untuk pengantin, juga untuk tujuh bulanan, atau yang baru punya anak. Pokoknya serba ganjil. Sementara untuk pemimpin Batak harus tujuh ekor. Ini mempunyai arti yang sangat kuat dalam Budaya Batak.

Konon, dalam memberikan Dekke Na Ni Arsik ini juga bukan sembarangan, harus Hula-Hula atau kerabat dari pihak istri yang boleh memberikan ikan Na Ni Arsik ini, baik itu oleh orangtua kandung, saudara laki-laki pihak istri, atau komunitas marga dari pihak istri.

Makna Kuat Makan Dekke Na Ni Arsik

Setelah Ikan Mas Na Ni Arsik telah masak, maka dari aromanya akan membuat kita langsung pengen makan. Aroma khasnya memancing kita pengen makan nasi berpadu dengan Dekke Mas Na Ni Arsik ini. melihat bentuknya saja kita pasti akan sangat selera, apalagi setelah mencicipinya? Wow, pasti ketagihan dan pengen terus untuk mencoba resep kuliner juara kampung halamanku ini.

Dari filosofinya juga, kita pasti dibuat penasaran untuk mencobanya, kenapa? Karena hidup ikan mas itu sifatnya bergerombol, dan terlihat selalu berenang beramai-ramai, namun teratur (marudur-udur). Inilah filosofi oleh orangtua kita makanya disimbolkan dalam makanan untuk kesehatan kita semua. Harapan agar hidup kita bersih, harmonis dan penuh dengan kedamaian, sukacita menjadi cita-cita kala kita akan makan kuliner asli dari kampung halaman ini.

Semoga resep masakan membuat Ikan Mas Na Ni Arsik mampu menggugah rasa penasaran Anda sehingga tidak salah untuk mencobanya, dan merasakan sensasi masakan Na Ni Arsik berpadu dengan Andaliman, sehingga kuliner kampung halaman andalan kami ini bisa juga Anda cicipi. Selamat mencoba! Horas..!!!

Medan, 30 September 2018

Agus Oloan Naibaho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *