in ,

Dapur Cinta: Masak Sukarela, Tebar Virus Positif!

Tebar virus positif, kata-kata yang selalu terdengar adalah love, thank you, dan forgive me.

Dapur cinta itu apa, sih? Sebelum kenalan lebih jauh, harus tahu dulu komunitas di baliknya, yaitu: Gerakkan Indonesia. Hadir sejak 2012, mereka menjadi Penyebar Virus Positif: berpikir, berucap, merasa, dan bertindak positif. Mindset-nya melakukan kegiatan dengan penuh cinta dan perasaan positif di tengah masyarakat.

Tim Dapur Cinta 2018
Keseruan Dapur Cinta 2018. (Foto: Dok. Pribadi Agustinus Gibran)

Pasalnya Gerakkan Indonesia ini prihatin melihat akhir-akhir ini masyarakat banyak menonjolkan perbedaan, berkeluh kesah, dan suka gosip, seperti yang terlihat di media sosial maupun acara televisi nasional.

Padahal, energi untuk melakukan itu semua bisa diinvestasikan ke berbagai hal positif, seperti mengikuti kegiatan Dapur Cinta.

Yakni, program berbagi lewat kegiatan masak memasak. Selama dua hari relawan Gerakkan Indonesia menyiapkan makanan untuk dibagikan kepada orang yang membutuhkan.

Para relawan turun tangan langsung, dari menyiapkan bahan, memasak, mengemasnya, sampai mendistribusikan makanan jadinya.

“Kami percaya bahwa ketika kita menginvestasikan cinta dalam apapun yang kita lakukan maka rasa cinta ini juga akan dirasakan bagi para penerimanya.”

Agustinus Gibran, Ketua Dapur Cinta 2019

“Makanya kami memilih untuk mengolah makanan sendiri. Ini juga bisa memberikan rasa kebersamaan bagi para relawan,” tambahnya saat dihubungi Belanga Indonesia via email pada Jumat silam (24/5).

Untuk membuat suasana selama kegiatan selalu menyenangkan, Agustinus menjelaskan bahwa Dapur Cinta bertempat di lokasi yang diisi dengan positif pula.

Poster-poster di Dapur Cinta 2019
Poster-poster positif untuk menyemangati relawan. (Foto: Belanga.id/Manggarayu)

Baca juga: Gluten Free Sama Dengan Hidup Sehat, Benarkah?

Ada poster-poster afirmasi positif yang menghias ruangan dan berfungsi sebagai pengingat untuk menjadi penyebar virus positif. Ada musik juga. Dan, tentunya sesama relawan yang menyenangkan, karena selama di Dapur Cinta para relawan harus bisa menyampingkan emosi negatif.

Kata-kata yang akan selalu terdengar adalah love, thank you, dan forgive me.

Dapur Cinta tidak sekadar berisi relawan yang bersikap positif, namun juga perhatian. Mereka selalu memperhatikan pemilihan menu agar tetap sesuai dengan standar gizi 4 sehat, yaitu lauk pauk, buah-buahan, makanan pokok, dan sayuran.

Agustinus mengaku Dapur Cinta bekerjasama dengan Asosiasi Chef di beberapa kota besar. Jadi, makanan yang didistribusikan melalui program ini mengenyangkan dan menyehatkan.

Tertarik jadi relawan? Tidak ada syarat wajib harus pandai memasak, kok. Relawan bisa terdiri dari berbagai kalangan dan pekerjaan, yang penting bersedia meluangkan waktunya untuk berkegiatan yang bermanfaat bersama-sama.

“Nanti dapat memilih sesuai kategori yang kami tentukan sesuai kebutuhan. Selain memasak, masih ada kegiatan mengolah bahan makanan, memasukkan makanan matang ke kotak makanan, atau distribusi,” jelasnya.

Suasana masak Dapur Cinta 2019
Relawan Dapur Cinta 2019 menyiapkan masakan. (Foto: Belanga.id/Manggarayu)

Memasuki tahun ke tujuh Dapur Cinta, kegiatan ini kembali hadir pada 25-26 Mei 2019 di kota-kota besar seperti Jakarta, Kuningan, dan Malang. Banyak relawan yang terlibat dalam upaya membagikan lebih dari 1.000 kotak makanan ke panti asuhan, panti werdha, dan perkampungan dhuafa.

“Kami berharap acara ini bisa jadi medium bagi mereka yang mampu dan peduli kepada orang yang membutuhkan.”

Jika tak bisa terjun langsung dalam kegiatan Dapur Cinta, Gerakkan Indonesia juga membuka donasi bagi masyarakat yang ingin menyumbang baik berupa uang atau bahan baku makanan seperti beras, buah, sayuran dan lain sebagainya.

“Semoga kegiatan Dapur Cinta yang menyenangkan bisa ditiru dan diadakan di kota-kota di Indonesia,” pungkas Agustinus.

Selain Dapur Cinta, Gerakkan Indonesia juga punya dua program lain, yakni “Kakak Adik Berbagi” dan “Jam Cinta”.

Kakak Adik Berbagi sendiri mengajak relawan untuk menjadi “kakak” bagi “adik-adik” di panti asuhan selama program berbagi kebahagiaan dan belajar berlangsung.

Kalau “Jam Cinta” adalah kumpulan program berbagi kebahagiaan dan cinta melalui kegiatan sosial yang berlangsung 2-4 jam. Bentuknya macam-macam, seperti flashmob, free coaching, free healing bagi adik panti asuhan, Festival Anak Bangsa, Cintai Polisi, mengunjungi Panti Werdha, Bersihkan Ragunan, dan banyak lagi.

Intinya, komunitas Gerakkan Indonesia bergerak lewat program sosial, sederhana dan mudah ditiru, dengan dampak yang nyata dari aksinya. Dijamin menyebarkan virus positif ke diri sendiri dan membuat orang lain bahagia.

Pada akhirnya, tujuan komunitas ini adalah menggerakkan serta membuat Indonesia menjadi lebih baik.

Penasaran dengan kerja Gerakkan Indonesia? Kunjungi akun Instagram @gerakkanindonesia saja, biar kamu bisa terus up to date dengan kegiatan mereka!

Editor: Ellen Kusuma

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contributor

Written by AnisaGiovanny

Content Author
kue khasidah

Makanan Khas Riau Ini Dibikin Film!

Kacang hijau

Kacang Hijau untuk Buka Puasa: Sehat, Nikmat!