in

Cerita dari Gang Gloria: Mie Kangkung dan Cakwe

Ah, Gang Gloria, lidah ini selalu kau manjakan ketika aku mampir.

Seporsi mie kangkung dengan topping udang segar dan suwir kecap. (Foto: Belanga.id/Anisa S.)

Gang Gloria di Glodok selalu punya cerita kuliner yang menarik. Akhir pekan lalu saya kembali mengunjungi kawasan pecinan tua di Jakarta ini dan menemukan dua kuliner menarik, yaitu Mie Kangkung si Jangkung dan Cakwe Pak Soni yang terkenal karena menggunakan minyak kelapa.

Mie kangkung bisa dibilang hidangan khas Betawi hasil akulturasi dengan masakan Cina.

Baca juga: Soto Betawi Afung, Bukti Percampuran Budaya di Glodok

Menu satu ini mulai jarang ditemukan di Jakarta. Jadi, saat berjumpa dengannya di Gang Gloria, saya tidak ragu langsung memesannya.

Gang Gloria Glodok
Kedai Mie Kangkung Si Jangkung di Gang Gloria, Glodok, Jakarta. (Foto: Belanga.id/Anisa S.)

Mungkin sudah bisa ditebak kenapa nama jualan mie kangkungnya disebut Si Jangkung. Ya, karena pemiliknya memiliki tinggi badan di atas rata-rata.

Mienya selalu fresh karena dibuat setiap hari. Dan, walau mie produksi pabrik, tidak ada bahan pengawet yang digunakan pengawet.

Makanya, untuk menjaga kualitas mie yang dimasak, mie kangkung juga menyesuaikan waktu tutupnya dengan kesegaran mie.

Biasanya mie kangkung sudah buka jam 9 pagi sampai 4 sore, kecuali Sabtu dan Minggu sudah buka sejak 7 pagi.

Omong-omong, jangan heran kalau mendapati Mie Kangkung Si Jangkung tutup lebih awal dari biasanya, karena mereka tidak akan menghidangkan mie basi pada pelanggan.

Komitmen mereka untuk menjaga kualitas jualannya ini yang membuat pelanggan percaya pada mereka.

Meski namanya mie kangkung, isinya tidak hanya kangkung.

Gang Gloria Glodok
Seporsi mie kangkung dengan topping udang segar dan suwir kecap. (Foto: Belanga.id/Anisa S.)

Dalam semangkok mie kamu bisa mendapatkan mie putih lurus, tauge, suwiran ayam kecap, udang rebus segar, lalu disiram kuah kental yang mengingatkan saya pada kuah mie ongklok khas Wonosobo.

Rasa mienya gurih. Ditambah taburan bawang goreng, rasanya lebih nikmat. Paduan udang dan ayam dalam satu hidangan mie ternyata tidak aneh, malah saling melengkapi.

Untuk satu porsi mie kangkung, pelanggan cukup membayar Rp30.000 saja. Tersedia juga menu lainnya seperti bihun kangkung dengan harga sama dan siomay yang dijual Rp7.000 per buah.

Mie Kangkung Si Jangkung memiliki beberapa cabang lain, salah satunya di Summarecon Mall Serpong.

Jangan khawatir mendapati rasa yang berbeda, semua bahan masih sama dengan yang di Glodok.

Cakwe minyak kelapa yang sudah bertahan 17 tahun

Tapi, tidak cukup makan sekali saja kalau sudah mampir di Gang Gloria. Mata saya langsung melirik penjual cakwe yang terletak di sebelah Mie Kangkung Si Jangkung.

Gang Gloria Glodok
Cakwe Pak Soni bertahan sudah bertahan 17 tahun. (Foto: Belanga.id/Anisa S.)

Penganan bernama cakwe ini seperti pelengkap penting bagi banyak makanan, dari bubur, mie, atau dimakan begitu saja.

Puas menikmati makanan berat tadi, sepertinya cakwe jadi pilihan menarik untuk dijadikan camilan sesudah makan.

Baca juga: 7 Jajanan Legendaris Glodok Ini Bikin Nagih!

Saat saya hampiri, Soni, penjualnya tampak sibuk melayani pesanan seraya memotong-motong adonan dan menceburkannya satu per satu ke minyak yang panas.

Tidak perlu waktu lama, adonan akan mengembang sampai berwarna kuning keemasan.

Satu porsi cakwe yang dijual Pak Soni, sebagaimana ia biasa dipanggil, seharga Rp10.000 saja, sedangkan kue bantal, hidangan yang biasa juga dijual bersamaan dengan cakwe, dijual Rp3.500 per buah.

Ada satu hal yang membedakan cakwe Pak Soni hingga ia bisa bertahan jualan cakwe sampai dengan 17 tahun.

Kebanyakan penjual cakwe menggunaan minyak kelapa sawit untuk menggoreng cakwe, sedangkan cakwe Pak Soni menggunakan minyak kelapa.

Pilihan minyak goreng ini yang membuat rasa cakwenya berbeda dan unik. Dari semua cakwe yang pernah diicip, sementara ini cakwe Gang Gloria menjadi favorit saya.

Gang Gloria Glodok
Cakwe yang sedang ditiriskan. (Foto: Belanga.id/Anisa S.)

Tidak perlu menunggu lama, cakwe segera dihidangkan bersama cocolan saus yang berwarna bening kemerahan.

Rasa sausnya asam, manis, pedas, dan gurih yang cocok dengan cakwe yang ketebalannya sedang dan mudah dikunyah.

Soni mulai berjualan cakwe sejak pukul 5.30 pagi dan tutup sekitar pukul 2 siang. Sama dengan Mie Kangkung Si Jangkung, cakwe ini juga makin cepat habis jika hari libur.

Jadi, kapan mau mampir ke Gang Gloria juga, sobat icip?

Editor: Ellen Kusuma

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advocate

Written by AnisaGiovanny

Content Author
HokBen-GrabFood

Kerjasama HokBen dan GrabFood Manjakan Pelanggan dengan Promo!

andaliman

Andaliman, Rempah Endemik Simbol Budaya Batak