in

Cegah Kanker dengan 7 Buah Lokal Kaya Antioksidan Ini

Mencegah kanker lebih baik daripada harus mengobati, ya nggak?

Pada 2018, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengestimasi terdapat 18,1 juta kasus kanker baru, dan 9,6 juta kematian yang terjadi. Kanker diprediksi akan menjadi penyebab kematian nomor satu. Penyakit kanker memang menakutkan tapi bukan berarti tidak bisa dicegah.

Di Indonesia, penderita kanker diprediksi akan meningkat tujuh kali lipat pada 2030. Penyebab kanker adalah radikal bebas yang menumpuk dalam tubuh.

Baca juga: Mau Kulit Tetap Sehat? Konsumsi Makanan dan Minuman Ini!

Cara mudah dalam mencegah hingga mengurangi penyakit yang satu ini adalah makan buah-buahan dengan kandungan antioksidan tinggi dan anti kanker.

Berikut ini beberapa buah-buahan asli Indonesia yang dapat membantumu dalam mencegah tumbuhnya sel kanker dalam tubuh.

1. Duku

Buah yang bentuknya bulat kecil dan berwarna kekuningan ini jadi tumbuhan identitas di Sumatera Selatan.

Meski kecil, duku kaya akan kandungan mineral dan zat besi yang lebih banyak daripada apel dan jeruk.

Selain kandungan vitamin C yang cukup tinggi, kandungan seratnya juga bagus untuk pencernaan.

Duku mengadung antioksidan polifenol yang mampu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan radikal bebas yang bisa memicu tumbuhnya sel kanker.

Salah satu jenis kanker yang bisa dicegah dengan mengkonsumsi buah duku secara teratur adalah kanker kolon atau kanker usus besar.

2. Rambutan

Siapa yang tidak mengenal buah yang satu ini? Rasa manis dan daging buah yang kenyal jadi kesukaan banyak orang.

Kalau sudah musim duku, buahnya melimpah bukan main. Buah yang punya banyak kandungan gula ini kaya vitamin C dan berfungsi sebagai antioksidan untuk membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Selain itu, rambutan mengandung senyawa asam galia yang berguna untuk melindungi tubuh dari stres oksidatif, yaitu ketika jumlah radikal bebas di dalam tubuh melebihi kemampuan tubuh untuk menetralisirnya.

Asam galia juga diklaim mampu melawan kanker.

3. Belimbing

Si bintang punya cita rasa asam manis kalau sudah matang. Sedikit pahit kalau masih muda, yang cocok dijadikan rujak, manisan, atau asinan.

Belimbing bagus untuk diet, karena dengan mengonsumsi satu buah belimbing sudah memenuhi 3% kebutuhan karbohidrat sehari-hari.

Ia juga kaya serat sehingga bisa membantu membersihkan racun di usus besar dan mengurangi risiko kanker usus besar.

Kandungan antioksidan flavonoid dan polifenol di belimbing mampu melawan dan membuang radikal bebas akibat efek mutagenik yang bisa mencegah kanker hati.

4. Manggis

Ratu buah ini punya antioksidan paling tinggi di antara seluruh buah yang ada. Daging buahnya manis dan mengandung banyak vitamin.

Kulitnya yang pahit juga bermanfaat karena mengandung zat xanthone yang bersifat anti kanker. Kini sudah banyak sirup yang berasal dari ekstrak kulit manggis yang bisa dinikmati dan dirasakan manfaatnya.

Buah ungu satu ini juga mengandung ekstrak metanol yang mampu meredam radikal bebas.

5. Jambu Air

Menemukan jambu air di Indonesia tidak sulit sama sekali. Beli di supermarket, toko buah, atau menanam sendiri di halaman belakang rumah juga bisa.

Jambu air mengandung nutrisi yang berperan untuk mendetok tubuh secara alami. Ada vitamin A dan C yang cukup tinggi dalam buah bertekstur renyah ini.

Dengan mengonsumsi buah yang mengandung 95% air ini secara teratur, bisa mencegah kanker payudara dan kanker prostat. Menikmati jambu air paling nikmat sambil mencocol sambal rujak.

6. Buah Merah

Buah Merah atau Kuansu yang berbentuk lonjong dan berwarna merah ini tumbuh di tanah Papua.

Buah berair ini memilki kandungan nutrisi yang baik bagi tubuh, yakni protein, energi, karbohidrat, lipid, natrium, vitamin C, dan berbagai antikosidan yang baik bagi kesehatan.

Salah satu antioksidannya adalah betakaroten yang mampu menghambat oksidasi zat lain dan melindungi tubuh dari radikal bebas.

Betakaroten juga dipercaya dapat mengurangi resiko kanker payudara dan mencegah kanker ovarium pada perempuan yang sudah mati haid (menopause).

Ekstrak buah merah dipercaya mampu melawan sel kanker myeloma, kanker payudara, kanker serviks, dan kanker paru-paru.

Buah ini biasa dimakan langsung, direbus, atau dipanggang terlebih dulu di oven batu.

7. Salak Pondoh

Buah ini dijuluki snake fruit karena kulitnya yang bersisik. Tapi di luar penampakannya yang mungkin tidak ramah, buah dengan banyak varian ini memiliki daging yang manis legit dan manfaat luar biasa.

Kandungan potasium dalam salak pondoh berkhasiat menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Selain itu, kandungan karbohidrat, vitamin, dan mineralnya menambah stamina tubuh.

Kandungan antioksidannya serupa dengan belimbing, yaitu senyawa polifenol dan flavonoid. Keduanya memiliki efek anti kanker, serta mengaktifkan respon imun untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Dari ketujuh buah ini, adakah yang sudah sering kamu konsumsi?

Editor: Ellen Kusuma

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Enthusiast

Written by AnisaGiovanny

Content Author

Terlaris, Ini 23 Kuliner Go-Food Juara 2019 se-Jabodetabek!

Food Cycle Indonesia Kurangi Food Wasting dengan 3 Prinsip