Opor Ayam khas Cepu. (Foto: Dok.Bango)
in ,

Bikin Opor Lebaran Tanpa Gempor

Enggak perlu ngulek. Cukup cemplang cemplung bahan aja!

Opor ayam identik dengan sajian lebaran yang bikin kangen. Bayangkan daging ayam kampung empuk dengan kuah kental yang kaya bumbu. Nyam!

Tapi, memasak opor ayam sering dinilai merepotkan dan bikin gentar. Terutama bagi pemula yang jarang bersentuhan dengan bumbu dapur. Apa solusinya?

Bango meluncurkan Bango Bumbu Kuliner Nusantara dalam empat varian rasa.
Yaitu Opor Ayam khas Cepu, Tongseng khas Solo, Soto Betawi khas Jakarta dan Nasi Goreng Kambing khas Jakarta.

Opor Ayam khas Cepu. (Foto: Dok.Bango)

“Keunikan rempah-rempah sudah sepatutnya kita banggakan dan lestarikan, terutama dengan memperkenalkan dan menyajikan hidangan autentik di rumah,” ujar Hernie Raharja, Foods Director Unilever Indonesia dalam konferensi pers peluncuran Bango Bumbu Kuliner Nusantara di Jakarta, Kamis, 16 Mei 2019.

Hadirnya empat varian tersebut, dijelaskan Hernie, terinspirasi dari kelezatan asli para penjaja kuliner yang melegenda di berbagai daerah Indonesia.

Keempat rasa itu dipilih setelah tim ahli Bango mengeksplorasi ragam kuliner setelah keliling Indonesia. Tak menutup kemungikan, akan diluncurkan lagi varian rasa kuliner daerah lainnya.

Baca juga : Tongseng Lezat Pelepas Rindu

Disebutkan Herni, produk bumbu instan Bango hanya menggunakan rempah-rempah berkualitas tanpa bahan pengawet. Mengusung kampanye #KelezatanAsli, Hernie berharap bumbu instan Bango bisa memudahkan para ibu menyediakan hidangan otentik Indonesia di meja makan.

“Saya ingin anak-anak mengenal kuliner otentik. Dengan bumbu ini, semoga para ibu bisa ikut serta melestarikan warisan kuliner nusantara.”

Hernie Raharja, Foods Director Unilever Indonesia.

Bagi para ibu, menyediakan hidangan otentik bisa menjadi tantang tersendiri ditengah-tengah kesibukan mereka. Apalagi bagi para ibu muda, yang mungkin malah jarang memasak semasa belum menikah.

(Ki-ka) Foods Director Unilever Hernie Raharja, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kemenpar RI, dan Nirina Zubir dalam konferensi pers peluncuran Bango Bumbu Kuliner Nusantara di Jakarta, Kamis 16 Mei 2019. (Foto: Anisa SN- Belanga.id)

“Ibu muda yang enggak pede, semua jadi bisa masak. Ada tiga langkah mudah termasuk resep yang tertera dibelakang kemasan,” tambah Hernie.

Pendapat itu diamini Nirina Zubir, ibu dua anak yang punya banyak aktivitas. Ditengah kesibukannya di dunia hiburan dan mengurus dua anak, dirinya butuh sesuatu yang simpel dan praktis, namun dengan rasa yang otentik.

“Cukup pakai bumbu kuliner nusantara, kita enggak usah capek ngulek,” ujar Nirina dalam kesempatan yang sama.

Ia mengaku tak punya cukup waktu banyak untuk membuat makanan meskipun dirinya suka masak. Sebelumnya, sesuatu yang simpel bisa dilakukannya dengan cara pesan makanan online.

I can do it, kepercayaan diri kita meningkat setelah berhasil memasak,” tambah Nirina.

Baca juga: Bikin Kangen, Ini 5 Acara Masak Jadul ini Jadi Langganan Ibu Kita

Peluncuran Bango Bumbu Kuliner Nusantara ini juga bagian dari kerjasama antara Bango dan Kementerian Pariwisata dalam mempopulerkan aneka hidangan autentik nusantara.

Dua varian rasa, yaitu soto dan nasi goreng memang termasu dalam kampanye makanan nasional Kemenpar.

Saat ini bumbu instan Bango sudah tersedia di toko dan minimarket, dengan harga jual Rp6.000 per sachet.

Di tiap kemasannya juga terdapat resep yang akan memudahkan para ibu dalam memasak kuliner dengan rasa otentik.

“Beneran praktis, enak, dan ekonomis,” jelas Nirina.

Reporter: Rikko Ramadhana
Editor : Sica Harum

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Veteran

Written by Redaksi Belanga

Media kuliner berbasis komunitas, merawat ragam rasa kuliner Indonesia. #BedaRasaSatuIndonesia.

Mozaic

Suka Duka Dapur Profesional, Ini Curhatan dari Para Koki

12 Olahan Pisang, Mana yang Belum Kamu Coba?