in

Laksa, Digemari di Nusantara Sejak Dahulu Kala

Semuanya sedap, dengan penggunaan bumbu dan bahan khas daerah masing-masing.

semangkuk laksa betawi
Laksa Betawi. (Foto: IG @deena_hp)

Kamu tahu nggak, mie laksa yang populer di Indonesia ternyata sudah ada sejak zaman Majapahit, lho! Sudah lama sekali, ya? Pada abad ke-15, kitab Negarakertagama menuliskan sajian sejenis laksa yang menghubungkan kerajaan Majapahit dengan Tumasik.

FYI, Tumasik adalah salah satu daerah kekuasaan Majapahit yang kini dikenal sebagai Singapura.

Nama laksa berasal dari bahasa Sanskerta (Hindi kuno) lakhshah yang berarti mie tipis.

Ada juga yang bilang artinya  “banyak” atau “berjumlah seratus ribu” karena banyaknya mie tipis dalam semangkuk laksa.

Laksa merupakan perpaduan budaya kuliner Tiongkok dan Melayu. Bangsa Tiongkok telah masuk Nusantara dan menyebarkan budaya sejak zaman Majapahit.

Elemen kuliner Tiongkok dalam laksa berupa mie tipis dari terigu, sedangkan elemen Melayu ada pada kuahnya yang kaya bumbu rempah.

Di Indonesia, laksa dapat ditemukan di berbagai wilayah seperti Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Masing-masing daerah punya ciri khas dalam menyajikan laksa, berikut ini contohnya.

1. Laksa Betawi

Laksa Betawi berisi bihun, telur, tauge pendek, daun kemangi, daun kucai, dan emping dalam satu mangkuk.

Kuah laksa yang bersantan kuning juga menyembunyikan potongan ketupat di dalamnya.

Baca juga: Resep Ketoprak Jakarta, Hidangan Sepinggan yang Tertukar Gado-Gado

Laksa Betawi ini gurih dan agak pedas. Perpaduan udang rebon, kemiri, dan kaldu ayamnya terasa pas di lidah.

Konon, laksa Betawi termasuk sajian mahal di tahun 70-80an. Banyaknya pemakaian rempah jadi satu alasan.

Laksa Betawi juga kerap ditambah perkedel dan semur sebagai lauk pendamping. Mantap!

2. Laksa Bogor

Laksa Bogor atau laksa Cibinong berbeda dengan laksa Betawi. Isinya lebih sederhana, yakni udang, tauge panjang, suwiran daging ayam, serta telur rebus.

Salah satu bumbunya adalah oncom. Saat menyeruput kuahnya, citarasa unik dan khas langsung kentara di lidah.

Sebagai pelengkap, laksa Bogor disajikan dengan sambal cuka yang dibuat dari cabai merah, garam, cuka, dan air masak.

3. Laksa Medan

Laksa Medan berisi mie yang disiram kuah ikan kembung berwarna merah.

Keunikan laksa Medan adalah ikan kembung yang direbus jadi kaldu, lalu dagingnya disuwir-suwir sebagai isian laksa.

Kuah sajian ini tidak diberi santan, melainkan asam gelugur dan potongan timun yang menghasilkan sensasi segar.

Baca juga: Anyang, Sayur Urap Khas Aceh dan Sumatera

Sajian khas Medan ini bercitarasa khas karena memakai terasi dan kunyit sebagai bumbunya.

Pada penyajiannya, laksa Medan diberi irisan cabai merah, bawang merah mentah, sambal cabai rawit hijau, dan potongan jeruk nipis.

4. Laksa Banjar

Hidangan sepinggan dari Banjar ini memiliki ciri khas pada bentuk mie-nya.

Mie yang disajikan tidak diurai seperti laksa kebanyakan, tetapi dijalin membentuk seonggok mie.

Namun, bahan dasar mie yang dalam laksa Banjar tetap sama seperti laksa kebanyakan, yakni tepung beras.

Ciri khas lain dari laksa Banjar terletak pada kuahnya yang berbahan ikan haruan (gabus).

Ikan haruan dihaluskan terlebih dulu, lalu langsung dimasak bersama rempah dan santan.

Itu dia beragam laksa di Nusantara. Nikmat sekali disantap ketika masih hangat. Hmm, maknyus!

Editor: Ellen Kusuma

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contributor

Written by shabrinaraini

Content AuthorYears Of Membership
Ikan Ayam-Ayam Bakar (kuliner seafood belitung)

7 Kuliner Wajib Icip di Negeri Laskar Pelangi

Rasa Rijsttafel Ajak Cicip Rasa dari Masa Hindia Belanda!