in , , , ,

Ajak Anak Ikut Kelas Masak, Dorong Sosialisasi dan Tingkatkan Kemampuan Motorik

Kelas memasak muffin
Keseruan membuat muffin sehat. (Foto: belanga.id/Anisa Sekarningrum)

Ada banyak cara untuk membantu anak bersosialisasi. Salah satunya dengan mengajak mereka ikut kelas masak.

Seperti Sabtu (31/8) lalu di Pasar Langsat, Jakarta. Anak-anak dengan gembira datang bersama ayah atau ibu mereka, memasuki satu ruangan dengan meja dan kursi tertata rapi. 

Nampak tak sabar, beberapa anak mulai terlihat gelisah dan bertanya-tanya kapan kelas akan dimulai. Lebih tepatnya, mereka akan mengikuti workshop membuat gluten free veggie muffin. 

Kelas masak ini bisa melatih motorik anak, karena mereka belajar mengaduk, memarut, hingga memecahkan telur.

Pendiri QueQue Cakes Yunita, yang sudah sering menjadi instruktur memasak buat anak-anak, memandu workshop. Kali ini Yunita mengajarkan anak-anak berusia 4-11 tahun ini belajar membuat muffin. Bukan muffin biasa, melainkan muffin sehat, karena menggunakan sayuran dan tepung singkong yang bebas gluten.

Sambil menjelaskan bahan-bahan dan proses memasak secara telaten, Yunita memandu anak-anak mulai memasak. Ada beberapa anak yang terlihat ragu pada awalnya, tapi ada pula yang begitu antusias.

Memarut wortel
Anak-anak memarut sayuran didampingi ibunya. (Foto: belanga.id/Anisa Sekarningrum)

Anak-anak bergantian memecahkan telur. Walau sedikit takut-takut, mereka mereka melakukannya dengan gembira. Orang tua terlihat agak cemas saat anak-anak memarut bit dan wortel. Terlihat orang tua sigap membantu. Namun anak-anak tak kenal takut dan bersemangat saat melakukannya.

Setelah mempersiapkan bahan-bahan, mereka mengaduk adonan dengan mencampurkan sayuran dan bahan-bahan kue lainnya. Kemudian anak-anak menaruh beberapa sendok adonan di cup-cup muffin yang telah disediakan. Mereka menunggu dengan sabar selama 20 menit untuk menikmati hasil karyanya.

Cooking class manfaatnya banyak. Bagi orang tua dan anak bisa melatih bonding. Kalau untuk anaknya sendiri bisa membantu mereka bersosialisasi, belajar sabar, menjadi pemberani, dan melatih kreativitas,” ujar Yunita ramah. 

Hal senada juga diungkapkan oleh Ibu Neneng, salah satu orang tua anak peserta workshop. “Val ini anaknya agak susah bergaul. Makanya ikut workshop ini supaya dia bisa bersosialisasi sama teman-teman yang seumuran,“ kata Neneng.Setelah menunggu 20 menit, akhirnya muffin pun jadi dengan hasil yang cantik. Anak-anak sibuk mencari mana hasil buatannya dan segera memasukkannya ke dalam boks yang telah disediakan. Anak-anak nampak senang dan puas melihat muffin yang mereka buat sendiri mengembang sempurna dan terasa lezat.

Pilih Muffin Sehat

Yunita sengaja memilih muffin sebagai hidangan yang diajarkan, karena menurutnya kue tersebut sudah pasti mengembang dan minim kegagalan, sehingga anak tidak kecewa.

Yunita memandu workshop
Yunita menjelaskan bahan-bahan dan proses membuat muffin pada anak-anak. (Foto: belanga.id/Anisa Sekarningrum)

Bahan-bahan yang dipilih pun sehat, salah satunya adalah menggunakan tepung singkong yang bebas gluten ketimbang tepung terigu.

“Gluten itu, kan, bahayanya bisa membuat penyerapan nutrisi jadi berkurang. Nggak kebayang kalau anak-anak sering kita kasih camilan yang banyak mengandung gluten,“ ujar Yunita.

Muffin yang dibuat dalam workshop kali ini merupakan camilan paket lengkap, karena sudah mengandung karbohidrat, protein dari telur dan juga sayur-sayuran yang memiliki manfaat yang baik bagi perkembangan anak.

Selain itu pemilihan muffin sehat ini juga selaras dengan misi yang dihadirkan oleh lokasi workshop. Pasar Langsat merupakan tempat dimana para artisan pangan yang sudah terkurasi menyajikan pangan yang bebas 4P, yakni bebas pengawet, pewarna, penyedap, dan perasa. Semuanya dijamin sehat karena sudah terseleksi secara ketat.

Ada 17 artisan pangan yang turut meramaikan Pasar Langsat edisi ketujuh, diantaranya Bhumi Rasa, Superfood Cereal, Lula Pasta, Puteri Sagu, Moloka Farm, Bale Sehat, Cake Studio, Tabu Rasa dan lain sebagainya.

Pasar Langsat
Suasana di Pasar Langsat. (Foto: belanga.id/Anisa Sekarningrum)

Baca juga: Serba Sehat di Pasar Langsat

Bagi #sobaticip yang ingin mencoba membuat muffin sehat dengan sayuran bersama anak di rumah, bisa menyontek resepnya di bawah ini ya.

Selamat baking!

Resep gluten free veggie muffin

Editor: Mariska Y. Sebayang

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contributor

Written by AnisaGiovanny

Content AuthorYears Of Membership
Kopi dari berbagai daerah Nusantara

Jakarta Coffee Week 2019, Surga Para Pecinta Kopi

Jakarta Eat Festival 2019: Potensi Indonesia dan Tren yang Berkembang