95 Startup Kuliner Siap Bertemu Investor di Surabaya

Rangkaian Demoday Food Startup Indonesia 2018 diselenggarakan 7 Juli hingga 1 Agustus 2018.  

95 Startup Kuliner Siap Bertemu Investor di Surabaya
Konferensi Pers Bekraf umumkan 95 Startup Kuliner Indonesia Terpilih ikuti Demoday Food Startup Indonesia 2018.

Animo daerah mulai terlihat semarak dalam pelaksanaan program Food Startup Indonesia (FSI) 2018.

“Yang membanggakan pada penyelenggaraan ke-3 ini, peserta tidak lagi didominasi dari pulau Jawa saja. Ada yang dari Kalimantan, Bintan, ada juga yang dari Papua,” ujar Fadjar Hutomo, Deputi Akses Permodalan Bekraf saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (29/6).

FSI merupakan platform yang dibesut Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk menghubungkan para pengusaha rintisan dengan sumber permodalan itu dimaksudkan membantu startup tergabung dalam ekosistem kuliner.

Tercatat 337 peserta dari 113 kota mendaftar melalui foodstartupindonesia.com sejak dibuka awal Januari 2018.

Umumnya pengusaha rintisan tersebut masih menggunakan modal sendiri (bootstrap) untuk mendanai bisnis mereka yang sudah berjalan 1-3 tahun.

Tim kurator kemudian memilih 95 startup kuliner untuk mengikuti Demoday Food Startup Indonesia di Surabaya.

Mereka akan mengenalkan produk kepada investor, mentor, sekaligus masyarakat umum  pada Kreatifood Expo 27-29 Juli 2018 di Hotel Ciputra Surabaya.  Ajang ini merupakan kolaborasi dengan deputi pemasaran Bekraf.

 

“Kami di hilir, mencarikan akses pasar untuk produk-produk para pengusaha rintisan ini,” ujar Sappe Mangiring, Direktur Pemasaran Dalam Negeri Deputi Pemasaran Bekraf.

Setelah mengikuti expo, peserta akan mendapatkan mentoring selama dua hari di tempat yang sama. Selanjutnya akan dipilih 30 startup melakukan presentasi (pitching) kepada investor pada 1 Agustus, untuk mencari 3 startup kuliner terbaik.

Seperti yang sudah-sudah, para pemenang akan mendapatkan dukungan Bekraf, antara  lain keutamaan mendapatkan bantuan insentif pemerintah dan pendukungan pameran di dalam dan luar negeri.

Disebutkan Fajar,  dana investasi tersedia sebesar Rp25 miliar berasal dari venture capital, angel investor, dan perusahaan.

Salah satu kurator FSI,  Founder & CEO Foodlab Indonesia Bonnie Susilo mengapresiasi para peserta yang mendaftar. Menurutnya, kualitas produk para pendaftar FSI rata-rata sudah siap dikembangkan ke tahap selanjutnya.

Dipastikan, ke-95 pengusaha perintis yang terpilih sudah memenuhi kriteria antara lain ide bisnis, profil pendiri yang baik, serta kebutuhan pendanaan yang masuk akal.

Ide bisnis memang tidak selalu harus baru. Yang lebih penting ialah seberapa besar masalah yang ingin dijawab bisnis tersebut.

Profil pengusaha dan rekam jejak bisnis juga jadi penilaian.

“Dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang didominasi produk snack, tahun ini cenderung didominasi peserta dengan produk warungan,” ujar Bonnie.

Ia mencontohkan,  salah satunya menu ikan dori sambal matah. “Fusion, tapi enggak sembarangan main campur.”

Bonnie juga mengapresiasi para peserta sudah melihat arah tren makanan dan minuman kesehatan, sekaligus memikirkan isu sustainability dan dampak sosial kepada lingkungan sekitar.

Food Startup Indonesia pertama kali diinisiasi pada 2016 dan sudah menjangkau 150 startup kuliner.  Tahun ini merupakan tahun penyelenggaraan ketiga kalinya.

 

 

Suka? Vote Artikel Ini!

0 0
Sica Harum
Written by
Melahap lebih cepat ketimbang memasak. Mengandalkan intuisi saat menaburkan garam atau lada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up