7 Kuliner Indonesia yang Jadi Favorit di Mancanegara

Kuliner Indonesia terkenal akan keberagaman dan kekayaan citarasanya.

“With its use of coconut milk, thick peanut sauces, and dark palm-sugar syrup, Indonesian must be one of the world’s richest cuisines,” kata Robert Sietsema, editor ny.eater.com.

Masing-masing daerah di Indonesia punya hidangan khas yang jadi favorit, tak hanya di Tanah Air, tetapi hingga ke mancanegara.

Hal ini terbukti dari dinobatkannya beberapa hidangan asal Indonesia sebagai makanan terlezat di dunia, yakni sate, rendang, dan nasi goreng.

Dari martabak hingga ayam penyet, ini dia 7 kuliner Indonesia yang mendunia.

1. Martabak

Beef martabak di Restoran Garuda
Beef martabak di Restoran Garuda (Foto: cheryltiu.com)

Martabak telur khas Indonesia digemari di Manila, Filipina. Ada dua tempat makan martabak yang terkenal di kota ini.

Pertama Martabak Café yang berlokasi di SM Mall of Asia. Di Martabak Café, kita bisa menikmati seporsi martabak telur dengan harga P188.00.

Tak hanya martabak, di sini kita juga bisa menikmati kuliner khas Indonesia dan Malaysia, seperti sop buntut, nasi goreng, soto ayam, kari, dan nasi lemak.

Café ini digemari oleh warga Filipina dan turis dari negara lain, seperti Singapura dan Malaysia.

Nyssa, seorang traveler asal Singapura, mengungkapkan pengalamannya berkunjung ke Martabak Café.

“The service was great and so were the food. My family was very excited to try out this place after we got back from Tagaytay where we didn’t have any halal resto to go to,” tulis Nyssa di sebuah situs travel, TripAdvisor.com.

Selain Martabak Café, kita juga bisa menikmati martabak di Restoran Garuda yang baru dibuka pada Maret 2017 di Salcedo Street, Makati.

Meskipun baru dibuka setahun lalu, restoran yang menyajikan beragam masakan khas Indonesia ini telah menjadi salah satu destinasi kuliner incaran warga lokal dan turis mancanegara.

Cheryl Tiu, jurnalis dan pemenang Top Influencer Award di Influence Asia 2017 mengungkapkan kecintaannya pada menu martabak telur di Restoran Garuda

“This beef martabak (savory pancake) is da bomb! Pan-fried to a crisp, alright. It takes 15-20 minutes to prepare so order ahead. They also have a chicken filling,” kata Cheryl di blog pribadinya, cheryltiu.com.

2. Sate

Sate kambing Awang Kitchen
Sate kambing Awang Kitchen (Foto: ny.eater.com)

Sate, hidangan dari daging yang diolah dengan dibakar dan dilengkapi saus kacang ini diciptakan di tanah Jawa sekitar abad 19. Di Jawa, sate mulanya dijajakan di pinggir jalan.

Dari Pulau Jawa, sate lalu menyebar hingga ke seluruh Indonesia dan dibawa oleh perantau asli Jawa dan Madura ke Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Sate juga menjadi salah satu menu yang wajib ada di jamuan makan resmi Belanda, rijsttafel. Di jamuan makan ini, disajikan aneka menu makanan khas Indonesia, seperti sate, serundeng, rendang, lumpia, bakmi, lalap, lodeh, dan banyak lagi.

Sate yang dinobatkan menjadi makanan terlezat di dunia versi CNN ini pun digemari di New York.

Awang Kitchen, restoran Indonesia yang terletak di Queens Boulevard, New York, menjadikan sate kambing sebagai salah satu menu andalannya.

Siliwanga, yang akrab disapa Awang, adalah owner sekaligus chef restoran ini. Bermula dari usaha catering, Awang yang merantau ke Negeri Paman Sam sekitar 17 tahun lalu ini pun memberanikan diri membuka restoran.

Menu sate kambing yang disajikan bersama lontong di restoran ini menuai pujian dari The New York Times, “Goat skewers, nicely chewy, are paired with nubs of lontong, rice rolled inside a banana leaf and steamed until it takes on a faint woodsy flavor, like water drunk from a bamboo cup.”

Tak hanya The New York Times, NY Eater juga merekomendasikan menu sate kambing Awang Kitchen, “A heap of baby goat satay ($9.99) is also served with lontong. It sure beats chicken.”

3. Gado-gado

Gado-gado Simpang Asia
Gado-gado Simpang Asia (Foto: simpangasia.com)

Gado-gado berhasil menyabet Juara I kategori tampilan sajian di Liotorale Flegreo Nel Mondo, sebuah kompetisi masak internasional yang diselenggarakan di Napoli, Italia pada 2010 lalu. Gado-gado ini diracik oleh chef Indonesia, Paula Astrid Unu.

Beralih ke Amerika Serikat, tepatnya di Los Angeles, ada restoran Simpang Asia yang menyajikan aneka masakan Indonesia, salah satunya gado-gado.

Dengan citarasa yang enak, pelayanan yang baik, harga yang terjangkau, dan suasana yang nyaman, membuat restoran ini sangat populer di Los Angeles dan menjadi favorit warga setempat hingga turis mancanegara.

Seorang pengunjung asal Los Angeles, Caitlyn, mengungkapkan kekagumannya akan makanan ini. Menurut Caitlyn, gado-gado di Simpang Asia “Is out of this world,” alias rasanya tak ada bandingannya di dunia.

“I wish I could give them more stars because they NEVER disappoint,” kata Caitlyn yang memberikan rating sempurna (5/5) di TripAdvisor.

Cukup merogoh kocek sebesar US$ 8.5, kita sudah bisa menikmati seporsi gado-gado di Simpang Asia.

4. Batagor

Batagor Yoel's
Batagor Yoel’s (Foto: netz.id)

Biasanya kita beli Batagor di abang-abang pinggir jalan, sekarang ada inovasi batagor yang bikin kita semakin praktis untuk menikmati cemilan khas Bandung ini.

Ada Batagor Yoel’s, batagor dalam kemasan yang terbuat dari tahu yang dibalut ikan tenggiri.

Selain dipasarkan di Indonesia, Batagor Yoel’s juga diekspor ke Jepang, Hongkong, Taiwan, Kanada, Amerika Serikat, Australia, hingga Qatar.

Owner Batagor Yoel’s, Yuliawati, mengatakan bahwa ide awal menciptakan batagor dalam kemasan ini berawal dari keinginannya untuk menyediakan makanan cepat saji yang praktis.

Perempuan asli Cimahi, Bandung ini memasarakan Batagor Yoel’s secara online. Dalam dua hari, dibantu oleh 20 karyawan, Batagor Yoel’s memproduksi sekitar seribu kemasan batagor yang dipasarkan ke seluruh Indonesia dan luar negeri.

Batagor Yoel’s diolah dengan cara digoreng dua kali, lalu ditiriskan hingga kering. Proses penirisan ini dilakukan agar batagor mampu bertahan hingga enam bulan.

Batagor Yoel’s dalam bentuk kering ini dikemas bersama dengan kuah lengkap dengan bumbunya.
Kalau ingin menyantapnya, kita tinggal menyeduh batagor dengan air panas. Praktis kan?

5. Gudeg

Nasi gudeg komplit Warung Gudeg
Nasi gudeg komplit Warung Gudeg (Foto: warunggudeg.com)

Makanan khas Yogyakarta ini ternyata digemari di Australia.

Resto Warung Gudeg di Clayton Road adalah satu-satunya tempat di Melbourne, Australia, yang menyajikan gudeg dalam menunya.

Di sini, kita bisa memesan paket gudeg komplit yang terdiri dari nangka muda, ayam, krecek, tahu, dan nasi.

Ibu Tina, owner Warung Gudeg, membuka restoran ini sejak tahun 2006.

Pada mulanya, restoran ini terkenal di kalangan Warga Negara Indonesia yang menetap di Melbourne, kemudian perlahan menarik minat warga lokal juga.

Makanan rumahan dengan suasana nyaman menjadi keunggulan resto ini.

“I like this no frills eatery. It feels like you are eating at a friend’s mum’s house – I tried their bain marie food on rice. Their curry chicken has lots of coconut milk in it. It is fragrant and comforting. What really interested me is their jackfruit curry which is their specialty. I’ve never had it before but it was sweet and savoury and the jackfruit was cooked until it was tender and falling apart. Seating space is very limited so I usually get food to go,” tulis Willtravelforfood, seorang foodie asal Melbourne di situs review restoran, Zomato.

Dengan menyiapkan budget sekitar AU$30 untuk dua orang, kita bisa menikmati gudeg dan aneka pilihan menu khas Indonesia lainya, yakni iga bakar, ayam bakar, nasi uduk, gulai kambing, dan siomay Bandung.

6. Kue pancong

Cemilan asli Betawi ini berhasil menggugah selera pengunjung Queens Night Market, New York.

Kue pancong di New York dibuat oleh Moon Man dan dikenal dengan nama coconut pancake.
Antusiasme warga New York terhadap kue pancong dibuktikan dengan masuknya Moon Man menjadi finalis Vendy Award 2017.

Vendy award adalah ajang penghargaan tahunan untuk penjaja makanan terbaik di New York. Ajang penghargaan ini sudah ada sejak 2005.

Nigel Sielegar dan Wenny Purnomo adalah dua saudara sepupu pencipta Moon Man. Keduanya berasal dari Surabaya dan kini menetap di New York.

Kue pancong buatan Moon Man bentuknya bulat, menyerupai kue lumpur atau carabikang.

Bahan bakunya terdiri dari tepung beras, santan, kelapa parut, dan gula. Kue ini dibakar menggunakan blow torch hingga topping cokelat, kacang, gula merah, dan black sesame lumer.

7. Rendang

Rendang di Mabuhay
Rendang di Mabuhay (Foto: mitvergnuegen.com)

Rendang, masakan khas Padang, Sumatera Barat ini sudah diakui kelezatannya di dunia, terbukti dari dinobatkannya rendang sebagai makanan terlezat di dunia versi CNN.

Di Jerman, ada sebuah restoran Indonesia bernama Mabuhay. Restoran Indonesia ini sangat terkenal dan menyajikan rendang daging bertekstur empuk dengan bumbu rempah yang kental dan pedas.

Sarah Weinknecht menceritakan pengalamannya mencoba rendang di restoran Mabuhay pada situs kuliner Jerman, mitvegnugen.com.

“Simmered for three hours, the meat was super tender and just right spicy – a definite recommendation on the map and reason why it was after the main course,” kata Sarah.

Cukup merogoh kocek sebesar €6.80, kita sudah bisa menikmati seporsi rendang.

Restoran ini selalu ramai dikunjungi warga Berlin setiap harinya. Harga yang murah dan makanan yang enak-enak, membuat mereka selalu kepingin kembali lagi ke sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *