in

Hati-Hati, 5 Kebiasaan Makan Ini Penyebab Kanker!

Hindari, deh, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Tahukah kamu, walau rokok sering disalahkan sebagai salah satu penyebab kanker, tapi ia punya saingan yang diam-diam lebih mematikan, yaitu kebiasaan makan yang buruk! Bahaya banget kalau tidak menyadari ini, sobat icip!

Publikasi tahun 2015 yang diterbitkan Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI menyebutkan bahwa 20% penyebab kanker di seluruh di dunia adalah karena kebiasaan merokok.

Di sisi lain, kebiasaan makan yang buruk menyumbang sampai 30% kematian akibat kanker di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri, kanker menyumbang angka kematian nomor tiga paling tinggi sesudah penyakit jantung dan penyakit menular.

World Health Organization (WHO) memprediksi pada 2030 risiko penyakit kanker di Indonesia bisa meningkat tujuh kali lipat. Harus waspada, nih!

Berikut ini ada 5 kebiasaan makan yang mungkin sering kamu lakukan tanpa sadar dan berpotensi menyebabkan tumbuhnya sel kanker dalam tubuh. Simak, ya!

1. Makan tengah malam, satu jam sebelum tidur

Kesibukan yang padat membuat jam makan jadi tidak teratur. Makan tengah malah mungkin selalu kamu lakukan, karena baru sempat. Baru selesai makan, tidak lama kemudian langsung tertidur saking lelahnya.

Ngemil tengah malam juga bahaya! (malangvoice.com)

Makan tengah malam, biasanya dihitung di atas jam sembilan malam, dan langsung tertidur setelahnya bisa meningkatkan risiko kanker sampai 25%!

Yang menjadi penyebabnya adalah saat akan tidur harusnya metabolisme kita berjalan dengan tenang, sedangkan setelah makan metabolisme tubuh kita cenderung bekerja cepat.

Hormon yang seharusnya bisa membuat kita mengantuk jadi kacau, dan mempengaruhi jam internal tubuh. Kebiasaan inilah yang jadi penyebab kanker prostat dan kanker payudara. Dua kanker ini berhubungan erat dengan sistem hormon.

2. Tidak makan sayur dan buah

Sayur dan buah diketahui banyak mengandung manfaat bagi tubuh, banyak kandungan vitamin, antioksidan serta serat yang bisa melancarkan pencernaan.

Harus rutin makan buah dan sayur! (Belanga.id)

Kalau tubuh kurang asupan gizi dari sayur dan buah, bukan hanya sistem imun atau kulit kusam saja yang akan mengganggu, tapi risiko kanker seperti kanker kolorektal (kanker yang menyerang usus besar), jadi meningkat.

Kurangnya asupan serat dan fiber membuat ampas tertumpuk di usus dan menghambat pergerakan usus besar. Kamu bisa mengurangi risiko kanker ini dengan rutin mengonsumsi sayur dan buah.

3. Terlalu banyak makan gula

Siapa yang bisa menolak manisnya cokelat, empuknya puding, lumernya es krim, dan segarnya soda atau es teh manis? Mereka semua mengandung gula yang bisa mengubah mood jadi lebih baik. Gula juga berperan untuk menambah energi ketika beraktivitas.

Tapi, mengonsumsi segala sesuatu dengan berlebihan tidak akan berdampak baik, termasuk gula. Boleh makan yang manis-manis, asal tidak berlebihan.

Gula berkontribusi terhadap peradangan di seluruh tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan sel serta mendorong pertumbuhan tumor dan kanker.

Selain itu, gula bisa menimbulkan obesitas yang menjadi penyebab utama kanker. Risiko kanker yang meningkat karena konsumsi gula berlebih adalah kanker pankreas, sobat icip.

4. Makan junkfood setiap hari

Duh, siapa juga yang bisa menolak makanan dengan dominasi cita rasa gurih ini, apalagi ketika ditemani minuman soda yang manis dan dingin? Wuih, makin nikmat!

Ketagihan junkfood berbahaya, lho. Namanya saja “junkfood” yang berarti “makanan sampah”. Bukan karena pakai bahan sisa, tapi makanan junkfood nyaris hanya mengandung sedikit manfaat dan kalori di mana-mana.

Rata-rata, junkfood itu tinggi lemak dan kurang serat. Proses pengolahan dan cara masaknya instan, hingga ia pasti mengandung pengawet.

Tahan, tahan, ini hanya cobaan! (pexels)

Ditambah lagi, junkfood sering kali berupa makanan yang digoreng dalam minyak penuh secara berulang, yang bisa memunculkan karsinogen atau zat penyebab kanker.

Makan junkfood berlebihan fix dapat menyebabkan obesitas dan berkaitan erat dengan tingginya risiko kanker. Bahaya kanker yang menghantui seperti kanker usus, pankreas, payudara, serta kanker rahim. Biarpun enak dan bikin ketagihan, kurang-kurangi, deh, sobat icip!

5. Selalu mengonsumsi yang asin dan gurih

Semua orang punya selera rasanya sendiri. Ada yang suka makanan manis atau pedas, ada juga yang lebih suka makanan dengan cita rasa asin atau gurih.

Makanan hambar adalah salah satu makanan yang paling tidak menggairahkan, maka menggunakan garam untuk berbagai masakan adalah hal yang lumrah.

Hanya saja konsumsi natrium atau sodium, senyawa dalam garam, yang dianjurkan per hari cuma sebanyak 2000mg saja, atau sekitar 5 gram (satu sendok teh) garam saja. Lebih dari itu tentu makanan asin yang jadi favoritmu bisa jadi berbahaya kalau tidak dikontrol konsumsinya.

Hipertensi jadi penyakit yang identik dengan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang asin dan gurih, tapi tahukah kamu kalau risiko gagal ginjal juga bisa meningkat karenanya?

Ginjal jadi berkerja sangat keras. Pula, karena kandungan nitrat yang tinggi dalam makanan asin, lambung dapat mengalami iritasi yang mengakibatkan penyakit maag, dan berujung pada risiko kanker perut meningkat. Duh!

Memang kebiasaan makan sulit diubah dan hidup sehat itu butuh niat yang kuat, tapi sakit itu mahal, sobat icip!

Editor: Ellen Kusuma

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contributor

Written by AnisaGiovanny

Content AuthorYears Of Membership

Warpopski, Warung Nasi Rempah Eksperimental Sang Ilustrator

Kedai Kopi Tak Kie Yang Tak Lekang oleh Waktu