Logo Balanga

Warna-Warni Pelangi Jajanan Pasar Indonesia

 Warna-Warni Pelangi Jajanan Pasar Indonesia

Indonesia sempat ‘dilanda’ tren pelangi. Salah satu yang viral adalah rainbow cake alias kue pelangi.

Pada dasarnya, kue yang hits tahun 2012 ini adalah bolu lapis biasa. Tiap lapisan dioles krim manis dan cocok dengan tekstur kue yang lembut. Daya tariknya adalah beragam warna dalam satu lapis. Bahkan ada yang membuat warna lengkap dari merah hingga ungu.

Tak hanya kue, tren pelangi juga dibuat menjadi donat, puding, kue kering, cheese toast (roti dengan lelehan keju), hingga cappucino. Wow!

Jauh sebelum rainbow cake, ternyata Indonesia juga punya kudapan warna-warni. Jajanan ini mudah ditemui di pasar tradisional atau penjaja keliling.

Mungkin salah satunya bikin kamu nostalgia?

1. Lapis

 

 

Kue Lapis Beras ????☘????

A post shared by Yancu (@yancu_tzai) on


Salah satu pembuat kue ternama, Ny. Liem, pernah mengikuti tren pelangi. Beliau membuat lapis legit Surabaya dengan beragam motif. Mulai dari kotak catur, tribal, hingga batik.

Namun, Indonesia sudah duluan eksis dengan kue lapis beras. Tekstur kue ini cenderung lengket, tapi terasa kenyal dan legit di mulut.

Jajanan pasar jadul ini berbahan dasar tepung beras, santan, gula, vanili, daun pandan, dan pewarna alami. Kamu juga bisa mengganti tepung beras dengan hunkwe untuk sensasi lebih kenyal.

Baca juga: Kue Lapis Betawi yang Cantik Ini Kian Langka

2. Cenil

 

 

Cenil ubi rambat ????#cemilan #cenilubi#cenil #makananjadul #makananindonesia

A post shared by Cmy Susanty (@cmysusanty) on


Kadang kita latah menyebutnya sebagai “centil”. Kue basah yang imut-imut ini berukuran sekali makan.

Cenil terkenal di Pulau Jawa dengan banyak nama. Orang Sunda menyebutnya ongol-ongol, sedangkan orang Pati lebih familier dengan nama cetot.

Kue tradisional ini memakai bahan sederhana. Terdiri dari tepung sagu/kanji, air mendidih, dan pewarna makanan. Tepung direbus dalam air mendidih hingga padat, lalu diberi aneka pewarna.

Kue basah ini disajikan dengan taburan kelapa parut dan gula pasir. Perpaduan gurih dan manis menyatu di lidah. Testurnya pun menul-menul bikin gemes, duh mana tahan!

Baca juga: Kalau Jalan-Jalan Ke Bandung, Jangan Lupa Beli Kue Mochi

3. Carabikang

 


Jajanan satu ini punya bentuk unik. Ketika matang, kue warna-warni ini harus ‘ditekan’ supaya mekar. Teksturnya lembut dan berserat dengan rasa manis gurih.

Carabikang mudah ditemukan di Jawa Tengah. Kudapan yang juga dipanggil bikang ini mirip apem, hanya saja dibuat mekar.

Bahan dasarnya adalah tepung beras, terigu, santan, gula pasir, garam, dan pewarna makanan. Adonan carabikang dipanggang dalam loyang cetakan kompor. Supaya mekar cantik dan berserat, loyang pemanggangnya harus cukup panas sebelum dituang adonan.

Baca juga: Resep Kue Apem, Kue Tradisional Sajian khas Kerajaan

4. Mata Roda

 

Seperti namanya, kue ini berbentuk lingkaran seperti roda. “Mata”nya sendiri adalah potongan pisang yang diletakkan di tengah roda dari adonan singkong.

Mata roda adalah sebutan orang Jawa Timur dan Madura untuk kue ini. Sedangkan Jawa Barat mengenalnya sebagai putri no’ong. Lain lagi orang Bali yang memanggilnya pisang rai.

Kue basah ini terbuat dari singkong parut, gula, garam, vanili, pewarna, dan pisang tanduk. Kalau tak ada yang tanduk, boleh pakai pisang raja dan pisang uli. Adonan ini nantinya dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang.

Untuk penyajiannya, mata roda dipotong seperti roda dan ditaburi kelapa parut yang gurih. Teksturnya mirip cenil, tapi yang satu ini punya isian pisang manis. Nyam!

Baca juga: 5 Cemilan Berbahan Dasar Singkong yang Enaknya Bikin Ketagihan

5. Bolu Kukus

 

Meski sama-sama bolu, kue kukus khas Indonesia sudah ada jauh sebelum tren pelangi dimulai.

Berbeda dengan versi loyang, bolu kukus biasa disajikan dalam cup kecil dengan bentuk mekar yang cantik. Kudapan ini semakin cantik dengan kreasi warna. Salah satu yang sedang hits adalah bolu kukus berwarna semangka, melon, dan unicorn.

Bahan pembuatnya tidak jauh berbeda dengan bolu biasa. Yakni  tepung terigu, gula, telur, dan mentega/margarin. Bedanya, cupcake khas Indonesia ini dikukus dalam panci dandang hingga matang dan mekar.

Banyak pembuat kue yang memakai esens bahan-bahan alami untuk menambah cita rasa bolu. Sebutlah warna kuning dari pisang, hijau dari pandan, merah dari stroberi, hingga ungu dari talas.

Baca juga: Resep Bolu Jadul, Cita Rasa Lama yang Sulit Dilupakan

Kalau rainbow cake bisa viral, kenapa jajanan pasar ini tidak? Yuk nikmati kembali momen-momen lama dengan kudapan basah tersebut, sebelum akhirnya langka satu per satu.

Disclaimer 
Konten ini merupakan karya Belanga Contributor. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika keberatan dengan konten ini, silakan kontak redaksi melalui e-mail ke belanga.id@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *