Logo Balanga

Serba Sehat di Pasar Langsat

 Serba Sehat di Pasar Langsat

Pasar Langsat yang mengutamakan pangat sehat. (Foto: Belanga.id/Anisa S.)

Langsat identik dengan warna kulit orang Indonesia, tapi nama langsat ternyata tak hanya mengingatkan akan itu. Sekarang, nama Langsat bisa merujuk pada sebuah pasar kecil di daerah Kebayoran Baru, sebuah pasar sederhana dengan kesan akrab antara pelanggan dan pedagangnya.

Beberapa tenant yang ada di Pasar Langsat. (Foto: Belanga.id/Anisa Sekarningrum)

Ya, namanya Pasar Langsat. Pasar ini digagas oleh Nectaria Ayu, atau yang akrab dipanggil Ayu, dan Farah Mauludynna untuk memberikan alternatif pasar yang menyajikan pangan sehat.

Ayu sendiri adalah pemilik Warung Kebunku yang menjual berbagai produk makanan organik siap saji.

Di edisi kelima ini, Pasar Langsat memiliki 12 artisan yang didominasi oleh kuliner.

“Dulu kan banyak soal buah dan sayur, sekarang ini kita lebih banyak kulinernya kayak bakso,” ujar Ayu saat ditemui di Pasar Langsat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan (30/03).

Ayu memang sengaja memilih untuk menampilkan artisan pangan bukan home living seperti sabun atau perawatan kulit.

Tujuannya adalah agar masyarakat tahu bahwa banyak pilihan pangan sehat yang bisa dicoba dengan harga terjangkau.

Semua artisan yang hadir di sini, semuanya dikurasi Ayu. Ia menerapkan prinsip bebas 4P, yakni bebas penyedap (MSG), perasa, pewarna, dan pengawet.

Kurasi yang diterapkan Ayu ketat, ia hanya menerima artisan yang dari awal sudah punya konsep sehat dan bukan hanya sekadar aji mumpung baru membuat produk sehat karena ingin masuk ke dalam Pasar Langsat.

Selain itu, semua produk yang dihadirkan oleh para artisan yang lolos tahap kurasi harus merupakan produk sendiri, bukan titipan orang lain.

“Ya, dulu ada yang bilang makanannya bisa diubah jadi sehat. Kita tidak mau kaya gitu, maunya dari awal yang ikut di sini itu sudah mengikuti gaya hidup sehat,” jelas Ayu.

Dari 12 artisan yang ada disini, mayoritas sudah meramaikan pasar ini dalam beberapa edisi dan memiliki reputasi dan kedekatan yang baik dengan Ayu.

Sebut saja beberapa artisan yang sudah hadir di Pasar Langsat lebih dari satu kali, seperti Cakestudio, Teamocious, Berassere, Agus’s Tempe, Kainara, dan Essenci.

“Dari pertama kali Pasar Langsat ada sudah ikutan, karena sesuai dengan makanan sehat yang dibawa,” papar Dewi, pemilik Cake Studio.

Lantas Dewi menambahkan, “Selain itu sekarang customer sudah banyak di sini, jadi kalau mau ketemu offline pasti pada datangnya ke sini.”

Meski, mayoritas adalah pemain lama, namun Ayu tidak menutup kesempatan bagi para artisan lain yang ingin bergabung.

Salah satu artisan baru yang hadir ke sini adalah Healthy Family Indonesia yang menjajakan buah-buahan bebas pestisida.

Di antara 12 artisan yang lain, Healthy Family satu-satunya yang menjajakan buah-buahan.

Semua buah yang dihasilkan itu merupakan hasil kerja sama dengan para petani yang sebelumnya sudah dibina terlebih dahulu.

Ia membawa buah naga, alpukat ambarawa, pepaya california sampai lemon yang ditanam di Lampung.

Buah Naga dari Healthy Family Indonesia. (Foto: Belanga.id/Anisa Giovanny)

“Pertama kali tahu ini dari Warung Kebunku. Pasarnya ideal, peduli kesehatan dan lingkungan,” jelas Rafif dari Healthy Family Indonesia.

Rafif mengaku senang dengan respon para pembeli yang menurutnya di luar ekspetasi, terutama dengan antusiasme pelanggan lansia yang mampir ke mejanya dan senang melihat buah-buahan segar lokal yang ia bawa.

Pasar Langsat akan hadir minimal dua bulan sekali dengan artisan yang terus bertambah, dan beragam. Tiap edisi akan hadir pula berbagai workshop berbeda.

Tidak melulu hanya soal makanan, bisa juga tentang berkebun dan lainnya agar para pelanggan tidak bosan dan selalu mendapatkan informasi baru setiap selesai berkunjung ke pasar satu ini.

Ayu berharap pasar yang digagas sejak 2018 lalu ini bisa jadi media kolaborasi antara para artisan pangan sehat untuk menciptakan menu baru yang nantinya hanya bisa ditemukan di Pasar Langsat.

Editor: Ellen Kusuma

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *