Sejarah Bakso, Tercipta Karena Cinta Anak Kepada Ibu

Sejarah Bakso
Bakso (Foto: Flickr/Closari)

Siapa yang tak kenal bakso? Sajian ini tak hanya populer di Indonesia, tapi juga merambah ke mancanegara.

Bakso adalah bola-bola daging yang umumnya dibuat dari daging sapi. Meski begitu, ada juga jenis bakso dari daging lain seperti babi, ikan, ayam, dan udang.

Bakso merupakan warisan budaya Tionghoa di Indonesia. Konon, bakso tercipta pada awal abad ke-17 di Negeri Tirai Bambu.

Kata bakso berasal dari bahasa Hokkien, yaitu bak (daging) dan so (makanan). Bila digabungkan, arti nama bakso adalah makanan yang terbuat dari daging.

Cerita tentang bakso tak berhenti di situ. Menurut kepercayaan orang Cina, sejarah bakso berawal dari kehidupan seorang pemuda bernama Meng Bo yang tinggal bersama ibunya di desa kecil dekat Fuzhou.

Meng Bo sangat menyayangi ibunya yang sudah tua, sakit-sakitan, dan harus menyantap makanan lunak seperti bubur. Padahal, ibu Meng Bo sangat suka makan daging-dagingan.

Tak ingin melihat ibunya sedih, Meng Bo berpikir supaya sang ibu bisa kembali menyantap makanan favoritnya.

Suatu hari, Meng Bo melihat tetangganya yang sedang membuat kue mochi. Tetangganya menumbuk beras ketan sebagai bahan baku mochi. Dari situ, Meng Bo mendapat ide untuk membuat bakso.

Meng Bo coba menumbuk daging babi, dibentuknya bulat-bulat agar lebih mudah dimakan, dan direbus hingga empuk.

Air untuk merebus daging pun berubah jadi kaldu daging beraroma sedap hingga membuat ibu Meng Bo penasaran. Setelah mencicipi masakan Meng Bo, sang ibu langsung suka karena teksturnya empuk dan terasa lezat.

Sang ibu sangat senang karena bisa makan daging kesukaannya lagi. Meng Bo pun ikut senang karena ibu yang disayanginya bisa kembali makan dengan lahap.

Pedagang Bakso (Foto: Flickr/Rai)

Kisah Meng Bo yang membuat makanan lezat berupa bakso pun menyebar cepat di Fuzhou, dalam era Dinasti Ming. Bakso mulai terkenal sebagai sajian daging yang dihaluskan, lalu dibulat-bulatkan dan direbus.

Warga Fuzhou makin terharu dengan pengabdian Meng Bo untuk ibu yang ia sayangi. Warga Fuzhou pun meminta resep bakso pada Meng Bo dan dalam sekejap, resep tersebut menyebar hingga seluruh penjuru Cina. Waktu itu, daging yang biasa digunakan adalah daging babi.

Di Indonesia, kebanyakan bakso yang dijajakan terbuat dari daging sapi. Alasannya tentu karena mayoritas penduduk Indonesia bergama islam.

Suka? Vote Artikel Ini!

0 0
Shabrina Anggraini
Written by
Doyan nulis, icip-icip makanan, ngemil, dan bereksperimen di dapur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up