Sajian Legendaris khas Betawi Berawal di Lokasari

Sering dituding sebagai penyebab naiknya kolesterol. Tapi nikmatnya, memang tak tertahankan.

Soto Betawi
Soto betawi dengan kuah santan yang gurih dan segar. (Foto: Belanga.id/Ghali)

Tidak disangka, masyarakat Betawi ternyata mewariskan berbagai macam sajian kuliner, lho. Salah satu yang favorit dan melegenda adalah soto Betawi.

Sajian yang disebut sebut sebagai makanan sejuta umat ini sangat populer di Jakarta.

Li Boen Po adalah orang pertama yang menggunakan nama Betawi untuk kuliner yang satu ini. Soto Betawi dijual pertama kali di Lokasari tahun 1971.

Saat itu soto ini masih tanpa nama, hingga di tahun 1978, Li Boen Po memutuskan untuk memberi identitas pada soto buatannya, dengan nama soto Betawi.

Sayangnya, soto yang dijual oleh Li Boen Po tutup sekitar tahun 1991. Namun nama soto Betawi telah menyebar menjadi istilah umum dan populer.

Kini, nama soto Betawi banyak dipakai para pedagang soto masyarakat kampung Betawi di Jakarta dan sekitarnya.

Soto Betawi adalah olahan daging dan jeroan sapi yang disiram dengan kuah kental gurih yang disajikan hangat.

Kuah soto ini terbuat dari kaldu sapi yang dipadu dengan aneka rempah seperti bawang merah, bawang putih, jahe, daun salam, cengkeh dan serai.

Tidak hanya menggunakan kaldu, santan juga digunakan untuk memperkuat rasa gurih dari soto ini. Terkadang, santan juga diganti dengan susu sapi yang makin membuatnya terasa lebih gurih.

Beberapa penjual juga ada yang menambahkan minyak samin agar rasanya lebih nikmat.

Soto betawi biasanya menggunakan daging sapi, kikil, paru, dan jeroan sapi lainnya seperti yang digunakan dalam soto Madura dan soto Sulung.

Ada banyak penjual soto Betawi yang terkenal di Jakarta. Biasanya usaha soto ini diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Maka tak jarang pada papan nama penjual soto Betawi itu ditulis tahun awal mula warung tersebut mulai dibuka.

Kamu juga bisa membuat soto legendaris ini di dapurmu sendiri.

Resep soto Betawi 

Bahan:

300 g daging sandung lamur
250 g campuran jeroan sapi
500 ml kaldu sapi
400 ml santan ( ¾ btr kelapa)
25 ml air
1 buah tomat merah
2 lbr daun salam
2 ruas lengkuas, dimemarkan
3 sdm minyak goreng
1 sdt gula pasir

Garam, secukupnya

Bumbu halus:

4 siung bawang putih
7 btr bawang merah
3 btr kemiri, disangrai
2 ruas jahe
1 sdt ketumbar, disangrai
1 sdt merica butir, disangrai
¼ sdt jintan, disangrai
¼ sdt pala

Bahan pelengkap:

1 btg seledri, diiris halus
1 btg daun bawang, diiris halus
Emping goreng
Bawang merah goreng
Acar timun wortel
Kecap manis
Sambal cabai rawit

Cara membuat:

  1. Rebus daging dan jeroan terlebih dahulu secara terpisah, sisihkan.
  2. Tumis bumbu halus lalu tambahkan lengkuas dan daun salam, aduk sampai rata.
  3. Tambahkan air ke dalam tumisan. Masukkan daging dan jeroan. Masak hingga air habis, lalu tambahkan kaldu dan masak hingga mendidih.
  4. Tambahkan gula pasir dan garam lalu masak hingga bumbu meresap dengan api kecil sambil diaduk sesekali.
  5. Potong tomat menjadi 4 bagain lalu tata dalam mangkuk. Tuang kuah soto ke dalam mangkuk dan beri irisan daun bawang, seledri dan taburan bawang goreng.
  6. Soto siap dihidangkan bersama dengan emping goreng, acar mentimun, kecap dan sambal.

Jangan lupa follow IG @belangaindonesia, atau likes Fan Page Facebook @belangaid,  coba resep ini, foto hasilnya, unggah di IG atau FB kamu, tag kami dan gunakan hashtag #CobaResep #BelangaIndonesia.

Foto yang menarik akan kami re-share dan berpeluang mendapatkan bingkisan istimewa setiap minggunya. Semoga beruntung!

Suka? Vote Artikel Ini!

2 0

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up