Resep Kue Apem, Kue Tradisional Sajian khas Kerajaan

Kue apem dikenal sebagai kudapan merakyat yang biasa disajikan dalam berbagai acara.

Mulai dari selamatan, khitanan, perkawinan adat, hingga acara duka.

Di balik rasa manis legitnya, ternyata kue ini memiliki makna yang sakral.

Konon, bentuknya yang bulat seperti payung merupakan simbol untuk meminta perlindungan.

Selain itu juga simbol permohonan maaf untuk para almarhum dari keluarganya.

Dengan harapan semua kesalahan dan dosanya diampuni oleh Tuhan sehingga diberi tempat di sisi-Nya.

Baca juga: Putu Ayu, Manisnya Jajanan Pasar Klasik Sesuai Namanya

Selain dalam acara rakyat, siapa sangka kudapan manis ini juga disajikan khusus bagi para bangsawan?

Kota Yogyakarta memiliki apem mustoko, yakni apem yang dibuat dalam rangka ulang tahun Sri Sultan Hamengkubuwono.

Dinamakan apem mustoko karena dalam peletakannya

merupakan simbol letak kepala, kemudian disusun ke bawah sampai sejumlah usia Sri Sultan.

Apem mustoko ini selalu dibuat oleh permaisuri atau salah seorang puteri Sultan.

Selain apem mustoko, ada juga apem jawa, apem putih, dan apem kukus  berwarna-warni yang disajikan untuk keluarga raja.

Baca juga: Kudapan Para Raja Yogyakarta Zaman Dahulu

Semuanya terlihat menggiurkan dan cocok jadi kudapan saat ngobrol. Berikut ini cara membuat kue apem.

Kue Apem Klasik

Bahan:

300 gram tepung beras

60 gram tepung kanji

250 ml santan kelapa kental

300 ml air hangat

200 gram gula pasir

1/2 sendok teh garam halu

1 sendok teh ragi instant

Pewarna makanan secukupnya

Cara membuat:

  1. Larutkan ragi instan dalam 5 sendok makan air hangat, sisihkan sejenak
  2. Rebus gula pasir dengan santan sampai mendidih dan gula larut sambil diaduk-aduk, diamkan sampai dingin
  3. Campurkan tepung beras, tepung kanji, ragi yang sudah dilarutkan dan air hangat dalam satu wadah
  4. Uleni bahan yang sudah dicampur sampai kalis kira-kira selama 10-15 menit
  5. Tuang santan ke dalam adonan yang sudah kalis sambil diaduk-aduk hingga merata, diamkan adonan selama 1 jam
  6. Bagi adonan menjadi beberapa bagian kemudian beri beberapa tetes pewarna makanan sesuai selera, aduk sampai tercampur rata
  7. Tuang adonan kedalam cetakan lalu kukus dalam langseng kira-kira selama 25 menit atau sampai matang dan empuk
  8. Angkat kue apem yang sudah matang dan keluarkan dari cetakan
  9. Kue apem siap untuk disajikan.

Cukup mudah ‘kan cara membuatnya? Selamat mencoba!

 

Disclaimer 
Konten ini merupakan karya Belanga Contributor. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika keberatan dengan konten ini, silakan kontak redaksi melalui e-mail ke belanga.id@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *