Ragam Es Campur yang Segarnya Bikin Ketagihan

Es campur khas Indonesia ini nendang segarnya!

es podeng
Es podeng (Foto: petualanganmakanan.blogspot.co.id)

Es campur adalah dessert favorit di Indonesia.

Dalam dua tahun ini, kuliner Korea mulai merambah ke berbagai daerah Indonesia.

Salah satu yang terkenal adalah patbingsu atau es campur ala Korea.

Seperti es campur Indonesia, patbingsu juga memakai aneka bahan dengan parutan es di atasnya.

Padahal tak usah jauh-jauh, Indonesia juga punya banyak jenis es campur yang lezat.

Pada dasarnya, es campur adalah minuman yang terdiri dari bermacam varian isi.

Tak hanya itu, minuman es ini juga diberi parutan es batu yang menggunung.

Untuk pemanis, es campur biasa memakai sirup, susu kental manis, atau kuah santan manis beraroma pandan.

Ragam es campur sangatlah beragam, tergantung dari daerah asalnya, seperti enam es berikut yang nendang dan menyegarkan!

Baca juga: Berbagai Varian Es Dawet Ini Sangat Populer di Pulau Jawa

1. Es Teler

Es teler

Es teler (Foto: Flickr/Cameron Lee)

Es teler diracik oleh Tukiman Darmowijono, pedagang es campur di Jalan Semarang, Jakarta Pusat pada 1980-an.

Saking enaknya, es campur Tukiman yang istimewa ini bikin ketagihan dan “teler”. Sejak itu, es campur Tukiman pun berubah nama jadi es teler.

Es teler adalah es yang berisi potongan alpukat, buah nangka, serutan daging kelapa muda, dan santan.

Penyajiannya dituang susu kental manis dan sirup cocopandan untuk citarasa manis dan nikmat.

Uniknya, es teler jarang menambahkan es serut, melainkan beberapa es batu.

Selain buah-buahan, es teler juga bisa diisi cincau, kolang-kaling, pacar cina, roti, dan agar-agar.

Wah, saking banyaknya isian sampai bisa bikin teler ya!

2. Es Doger

Konon, nama es doger ini berasal dari singkatan “dorong gerobak”.

Sebab, es doger memang dijajakan berkeliling dengan gerobak dorong.

Es doger merupakan minuman es khas Betawi.

Es campur ini berisi ketan hitam, tape singkong, sagu mutiara, susu kental manis, dan serutan es batu.

Kalau beruntung, si penjual akan menambahkan potongan nangka.

Tak hanya dijual berkeliling, es doger juga lazim dijumpai di pesta perkawinan atau acara adat Betawi.

Baca juga: Ragam Kuliner Jakarta yang Hits Sampai Sekarang

3. Es Selendang Mayang

es selendang mayang

Es selendang mayang (Foto: resep4.blogspot.com)

Satu lagi es campur yang berasal dari Betawi, yaitu es selendang mayang.

Cita rasa es selendang mayang memang secantik namanya.

Selendang mayang terlihat kenyal seperti jeli. Tetapi isian ini terbuat dari tepung hunkwe dan tapioka.

Warnanya pun beragam, mulai dari merah muda, putih, hingga kehijauan.

Cara penyajiannya, selendang mayang dipotong persegi dan ditata dalam mangkuk atau gelas.

Selanjutnya diberi kuah santan, potongan nangka, dan sirup yang terbuat dari gula aren.

Seperti es teler, es selendang mayang hanya diberi es batu.

Baca juga: Resep Kue Ape, Serabinya Orang Jakarta

4. Es Podeng

Es podeng merupakan minuman khas Madura.

Nama es podeng diambil dari salah satu isiannya, yakni puding merah yang diiris dadu sekitar 1 cm.

Selain puding, ada berbagai isian lain seperti es puter kelapa yang menggunakan serutan daging kelapa muda, ketan hitam, irisan roti tawar, pacar cina, nangka, dan alpukat.

Tidak ketinggalan kacang tanah cincang yang menjadi ciri khas es podeng.

Meses dan susu kental manis juga ditaburkan di atasnya.

Isian yang banyak dengan kombinasi bahan segar membuat es campur ini punya dua fungsi: pelepas dahaga dan pengganjal perut!

Baca juga: Es Kacang Merah dan Es Brenebon yang Segar, Sedap, dan Bikin Sehat

5. Es Buto Ijo

es buto ijo

Es buto ijo (Foto: loidaforia.blogspot.co.id)

Es buto ijo merupakan minuman khas Jawa Timur yang diracik pertama kali di Lumajang.

Komposisi dan bahan es buto ijo relatif sama dengan es buah pada umumnya, tetapi cara penyajianya saja yang berbeda.

Es ini diberi pewarna hijau dari daun pandan. Selain itu, ada juga tambahan isi buah-buahan, cincau, mutiara, kolang-kaling, dan sari kelapa.

Nama buto ijo diambil dari pak Jito, pencipta es buto ijo. Istri pak Jito yang membantu suaminya berjualan biasa dipanggil bu Jito, atau disingkat “Bu To”.

Kata ijo diambil dari bahasa Jawa yang berarti hijau, yakni warna dari es campur ini.

Berarti, jangan samakan dengan raksasa dari mitos Jawa itu ya.

Baca juga: Le Boh Timon, Minuman Segar Khas Aceh yang Banyak Khasiat

6. Es Goyobod

es goyobod

Es goyobod (Foto: tasikasik.com)

Es goyobod merupakan minuman khas Garut, Jawa Barat.

Es goyobod ini sudah ada sejak zaman kolonial Belanda, tepatnya pada 1943.

Menurut bahasa Sunda, goyobod berarti basah kuyup. Unik sekali ya?

Goyobod terbuat dari tepung sagu yang dicampur hunkwe. Selanjut, adonan ini dibentuk dadu dan diberi pewarna supaya lebih menarik.

Selain goyobod, es campur ini juga diberi isian lain seperti kolang-kaling, peuyeum, kelapa muda, susu, dan roti tawar.

Baca juga: Es Lilin Bandung, Favorit Semua Kalangan di Nusantara

Itu dia ragam es campur yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara. Enak-enak semua, ya. Yang mana yang jadi favoritmu?

Suka? Vote Artikel Ini!

0 0
Shabrina Anggraini
Written by
Doyan nulis, icip-icip makanan, ngemil, dan bereksperimen di dapur.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up