Logo Balanga

Pasar Langsat: Belanja Sehat Sambut Ramadan

 Pasar Langsat: Belanja Sehat Sambut Ramadan

Suasana di Pasar Langsat Edisi ke-6. (Foto: Belanga.id/Rikko Ramadhan)

Pasar Langsat adalah inisiatif pasar tradisional dengan sentuhan yang lebih modern, yaitu pasar dengan para penjual, atau biasa disebutan artisan, yang memegang moto yang sama dengan penyelenggara: pasar artisan lokal yang menyajikan pangan segar dan kuliner sehat.

Pasar ‘musiman’ ini hadir untuk memberikan pengalaman berbeda dari sekadar belanja di pasar saja.

Salah satunya adalah mengajak pengunjung pasar yang datang untuk membawa kantong belanja serta peralatan makan sendiri. Bawa botol minum juga, karena disediakan air mineral untuk isi ulang gratis.

Rutin diselenggarakan tiap dua bulan sekali, Pasar Langsat adalah inisiatif Nectaria Ayu yang biasanya diselenggarakan di Jalan Langsat 3, Jakarta, tempat Warung Kebunku berada.

Ayu, biasa ia disapa, juga merupakan Founder Warung Kebunku — tempat jualan sayur, frozen food, produk organik, dan menu siap makan yang semuanya organik, tanpa MSG, dan tidak menggunakan minyak sawit.

Di acara ke-6 Pasar Langsat, Ayu mengangkat tema makan sehat di bulan puasa, sekaligus menyambut Ramadan yang berlangsung awal Mei ini.

Pasar Langsat
Suasana di Pasar Langsat. (Foto: Belanga.id/Rikko Ramadhan)

Menurutnya, saat bulan puasa, banyak orang yang menambah porsi makannya.

“Temanya itu, supaya jadi inspirasi untuk memulai hidup sehat saat Ramadan,” terang Ayu saat berbincang dengan Belanga Indonesia Sabtu (27/4) lalu.

Ia sengaja menghadirkan beberapa artisan baru yang menjual snack sehat khas Lebaran, seperti Beyondtreats, Mamiko Breadlab, dan Lulapasta.

Beyondtreats, misalnya, menjual aneka roti dan gluten free cookies yang cocok untuk disantap saat puasa atau lebaran.

Selain yang disebut Ayu di atas dan Warung Kebunku sebagai tuan rumah, masih ada delapan artisan lain, yaitu Narakopi, Tahu Towang, Tabu, Esenci, Ponipake, alaminafood, Omahlawuh, dan Rossy’s Veggies.

Pengalaman lain yang dapat dirasakan pengunjung adalah Pasar Langsat biasa menggelar workshop sehubungan jajanan sehat.

Kali ini ada praktisi kuliner Legia Merisa dari Alamina Food yang berbagi di sesi workshop membuat dimsum vegetarian. Selain itu juga ada workshop untuk mendaur ulang minyak jelantah menjadi sabun dan lilin.

Para peserta sedang asyik mengikuti workshop membuat dimsum vegetarian. (Foto: Belanga.id/Rikko Ramadhan)

Pengunjung dapat belanja sayuran organik, camilan sehat gluten free, dan lain sebagainya mulai dari range harga Rp15 ribu.

“Di sini kita tidak hanya jualan. Kita mengedukasi bahwa makanan sehat itu mudah didapatkan, dan tidak terlalu high end,” pungkas Ayu.

Pasar Langsat senantiasa mengajak artisan-artisan baru untuk bergabung. Ayu berharap agar artisan pangan lokal banyak bermunculan sehingga masyarakat semakin mudah dalam menjangkau makanan sehat.

“Kami tidak pernah menganggap mereka sebagai saingan,” jelasnya.

Ayu lalu menambahkan, “Kita berharap makanan sehat yang kita buat bisa berkontribusi buat masyarakat. Kalau makanan sehat ini hanya untuk kalangan tertentu buat apa.”

Terkait kemungkinan pasar ini dijadikan permanen, Ayu mengaku belum tahu pasti.

“Saya juga ingin menimbulkan rasa kangen pada masyarakat. Kalau digelar terlalu sering nanti pada bosan,” tuturnya.

Yang jelas rencana ke depan untuk Pasar Langsat adalah mengajak artisan produk jajanan sehat baru dan membuat pengunnjung penasaran dengan keberadaan makanan sehat yang bisa dijadikan alternatif.

“Semoga semakin banyak orang yg makin sadar akan makanan sehat,” tutup Ayu.

Ikuti Instagram @warungkebunku untuk mendapatkan jadwal Pasar Langsat selanjutnya. Selamat belanja sehat!

Penulis: Rikko Ramadhan
Editor: Ellen Kusuma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *