Masih Ingat Roti Unyil Khas Bogor?

roti unyil
Aneka Ragam dan Rasa Roti Unyil. (Foto: ajibdelivery.wordpress.com)

Jalan-jalan ke Bogor rasanya tak lengkap tanpa membeli roti unyil.

Kudapan ini berbentuk aneka roti dengan ukuran lebih kecil dari roti umumnya.

Pada pertengahan 2000, oleh-oleh khas Bogor ini sempat booming hingga luar daerah.

Ukuran imut dengan banyak pilihan bentuk dan rasa membuat wisatawan kota hujan tak tahan untuk membawanya pulang.

Tapi belakangan nama roti unyil mulai hilang dari pasaran. Bagaimana kabar roti ikon kota Bogor ini?

Baca juga: Nikmati Roti Bluder Jadul yang Lembut dan Empuk

Roti unyil dipopulerkan oleh kakak beradik Herliyanti dan Hendra Saputra Hawidjaja.

Sejak 1992, keduanya membangun Toko Roti Venus yang jadi cikal bakal kudapan mini tersebut.

Toko roti ini juga menjual roti berukuran normal, pia, dan asinan Bogor.

Namun, roti unyil tetap paling laris dan diburu.

Nama unyil sendiri tidak muncul begitu saja, lho.

Hendra Saputra berujar bahwa dirinya dan Herliyanti melakukan riset pasar tentang panganan favorit masyarakat Bogor.

Sebagian besar setuju bahwa kudapan sekali lahap (one-bite size) yang banyak rasa dan empuk adalah juaranya.

Namun, ada juga yang percaya bahwa kata tersebut berasal dari karakter Si Unyil ciptaan Alm. Drs. Suryadi atau yang dikenal sebagai Pak Raden.

Pada dasarnya, roti unyil sama seperti roti manis berukuran normal.

Kudapan ini dibuat dengan adonan dari tepung terigu, telur, gula pasir, susu putih bubuk, ragi instan, garam, dan mentega.

Semua bahan dicampur jadi satu, lalu diuleni hingga kalis.

Sebuah roti mini dibuat dari adonan berukuran 15 gram. Wah, kecil sekali ya?

Namun, roti ini tidak hanya dibentuk saja, tapi diberi taburan serta isian.

Roti ini punya banyak varian rasa seperti keju, sosis, cokelat, mocca, susu, jagung, kacang, pisang, nanas, stroberi, hingga abon.

Masing-masing rasa bisa dibuat isian atau cukup ditaburkan di atas roti.

Baca juga: Bir Kotjok, Bir Tanpa Kandungan Alkohol Khas Bogor

Kamu bisa mendapatkan roti unyil dimana saja.

Kalau ingin mendatagi toko utamanya, kunjungi Jalan Raya Pajajaran, Kompleks Ruko V Point No. 1, Bogor.

Selain ruko tersebut, oleh-oleh mungil ini bisa ditemukan di berbagai lapak dan toko roti seantero Bogor.

Mulai dari pusat perbelanjaan, toko roti independen, hingga Stasiun Kereta Api Bogor.

Roti unyil umumnya dijual per lusin dengan harga 17.000-20.000 rupiah.

Walau banyak inovasi kudapan dan oleh-oleh khas Bogor, roti unyil masih bertahan dengan ciri khasnya.

Pada Mei 2017 lalu, Presiden Joko Widodo sempat menyajikan kudapan mungil ini untuk Ibu Negara Afghanistan Rula Ghani yang bertamu ke Istana Kepresidenan Bogor.

Selain menyatakan kekagumannya pada emansipasi wanita Indonesia, Rula Ghani juga menikmati suguhan roti khas Bogor tersebut, lho.

Kamu yakin nggak mau main ke bogor dan beli selusin?

Suka? Vote Artikel Ini!

0 0
Kaningga Janu Manggarayu
Written by
Penyuka kuliner, sejarah, dan bumbu segar. Berkelana tanpa mengenal arah, pulang ketika merasa lelah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up