Lapis Legit yang Lembut dan Harum Rempah

Kudapan sejak zaman Belanda ini termasuk salah satu dalam jajaran makanan terlezat di dunia.

lapis legit
Lapis legit (Foto: nailandra.blogspot.com)

CNN Travel pernah menempatkan kue lapis legit sebagai salah satu dari 17 kue nasional terlezat di dunia.

Disebutkan juga, mentega Belanda, Wisjman adalah mentega terbaik untuk membuat kue ini.

Lapis legit memang kudapan yang berkembang pada masa kolonial Belanda di Indonesia.

Tak hanya berbahan mentega asal Belanda yang menjadikannya lembut, lapis legit juga mengandalkan rempah-rempah khas Indonesia seperti kayu manis, pala, dan cengkeh.

Campuran rempah-rempah ini menghasilkan rasa dan aroma yang sedap pada lapis legit.

Kue berbahan dasar telur dan tepung terigu ini pada mulanya dibuat oleh orang Belanda yang tinggal di Indonesia pada zaman penjajahan.

Tapi ada pula yang mengatakan bahwa kue ini pada mulanya dibuat oleh imigran Tionghoa di Indonesia, tetapi tak lepas dari pengaruh bangsa Belanda.

Sebab saat itu, dikabarkan orang Belanda yang ingin menikmati makanan model baru, sehingga imigran Tionghoa menciptakan kue inovasi baru yang terbuat dari rempah-rempah yang ditambahkan oleh sedikit campuran pekak (bunga cengkeh).

Hasilnya, aroma sedap saat dicampur dalam adonan.

Lapis legit disebut juga spekkoek atau spekuk. Spek memiliki arti minyak babi yang terlihat berlapis-lapis dan koek adalah bolu.

Tapi dapat juga diartikan spek berasal dari Bahasa Belanda yang artinya belly atau bacon, yaitu kue yang berlapis-lapis seperti perut babi. Kini, kebanyakan lapis legit yang ada di Indonesia tak lagi menggunakan bahan baku minyak babi.

Lapis legit berbentuk unik, terdiri dari kue lembut atau spongecake dan kental akan rasa mentega. Umumnya kue basah berwarna kuning dan cokelat.

Kue lembut tersebut disusun berlapis-lapis yang terdiri dari 18 hingga 38 lapisan.

Untuk mendapatkan hasil lapis legit yang memuaskan, diperlukan waktu berjam-jam ketika membuatnya.

Selain itu, dibutuhkan ketelitian dan perhitungan yang tepat dalam meramu bahan-bahannya agar lapis demi lapis ukurannya sama.

Dalam proses pembuatannya, dibutuhkan waktu sekitar 7 jam. Mentega, gula, dan vanili dikocok hingga setengah mengembang. Kemudian tepung terigu, susu dimasukkan, lalu diaduk hingga rata.

Setelah itu, adonan dituang ke dalam loyang yang telah diolesi dengan mentega, lalu dipanggang hingga agak kecoklatan.

Adonan selanjutnya dituang kembali dan dioven hingga agak kecoklatan dan masak.

Yummy! Apalagi disantap bersama secangkir teh hangat.

Suka? Vote Artikel Ini!

0 0
Shabrina Anggraini
Written by
Doyan nulis, icip-icip makanan, ngemil, dan bereksperimen di dapur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up