Kue Mangkok, Kue Tradisi yang Kaya Sejarah

Kue Mangkok, semakin mudah didapatkan jelang perayaan Imlek.

Konon kabarnya, semakin lebar mangkuknya, semakin banyak rezekinya.

Sekilas, Kue Mangkok sendiri menyerupai bolu kukus. Yang berbeda, kue mangkok memiliki warna merah cerah. Warna tersebut pun menggambarkan kebahagiaan dalam kepercayaan masyarakat etnis Tionghoa.

Selain dari sisi warna, kekhasan lain yang dimiliki Kue Mangkok adalah dari adonannya. Dalam adonan Kue Mangkok, ditambahkan tapai singkong yang membuat teksturnya sedikit kenyal dan rasanya manis.

Kue mangkok merupakan salah satu kue wajib dalam perayaan Imlek. Menyajikan kue mangkok dalam tradisi Tionghoa juga ada aturannya. Jumlah kue mangkok yang disajikan saat perayaan Imlek harus ganjil.

Bahan

  • 350 gr tepung beras
  • 350 gr gula pasir
  • 250 gr tapai singkong
  • 600 ml air hangat
  • 60 gr tepung terigu
  • 2 sendok teh baking powder
  • Pewarna merah

Cara Membuat

1. Campur tepung beras, tapai singkong, dan 200 ml air. Uleni selama 30 menit atau hingga adonan lembut.
2. Masukkan gula sedikit demi sedikit sambil diuleni lagi kurang lebih 15 menit supaya tercampur rata.
3. Masukkan tepung terigu dan baking powder, aduk hingga rata.
4. Terakhir masukkan sisa air sedikit demi sedikit sampai habis, diamkan selama kurang lebih 30 menit, beri pewarna merah, aduk hingga rata.
5. Masukkan adonan ke dalam mangkuk tahan panas, kukus selama kurang lebih 30 menit sampai kue merekah. Selama mengukus, lapisi tutup dandang dengan serbet dan jangan dibuka hingga proses pematangan selesai. Setelah matang, angkat. Tunggu sampai kue dingin, sajikan.

Disclaimer 
Konten ini merupakan karya Belanga Contributor. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika keberatan dengan konten ini, silakan kontak redaksi melalui e-mail ke belanga.id@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *