Logo Balanga

Kue Balok, Si Legit Legendaris dari Pandeglang

 Kue Balok, Si Legit Legendaris dari Pandeglang

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata balok? Sebagian besar mungkin berpikiran bahwa balok adalah sebuah bangun ruang dengan enam sisi atau balok kayu yang biasa digunakan sebagai bantalan rel kereta api.

Namun, kata balok di kota Pandeglang memiliki makna yang berbeda. Balok di mata masyarakat Pandeglang bisa berarti sebuah kue. Lho, kok bisa?

Ya.  Kue balok merupakan kue khas dari kota Pandeglang, tepatnya berasal dari Kecamatan Menes.

Kecamatan Menes merupakan sebuah kecamatan yang terletak hampir di bagian ujung barat Pulau Jawa. Banyak makanan unik dan legendaris di sana, seperti emping melinjo, otak-otak ikan, dan tentu saja kue balok.

Kue balok ini sudah dikenal sejak zaman nenek moyang, khususnya di wilayah kota Pandeglang. Konon katanya, kata “balok” sendiri tercetus karena bentuk dari kue tersebut menyerupai balok ketika dihidangkan.

Kue yang berasal dari kota yang dikenal sebagai kota santri ini dibuat dari bahan baku berupa singkong. Berbeda dengan kue balok khas Garut, kue balok yang berasal dari Pandeglang memiliki warna putih, bertekstur kenyal, dan tentu saja berbentuk seperti balok.

Masyarakat sekitar biasa menikmati kue balok dengan bumbu serundeng yang disajikan sebagai pelengkap. Bumbu tersebut memiliki rasa gurih, manis, dan aroma yang sangat menggiurkan.

Selain itu, bagian atas kue balok dalam proses penyajiannya ditaburi dengan bawang goreng. Beberapa menyebutkan bahwa kue balok  sangat cocok dinikmati dengan segelas bandrek.

Ada tiga jenis kue balok yang dikenal masyarakat Pandeglang, yaitu kue balok manis, kue balok isi serundeng, dan kue balok putih dengan serundeng terpisah.

Namun, jenis yang paling banyak dikonsumsi masyarakat adalah jenis kue balok putih dengan serundeng terpisah.

Kue balok dibuat melalui proses yang cukup sederhana. Pertama, singkong sebagai bahan baku dikukus hingga matang (±45 menit). Kedua, singkong hasil kukusan selagi panas ditumbuk hingga terbentuk tekstur halus.

Ketiga, hasil tumbukan singkong ditutup dengan plastik yang telah diolesi minyak sayur dan dipipihkan hingga ketebalan tertentu. Keempat, pipihan tersebut kemudian dipotong-potong berbentuk balok dan disajikan di atas piring yang dialasi daun pisang.

Bumbu pelengkap dalam mengonsumsi balok disebut serundeng. Proses pembuatan serundeng cukup mudah. Pertama, kelapa yang telah dikupas diparut. Kedua, parutan kelapa yang telah diparut disangrai atau digoreng tanpa menggunakan minyak.

Ketiga, bahan-bahan seperti bawang merah, bawang putih, gula aren, gula putih, garam, dan lengkuas yang telah diparut dicampurkan dengan sangraian kelapa.

Di Pandeglang, kue balok banyak dijual secara berkeliling dan tidak jarang pula ditemukan di pusat oleh-oleh. Harganya cukup bervariasi mulai dari Rp2.000 per potong. Cukup terjangkau bukan?

Dari sekian banyak toko yang menjual kue balok, yang paling legendaris adalah toko kue balok milik Ibu Hj. Djamsinah. Letaknya di Jalan Raya Labuan KM. 06, Desa Babakan, Kecamatan Cikedal, Kabupaten Pandeglang.

Sesuai dengan namanya, pemilik toko kue ini bernama ibu Hj. Djamsinah, seorang wanita paruh baya yang telah membuka usaha kue baloknya sejak tahun 1987.

Walau sudah berumur, beliau masih turun langsung melayani pesanan. Kedua tangannya masih sangat terampil menyusun potongan kue balok dengan rapi sesuai dengan takarannya di atas daun pisang.

Kenikmatan rasa yang dihasilkan kue balok sangat luar biasa. Teksturnya yang padat dan legit, ditambah dengan bumbu serundeng yang gurih dan manis membuat orang yang menikmati merasa menjadi manusia paling beruntung bisa mencicipinya.

Sampai saat ini, siapa pun yang mengunjungi kota Pandeglang, selalu menyempatkan diri untuk mencicipi ataupun membeli kue balok sebagai oleh-oleh.

Tidak hanya diminati wisatawan lokal, kue balok ini juga banyak diminati wisatawan mancanegara terutama wisatawan Timur Tengah.

Bahkan tidak hanya itu, saat Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo berkunjung, beliau turut disuguhkan beberapa jenis makanan khas kota Pandeglang, yang salah satunya adalah si legit kue balok.

Disclaimer 
Konten ini merupakan karya Belanga Contributor. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika keberatan dengan konten ini, silakan kontak redaksi melalui e-mail ke belanga.id@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *