Keunikan Ikan Bakar Manokwari yang Sederhana

Ikan bakar Manokwari mengedepankan citarasa daging ikan bakar yang segar dan terasa lezat meskipun minim penggunaan bumbu.

ikan bakar manokwari
Ikan bakar Manokwari (Foto: Papoea Kemang)

Sesuai namanya, ikan bakar Manokwari berasal dari Manokwari, ibu kota Papua Barat.

Manokwari membentang di Teluk Doreri. Lokasi ibu kota ini berada di tengah perbukitan rendah yang dikelilingi Pegunungan Arfak. Karena berada di daerah pesisir, Manokwari lekat dengan kultur dan budaya pesisir. Tak heran jika penduduknya lebih sering menikmati hidangan laut.

Salah satu hidangan laut sedap khas Manokwari adalah ikan bakar Manokwari. Ikan yang biasa digunakan untuk hidangan ini adalah ikan tongkol.

Ciri khas yang  membedakan ikan bakar Manokwari dengan lainnya adalah bumbu sambalnya yang sederhana. Bumbu sambal ini hanya digiliing kasar dalam keadaan mentah, lalu disiram pada ikan bakar yang sudah matang.

Masyarakat Papua biasa menyebut sambal ini dengan bumbu tabur. Sambal ikan bakar Manokwari terbuat dari bawang merah, cabai rawit merah, garam, dan gula.

Ikan bakar Manokwari makin nikmat kalau pakai ikan tongkol segar. Karena bumbunya sederhana, kenikmatan rasa hidangan ini juga ditonjolkan dengan ikan tongkolnya. Ikan tongkol yang dipilih sebaiknya berbobot 1/2 kilogram agar dagingnya cukup banyak dan lebih mantap ketika disantap.

Ikan tongkol dilumuri air jeruk nipis dan garam, lalu didiamkan selama kurang lebih 15 menit. Setelah itu, ikan tongkol dibakar sambil dibolak-balik hingga kedua sisinya matang. Terakhir, bahan sambal atau bumbu tabur digiling kasar, lalu disiramkan ke atas ikan yang telah dibakar.

Perpaduan rasa dan aroma tongkol bakar dengan pedasnya sambal mentah benar-benar memanjakan lidah masyarakat Indonesia!

Kepopuleran ikan bakar Manokwari sudah menyebar hingga ke daerah Indonesia Timur. Kini berbagai daerah di Indonesia pun mulai mengenal kelezatan ikan bakar ini.

Bila mengunjungi Manokwari, jangan lupa berkunjung ke obyek wisata dengan sajian ikan bakar Manokwari yang khas. Di antaranya daerah Danau Anggo, Pantai Pasir Putih, Pantai Amban, kawasan cagar alam Pegunungan Arfak, dan Tugu Marsinam yang terletak di Pulau Marsinam.

Kalau tak sempat ke Papua, kamu juga bisa mengunjungi restoran-restoran yang menyajikan kuliner Papua di kotamu. Dijamin, ikan bakar asar khas Manokwari pasti tersedia!

Tak hanya ikan bakar Manokwari, ada juga ikan bakar Papua lain yang tak kalah sedap. Selain terkenal di Papua, ikan bakar ini juga jadi sajian khas Manado, Sulawesi Selatan, yaitu ikan bakar colo-colo atau dabu-dabu.

Ikan bakar colo-colo biasa diolah dengan ikan baronang atau ikan kembung. Sebelum dibakar, ikan dibersihkan dulu dan dilumuri aneka bumbu yakni air jeruk nipis, garam, dan parutan jahe.

Ketika matang, ikan bakar langsung dituang colo-colo yang jadi salah satu faktor kelezatan makanan ini. Colo-colo sendiri adalah sambal yang dibuat dari cabai rawit, tomat hijau, bawang merah, daun kemangi, dan kucuran air jeruk nipis.

Nah, apakah kamu tertarik untuk mencoba ikan bakar lezat khas Papua ini?

Suka? Vote Artikel Ini!

0 0
Shabrina Anggraini
Written by
Doyan nulis, icip-icip makanan, ngemil, dan bereksperimen di dapur.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up