Ikan Kuah Kuning dan Sambal Colo-Colo yang Rasanya Mantap

Selain disantap untuk sehari-hari, ikan kuah kuning yang dilengkapi papeda dan sambal colo-colo kerap menjadi sajian khas yang istimewa saat natal.

Ikan Kuah Kuning
Ikan kuah kuning, papeda, dan sambal (Foto: ariechicarito.blogspot.com)

Ikan kuah kuning adalah salah satu masakan khas Maluku dan Papua yang disantap dengan papeda, makanan pokok masyarakat Indonesia bagian timur.

Ikan kuah kuning merupakan lauk pauk berkuah kaldu. Rasanya mirip pindang ikan khas Sumatera.

Biasanya bahan dasar yang dipakai adalah ikan laut dengan daging yang tidak mudah hancur seperti tongkol atau kakap. Tapi ada juga yang menggunakan ikan gabus.

Ikan yang telah dibersihkan, dilumuri dengan air jeruk nipis untuk mengurangi aroma amisnya, kemudian dimasak dengan tumisan bumbu dan beberapa sumber menyebutkan ditambahkan santan.

Warna kuning pada ikan kuah kuning berasal dari bahan kunyit yang sering digunakan pada masakan khas Maluku.

Segarnya rasa jeruk nipis dan ragam rempah yang digunakan berpadu menjadi satu.

Penggunaan potongan tomat dan daun kemangi membuat rasanya semakin nikmat dan sangat cocok dinikmati saat masih hangat.

(Baca juga: Ikan Nila Bumbu Kuning)

Biasanya, selain disantap bersama dengan papeda, ikan kuah kuning juga disantap dengan sambal colo-colo.

Sambal colo-colo merupakan sambal khas Ambon.

Sambal yang terkenal sangat pedas ini, diolah dengan cara yang cukup sederhana  yaitu hanya dengan mencampurkan cabai, bawang, dan tomat serta mengaduknya dengan air  jeruk nipis lalu ditambahkan dengan daun kemangi dan rarontang serta kecap.

Ada juga yang menambahkan rarobang (air sisa proses pembuatan minyak kelapa) yang dihanguskan (caramelized) untuk membuat colo-colo lebih mantap.

Ada lagi colo-colo yang diberi irisan kenari mentah. Bahkan ada pula yang menambahkan trasi.

Sambal colo-colo ini bisa dikreasikan sesuai selera, tetapi bahan dasarnya tetap tomat, bawang merah, cabe rawit, daun kemangi, dan jeruk nipis.

Namun, bisa ditambahkan bahan lain agar rasanya semakin nikmat. Ada yang rasanya lebih asam, ada yang lebih pedas, ada pula yang lebih asin.

Nikmat sekali ya sajian khas Maluku dan Papua ini.

Selain disantap untuk sehari-hari, ikan kuah kuning yang dilengkapi papeda dan sambal colo-colo kerap menjadi sajian khas yang istimewa saat natal di wilayah Indonesia bagian timur lho.

Suka? Vote Artikel Ini!

1 0
Shabrina Anggraini
Written by
Doyan nulis, icip-icip makanan, ngemil, dan bereksperimen di dapur.

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up