Gulai Cubadak, Gulai Lezat dari Minangkabau

Gulai ini selalu hadir dalam upacara batagak rumah

gulai cubadak
Gulai cubadak (Foto: Pusaka Citarasa Indonesia)

Tanah Minang dikenal sebagai penghasil ragam kuliner yang sangat lezat.

Selain rendang yang popularitasnya hingga mancanegara, banyak makanan berbumbu rempah dan berkuah lainnya yang tak kalah menggoda selera.

(Baca juga: 15 Olahan Rendang yang Rasanya Nendang!)

Salah satu jenis sajian khas Minang yang terkenal adalah gulai. Kalau biasanya identik dengan daging, seperti gulai ayam, gulai ikan, gulai kambing, dan gulai sapi, ada gulai cubadak khas Minang yang berbahan dasar nangka muda.

Dalam bahasa Minang, cubadak dapat diartikan sebagai nangka muda. Gulai cubadak sering disajikan pada upacara adat dan keagamaan orang Minangkabau.

Selain nangka, gulai ini juga kerap ditambahkan kacang panjang, kol, dan irisan rebung dalam masakan khas Kapau.

Bahan baku gulai ini mudah diperoleh serta terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. Buah nangka yang dipilih sebaiknya tidak terlalu tua juga tidak terlalu muda.

Untuk mengetahui yang cukup usianya, coba ketuk nangka dengan golok. Jika suara yang dihasilkan terdengar berat, maka nangka sudah cukup tua dan tidak baik untuk gulai. Sebab seratnya terlampau keras, rasanya kurang enak, dan penampilannya tidak menarik.

Bumbu-bumbu yang diperlukan untuk gulai cubadak antara lain jahe, laos, bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, pala, lengkuas, cabai merah, kunyit, daun kunyit, daun salam, dan daun jeruk.

Orang Minang di pedesaan masih membuat gulai cubadak dengan periuk tanah liat. Untuk citarasa yang lebih nikmat, Masakan ini dapat dimasak di atas tungku bata dengan bahan bakar kayu yang telah dikeringkan.

Gulai cubadak sering disajikan masyarakat Minang dalam kesempatan istimewa. Gulai ini selalu hadir dalam upacara Batagak Rumah, yaitu upacara tradisional yang diselenggarakan orang Minang saat mendirikan rumah.

Meski bukan salah satu syarat dalam Batagak Rumah, gulai cubadak tetap disajikan karena rasanya kurang lengkap jika tak ada sajian tersebut.

Selain itu, gulai cubadak juga dihidangkan saat hari raya Idul Fitri dan Idul Adha, disantap bersama ketupat dan rendang.

Suka? Vote Artikel Ini!

0 0
Shabrina Anggraini
Written by
Doyan nulis, icip-icip makanan, ngemil, dan bereksperimen di dapur.

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up