Logo Balanga

Bertolli Olive Oil x Belanga Indonesia Buktikan Gorengan Bisa Jadi Hidangan Lebih Sehat!

 Bertolli Olive Oil x Belanga Indonesia Buktikan Gorengan Bisa Jadi Hidangan Lebih Sehat!

Para peserta Cooking with Bertolli Olive Oil x Belanga Indonesia. (Foto: Belanga.id/Anisa Sekarningrum)

Menggoreng tempe mendoan dengan olive oil bagaimana hasilnya? Kamis lalu (15/11), Bertolli Olive Oil menggandeng Belanga Indonesia untuk membuktikan bahwa rasa tempe mendoan bisa naik level-up hanya dengan mengganti minyak gorengnya.

Para peserta Cooking with Bertolli Olive Oil x Belanga Indonesia. (Foto: Belanga.id/Anisa Sekarningrum)

Tidak hanya tempe, aneka ragam jenis gorengan pun terasa lebih nikmat dengan minyak zaitun.

Lauk seperti capcay, ayam saus mentega, aneka sambal, hingga kerupuk si pendamping makan pun rasanya bisa naik level sesederhana dengan mengganti minyaknya.

Gorengan hidup dalam keseharian masyarakat Indonesia. Penggemarnya begitu banyak dari berbagai kalangan. Dari gorengan tumis hingga yang perlu deep-fry, semua membutuhkan minyak goreng sebagai bahan masak.

Minyak sayur kerap jadi pilihan karena harganya lebih terjangkau, mudah ditemukan.

Minyak sayur juga populer karena dapat digunakan untuk memasak dalam suhu tinggi. Titik asap (smoke point) 205-230oC ketika dipanaskan.

Semakin tinggi titik asapnya, maka semakin fleksibel untuk diolah jadi masakan.

Sayangnya, kandungan minyak sayur memicu tingginya risiko penyakit jantung.

Beberapa penelitian meyakini bahwa minyak sayur dapat mengurangi risiko penyakit jantung, karena minyak sayur rendah lemak jenuh dan tinggi lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fat).

Tetap saja ia tidak menghilangkan risiko penyakit jantung. Kandungan omega-6 yang tinggi di dalamnya justru turut memicu tingginya risiko penyakit jantung.

Para peneliti pun menyarankan pilihan minyak goreng yang lebih rendah omega-6, yakni minyak zaitun atau olive oil.

Acara “Cooking with Bertolli x Belanga Indonesia” digelar di Almond Zucchini Cooking Center, Jakarta Selatan.

Chef Nurman Fajri dari Almond Zucchini yang memandu acara. (Foto: Belanga.id/Anisa Sekarningrum)

Acara demo masak ini dipandu Chef Nurman Fajri dari Almond Zucchini yang menantang para peserta untuk menyajikan enam jenis sajian.

“Hari ini, kita pakai Bertolli untuk sajian makan siang rekan media semua. Saatnya membuktikan bisa hidup lebih sehat dengan minyak zaitun,” sahut Chef Nurman sambil menantang peserta untuk memasak beberapa menu.

Peserta lantas diberi opsi untuk menggunakan 3 jenis olive oil, yakni Bertolli Extra Virgin, Bertolli Classico, dan Bertolli Extra Light, dengan masing-masing memiliki keunggulannya sendiri.

Salah satu Belanga Agent yang turut masak hari itu, Dina memakai Bertolli Extra Virgin dan Extra Light untuk membuat sambal ijo dan sambal pecel.

“Waktu goreng pertama, aku pakainya Extra Light. Selanjutnya aku tambahin Extra Virgin biar aromanya wangi dan makin mantap,” jawab Dina sambil mengoseng sambal.

Para peserta yang harus menyajikan capcay dan ayam saus mentega memilih untuk menggunakan Bertolli Classico, dan peserta yang menggoreng krupuk menggunakan 3 botol Bertolli Extra Light.

“Hasilnya lebih enak,” sahut Lidia, Belanga Agent yang termasuk dalam grup peserta yang menggoreng kerupuk.

Secara garis besar, produk Bertolli Olive Oil memang bisa digunakan untuk menggoreng.

Bertolli Extra Virgin memiliki aroma dan rasa yang kuat. Varian ini paling murni karena hanya melalui satu kali penyulingan minyak zaitun.

Dengan titik asap hanya 180oC, baiknya varian minyak zaitun Bertolli ini tidak digunakan untuk menggoreng dari awal.

Ia lebih cocok untuk saus dan salad dressing, atau membuat aneka sambal.

Bertolli Classico memiliki rasa lembut dan netral. Varian ini cocok untuk menumis dan memanggang karena tahan hingga suhu 200oC.

Terakhir, Bertolli Extra Light adalah varian andalan untuk menggoreng apapun, dari tempe mendoan, bakwan, hingga yang garing seperti kerupuk, karena titik asapnya hingga suhu 220oC.

Varian ini tahan panas dan bisa jadi pengganti minyak sayur untuk sajian gorengan yang lebih sehat.

Selesai memasak, tiba waktunya icip-icip. Seluruh peserta acara “Cooking with Bertolli x Belanga Indonesia” antusias dengan sajian yang sudah disiapkan sendiri.

Para peserta tidak sabar menyicip masakan mereka sendiri. (Foto: Belanga.id/Anisa Sekarningrum)

Belanga Agent Brian mengaku cinta pada ayam saus mentega. “Rasanya lebih deep dan beraroma.”

“Selain mentega, kayaknya memang minyak gorengnya berpengaruh,” tambahnya.

Kenikmatan masakan dengan minyak zaitun terbukti dari cepatnya semua hidangan habis, terutama tempe mendoan yang banyak penggemarnya.

Jadi, jangan ragu untuk mengubah minyak goreng dengan minyak zaitun untuk makan dan gaya hidup yang lebih sehat.

Penulis: Manggarayu
Editor: Ellen Kusuma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *