Asal Usul Kue Ku, Kudapan Akulturasi yang Punya Makna Filosofis

Selain enak rasanya, kue ini juga punya makna filosofis di baliknya.

Asal Usul Kue Ku
Kue ku (Foto: novirodiastuti14.blogspot.co.id)

Pada dasarnya, kue ku adalah kudapan akulturasi Jawa dan Tionghoa.

Kue ku memadukan tekstur kenyal kulit dari tepung beras dan tepung ketan, dengan gurihnya isian kacang hijau berpadu dengan gula kelapa manis. Bentuk kue ku mirip tempurung kura-kura berwarna merah.

Asal Usul Kue Ku

Di negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura, kue ku lebih dikenal dengan nama ang ku kue atau seringkali ditulis ang ku kwe, yaitu simbol kura-kura yang melambangkan umur panjang.

Warna merah melambangkan keberanian, sesuai dengan legenda untuk menakuti monster “Nian yang takut dengan warna merah dan suara keras. Selain warna merah, ada juga kue ku berwarna hijau, merah muda, dan hitam.

Di Jawa, kue ku banyak dijumpai di Yogyakarta. Selain Yogyakarta, kue ini juga ditemukan di Jawa Timur dengan nama “mata kebo. Mata kebo khas Jawa Timur ini berwarna merah dan hijau. Berbeda dengan Yogyakarta, mata kebo khas Jawa Timur biasa dibuat dengan permukaan yang lebih halus.

Jika biasanya kue ku menggunakan isian gula kelapa yang manis-legit, mata kebo justru memakai gula pasir. Alhasil, warna isiannya lebih cerah dibandingkan kue ku.

Di Tuban, kue ku juga seringkali disebut dengan “kue thok. Kudapan ini dinamai kue thok oleh masyarakat Tuban karena saat mengeluarkannya dari cetakan, kue harus diketuk kencang supaya terlepas dari cetakan.

Kue ku tidak hanya dijumpai di Jawa saja. Kudapan ini juga ikut memperkaya khazanah kue Nusantara, tepatnya di Minahasa. Jika permukaan kue ku Jawa lebih halus, motif tempurung kura-kura kue ku Minahasa lebih menonjol.

Uniknya lagi, isian kue ku Minahasa yang manis ini juga ditambahkan bawang goreng yang identik dengan makanan gurih atau asin. Sehingga, kombinasi rasa ini jadi lebih istimewa di lidah.

Masyarakat Minahasa memiliki kepercayaan terhadap tekstur kue ku yang kenyal dan lengket. Diharapkan siapapun yang menikmatinya akan lekat dengan kebahagiaan dalam hidupnya.

Tekstur kenyal serta warna merah pada kue ku menjadi alasan mengapa kudapan ini diminati oleh seluruh kalangan.

Bagi masyarakat Manado, kue ku merupakan kudapan khas Imlek dan pasti laris dipesan menjelang Tahun Baru Cina.

Demikian Asal Usul Kue Ku, kudapan yang penuh dengan akulturasi budaya.

Suka? Vote Artikel Ini!

1 0
Shabrina Anggraini
Written by
Doyan nulis, icip-icip makanan, ngemil, dan bereksperimen di dapur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up