Espresso ke Frappucino, Ini Dia 8 Karakter Berdasarkan Sajian Kopi!

Flat white
Flat white (Foto: hathats.coffee)

Pecinta kopi sejati tentunya senang mengeksplorasi aneka sajian kopi.

Tidak melulu hitam dan pekat, sajian kopi sudah banyak dikreasikan dengan tambahan bahan.

Selain mengenal jenisnya, Belanga juga ingin membahas sifat atau karakter seseorang dari kopi kesukaannya nih.

Penasaran dengan kopi favoritmu? Langsung cek yang satu ini yuk!

1. Espresso

Espresso

Espresso (Foto: Pixabay/buttervision)

Bicara dibilang, espresso dari Italia adalah dasar dari segala kopi.

Pertama ditemukan pada 1901, espresso wajib dibuat dengan mesin brewing khusus. Mesin ini ditemukan seorang lelaki Itali bernama Luigi Bezzera.

Mesin tersebut bekerja dengan memberi tekanan tinggi pada gilingan kopi. Tekanan tinggi ini berupa air panas, sehingga ekstrak kopi keluar dalam bentuk cair.

Itulah espresso. Kopi ini dibuat tanpa tambahan susu atau gula.

Penikmat espresso menyukai sesuatu yang alami dan apa adanya. Tapi hati-hati, peminum kopi ini nggak toleran dengan pembohong. Pokoknya, mereka kritis dan cukup konservatif!

2. Cappucino

Cappuccino

Cappuccino (Foto: Pixabay/Sharon Ang)

Penikmat kopi ini punya sifat yang santai dan ogah diburu-buru. Baginya, hidup perlu dinikmati tiap prosesnya.

Cappucino adalah kopi yang dibuat dari sepertiga espresso, sepertiga susu panas, dan sepertiga froth (buih).

Warnanya cenderung kecokelatan mirip jubah biarawan Capuchin. Alhasil, minuman ini disebut cappucino.

Ciri khas lain adalah lapisan froth tebal yang menyelimuti permukaan kopi. Kadang ditambahkan choco granule atau cokelat bubuk sebagai topping.

Baca juga: Pecinta Kopi Wajib Hapal Jenis Biji & Manfaat Kopi Ini

3. Latte

Latte

Latte (Foto: Pixabay/Engin_Akyurf)

Sekilas, tampilan minuman ini mirip dengan cappucino. Padahal keduanya cukup berbeda, lho.

Latte terdiri dari espresso dan susu yang telah dipanaskan oleh uap. Perbandingan antara susu panas dan kopi adalah 3:1.

Latte memiliki komposisi susu lebih banyak dibanding cappuccino. Biasanya, froth atau buih dikreasikan menjadi latte art dengan beragam rupa dan bentuk.

Sifat peminum latte? Murah hati, suka menolong, dan mencari kenyamanan. Sayang, penggemar latte sering lupa memperhatikan diri sendiri.

4. Americano

Americano

Americano (Foto: Pixabay/quinntheislander)

Apa beda Americano dan espresso? Komposisi airnya.

Americano adalah espresso yang ditambah air panas. Racikannya terdiri dari 30 ml air panas dan satu shot espresso.

Rasa Americano tidak terlalu kuat, cocok untuk penikmat kopi pahit yang suka tekstur ringan.

Tapi, sejarahnya cukup unik nih. Nama Americano berasal dari ejekan pembuat kopi untuk orang Amerika yang memesan espresso encer.

Padahal, penggemar Americano adalah orang-orang kalem yang kreatif dan pemikir. Meski kadang moody dan suka menuntut ini itu, sih.

Baca juga: Tips Membuat Es Kopi Susu Ala Kedai, Sukses Ketagihan!

5. Macchiato

Macchiato

Macchiato (Foto: Pixabay/Simon)

Kalau perbandingan latte adalah 3:1, komposisi susu dalam macchiato justru lebih banyak.

Macchiato terdiri dari espresso dan susu panas (steam milk) dengan perbandingan 1:4.

Susu panas akan langsung dituang dan tidak diaduk. Alhasil, lapisannya mendominasi cangkir dan membuat warnanya lebih terang dari latte.

Ada dua jenis macchiato, yakni espresso macchiato dan latte macchiato.

Espresso macchiato adalah segelas espresso yang  dituang susu. Sedangkan latte macchiato adalah segelas susu yang ditambah sedikit espresso.

Katanya, penikmat macchiato selalu berpenampilan rapi, teratur, dan berhati lembut. Wah, benar begitu?

6. Frappe

Frappe

Frappe (Foto: Pexels)

Kalau sebagian besar sajian kopi berasal dari Italia, frappe justru ditemukan oleh orang Yunani bernama Dimitros Vakondios.

Frappe merupakan kopi yang biasa disajikan dingin. Racikan kopi ini terdiri dari kopi hitam, gula, air, dan es.

Frappe ini awalnya diciptakan tidak sengaja, lho. Waktu itu, Dimitros adalah penjual produk Nestle yang mengikuti Pameran Internasional Thessaloniki.

Sayang, panitia tidak menyediakan air panas untuk menyeduh produk kopinya. Akhirnya, Dimitros membuat campuran kopi Nescafe dengan air dingin.

Penikmat frappe cenderung bersikap cool dan tenang tapi terlihat keren. Biasanya, karakter ini diwakili oleh para hipster nih.

Baca juga: Wow, 5 Penyajian Kopi Ala Jawa Ini Anti Mainstream!
  1. Frappuccino
Frapuccino

Frappuccino (Foto: foodbeast.com)

Frappucino adalah kombinasi frappe dan cappuccino. Dalam kata lain, cappucinno diberi tambahan pemanis dan es batu.

Racikan ini diciptakan oleh kedai kopi milik George Howell di Massachusets: The Coffee Connection.

Pada 1994, saham The Coffee Connection dibeli Starbucks. Brand kopi raksasa itu juga mengklaim hak cipta frappucino.

Hingga kini, minuman frappucino adalah salah satu trademark Starbucks di seluruh dunia.

Katanya, penikmat frappucino itu selalu up-to-date dan nggak mau ketinggalan tren. Peminum kopi ini juga berjiwa sosialita dan suka pergi jalan-jalan. Wow!

8. Flat White

Flat ehite

Flat white (Foto: hathats.coffee)

Sesuai namanya, kopi ini didominasi warna putih dari susu panas (steam milk).

Flat white merupakan sajian kopi dari Australia yang belakangan ini populer di dunia perkopian.

Mirip cappucino dan macchiato, flat white dibuat dengan campuran espresso dan lebih banyak susu panas.

Kalau macchiato saja bersifat lembut, kebayang nggak betapa halus dan lemah lembutnya flat white?

Baca juga: Ternyata Orang Jawa Punya Tradisi Minum Kopi yang Unik, Berikut Kisahnya!

Suka? Vote Artikel Ini!

0 0
Shabrina Anggraini
Written by
Doyan nulis, icip-icip makanan, ngemil, dan bereksperimen di dapur.

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Lost Password

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Sign Up