Logo Balanga

5 Bakso Populer di Indonesia

 5 Bakso Populer di Indonesia

Bakso merupakan salah satu makanan terfavorit di Indonesia. Istilah ngebakso sudah melekat di keseharian masyarakat, bahkan masuk sebagai hobi.

Di antara kamu, pasti deh ada yang doyan ngebakso. Asyiknya tinggal di Indonesia, kulinernya beragam banget. Ini dia 5 bakso khas Indonesia yang nagih banget! 

Bakso Malang

Bakso Malang
Bakso Malang (Foto: diaryhijaber.com)

Disebut sebagai bakso Malang karena memang berasal dari Kota Malang, Jawa Timur.

Seiring dengan berjalannya waktu, bakso Malang pun menjadi ikon kuliner Kota Malang.

Bakso Malang dilengkapi dengan kerupuk pangsit, siomay, tahu isi adonan bakso, dan juga bakso goreng yang kemudian diguyur dengan kuah kaldu sapi.

Bakso Solo

Bakso Solo
Bakso Solo (Foto: syafiradp.blogspot.co.id)

Ciri khas bakso Solo terletak pada kuahnya yang bening dengan terkstur bakso yang lebih kenyal dan lembut.

Semangkuk bakso Solo disajikan bersama soun, mie kuning, tahu kuning atau tahu cokelat, dan tak jarang ditambahkan juga dengan tauge mentah.

Bakso Solo juga dilengkapi dengan potongan sawi hijau dan taburan daun bawang. Kadang-kadang juga terdapat campuran irisan daging sapi atau tetelan untuk melengkapiya.

Variasi baru dari bakso Solo adalah bakso tengkleng yang berisi satu buah bakso berukuran besar yang dibelah bagian tengahnya hingga berbentuk seperti bunga, dua bakso kecil, dua tulang berdaging atau tengkleng yang tidak alot, bihun, daun sawi hijau, dan tentu saja kuah bakso yang kelihatan bening dan agak berminyak.

Bakso Klenger

Bakso klenger
Bakso klenger (Foto: rilis.id)

Bakso klenger ada di Yogyakarta.

Awal mula dinamakan klenger karena beberapa pelanggannya yang klenger alias sudah tidak sanggup lagi meneruskan makan, tapi masih ingin makan.

Ukuran bakso klenger sungguh tidak biasa, yaitu mencapai 5 kg.

Di dalam bakso berukuran jumbo ini terdapat satu butir atau bahkan lebih telur bebek yang agak asin. Bakso klenger komplit terdiri dari bakso ukuran besar yang ditambah iga sapi, bakso kecil, serta dilengkapi juga dengan mie, pangsit, sawi, dan tetelan daging sapi.

Bakso Wonogiri

Bakso Wonogiri
Bakso Wonogiri (Foto: dutabaksotasikmalaya.blogspot.co.id)

Bakso Wonogiri memiliki ciri khas rasa daging yang lebih kentara dibandingkan bakso lainnya, karena daging sapi yang menjadi bahan dasar bakso diambil dari bagian belakang badan sapi, seperti pada bagian penutup pada paha sapi.

Satu porsi bakso Wonogiri terdiri dari bakso telur, bakso urat besar dan kecil, irisan tahu, mie kuning, dan bihun. Tidak lupa disajikan dengan tetelan daging sapi sebagai pelengkap.

Bakso Lombok Uleg Temanggung

Bakso uleg
Bakso uleg (Foto: pelesirtemanggung.wordpress.com)

Bakso lombok uleg Temanggung ini merupakan hidangan bakso yang tergolong unik, karena pada penyajiannya cabai rawit yang sudah dipesan oleh pembeli diuleg (dihaluskan) langsung di dalam mangkuk saji bakso.

Jumlah cabai rawit yang diuleg, sesuai dengan pesanan pembeli, ada yang meminta 15 buah hingga 20 buah cabai untuk satu porsi bakso.

Cara penyajian bakso uleg juga berbeda dari bakso lainnya.

Bakso lombok uleg tidak menggunakan mie kuning dan bihun, melainkan disajikan dengan ketupat dan tahu yang diisi adonan bakso.

Ukuran bakso lombok uleg ini kecil-kecil, meskipun demikian dagingnya tetap terasa. Bakso lombok uleg juga dilengkapi kerupuk pada penyajiannya.

Nah, begitulah asal mula dan beberapa jenis bola-bola daging sedap favorit semua kalangan yang sangat populer di Indonesia ini.

Bakso memang sangat digemari karena rasanya yang super enak, nikmat disantap kapan saja, dan banyak ditemui di mana-mana, mulai dari pedagang kaki lima sampai resto bintang lima.

 

 

Disclaimer 
Konten ini merupakan karya Belanga Contributor. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Jika keberatan dengan konten ini, silakan kontak redaksi melalui e-mail ke belanga.id@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *